• Latest
  • Trending
Pemerintah Terus Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Jokowi: Porsi Kredit untuk UMKM Masih Kecil, Hanya 20%

Balik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp 1,34 T

Balik Arah dari Rugi, ID FOOD Cetak Laba Rp 1,34 T

PP Rombak Susunan Pengurus di PP Properti dan PP Presisi

Merger Adhi Karya dan PT PP Selesai Desember 2026

Profil Gus Kikin, Cicit Hasyim Asy’ari yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

Gus Kikin Mulai Berkantor di PBNU

BTN Rombak 5 Direktur, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

BTN Rombak 5 Direktur, Ini Susunan Pengurus Terbarunya

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Udara Singapura Tidak Sehat

Wapres Gibran ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut, Bantu Laptop dll

Wapres Gibran ke Sekolah Terdampak Banjir di Sumut, Bantu Laptop dll

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Menkes: Produksi Dokter Spesialis Indonesia di Bawah Negara Lain

Pemerintah Terus Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Survei: Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen, UMKM Terjepit Daya Beli

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

13 Napi Lapas Narkotika Jakarta Dapat Kesempatan Kuliah S1 Teologi

KRL Anjlok Saat Masuk Stasiun Jakarta Kota

KRL Anjlok Saat Masuk Stasiun Jakarta Kota

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

Pabrik BYD di Subang Serap 20 Ribu Tenaga Kerja Lokal

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jokowi: Porsi Kredit untuk UMKM Masih Kecil, Hanya 20%

by Aspek
Januari 20, 2022
in UMKM
Pemerintah Terus Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Presiden Jokowi singgah di sebuah toko kerajinan, di Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/03/2021) [Foto: BPMI Setpres]

Presiden Jokowi menyoroti masih kecilnya porsi kredit perbankan bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia pun meminta agar akses pembiayaan bagi sektor tersebut dipermudah.

Jokowi mengatakan bahwa 99,9 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM.  Namun, porsi kredit perbankan bagi UMKM saat ini masih di kisaran 20 persen.

“Sampai saat ini, porsi kredit di perbankan juga saya lihat masih belum berubah. Ini sudah 3 atau 4 kali saya sampaikan, masih ada di kisaran 20 persen saja,” ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, Kamis (20/1/2022).

BacaJuga

Survei: Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen, UMKM Terjepit Daya Beli

Pertamina UMK Academy 2026 Diikuti 4.000 Pelaku Usaha

BI Ungkap Rahasia UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Airlangga Dorong UMKM Terima  Peserta MagangHub, Gaji 6 Bulan Ditanggung Pemerintah

Utusan China Apresiasi Program Prabowo 100 GW Tenaga Surya

Pertamina & Pelita Air Jual Produk UMKM di PAS Sky Shop

Jokowi menargetkan porsi kredit untuk UMKM dapat mencapai 30 persen di 2024. Guna mencapai target tersebut, menurutnya, tidak bisa hanya dengan mengandalkan pertumbuhan alami saja, tetapi diperlukan strategi yang harus dijalankan dengan terobosan-terobosan dari sekarang dan diikuti oleh aksi-aksi yang serius, konsisten, dan berkelanjutan.

“Tidak boleh ada lagi ada cerita akses kredit yang sulit, akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan mengakses permodalan, koperasi yang sulit akses permodalan. Ini harus kita permudah dan bisa kita percepat sehingga bisa memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha dan UMKM untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usaha,” katanya.

Jokowi menuturkan, UMKM bisa menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian. Selain itu, juga dapat berperan mengatasi persoalan bottleneck rantai pasok akibat tingginya tren kenaikan permintaan yang belum mampu dipenuhi para pemasok akibat belum 100 persen pulihya rantai pasok global. Baca Juga : OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 5,2 Persen di 2021

“Keberhasilan UMKM bertransformasi di masa pandemi bisa menjadi modal awal yang penting untuk membawa mereka naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi dan menjadi motor penggerak perekonomian yang kita lakukan,” katanya.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

PM Timor Leste Kunjungi Jokowi, ini yang Disajikan 

  ASPEK.ID, SOLO - Perdana Menteri (PM) Timor Leste, Xanana Gusmao mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di...

Pemerintah Terus Dukung UMKM dan Ekonomi Kreatif Naik Kelas

Survei: Ekonomi RI Tumbuh 5,3 Persen, UMKM Terjepit Daya Beli

  ASPEK.ID, JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bertahan di kisaran 5 persen, tetapi kondisi tersebut belum sepenuhnya dirasakan pelaku...

Pertamina UMK Academy 2026 Diikuti 4.000 Pelaku Usaha

Pertamina UMK Academy 2026 Diikuti 4.000 Pelaku Usaha

  ASPEK.ID, JAKARTA -  Pendaftaran Pertamina UMK Academy 2026 ditutup pada 31 Agustus 2026. Selama periode pendaftaran 21–31 Agustus 2026,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In