• Latest
  • Trending
inDrive Jadi Pesaing Gojek dan Grab

inDrive Jadi Pesaing Gojek dan Grab

Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

Prof Brian: Jika RI Mau Lepas dari Jebakan Kelas Menengah Harus Tiru Korea Selatan, India atau China

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

Di Mana MK  Cari Bukti Wapres Gibran Tidak Ditemukan Ijazah  Setara SMA?

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

KPK Janji Segera Panggil Ketiga Kali Menteri Nusron Wahid

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka, Hotman Paris Turun Mendampingi

Hotman Paris: Cara Singapura Melawan Indonesia

Wamen Nezar: Pemerintah Siapkan Regulasi AI yang Lebih Solid

Wamen Nezar Patria: Komdigi Cermati Penyebaran Mini Drama Unsur Pornografi, Kekerasan Seksual, Hingga Perjudian

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Bahlil: Pengurangan Gas ke Singapura Tak Langgar Kontrak

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Singapura Naikkan Usia Pensiun Hingga Umur 70 Tahun

Wapres Gibran Tinjau  Pendangkalan Sungai di Cilacap

Wapres Gibran Tinjau Pendangkalan Sungai di Cilacap

 100 Sekolah Rakyat Beroperasi pada Akhir Agustus

Seskab Teddy: 265 Sekolah Rakyat Jadi Harapan Bagi 45 Ribu Anak Jalanan

Perusahaan Tommy Soeharto IPO September

Singapura Akan Gugat RI Bila Ada Pelanggaran Kontrak Gas

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

Warga Kalimantan Sujud Syukur Saat Hujan Setelah 5 Bulan Kemarau

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

inDrive Jadi Pesaing Gojek dan Grab

by Aspek
Oktober 12, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
inDrive Jadi Pesaing Gojek dan Grab

Perusahaan aplikasi ride-hailing online inDrive menyebut biaya komisi yang ditarik dari mitra pengemudi hanya sebesar 10 persen. 

Director of Ride-Hailing (APAC) inDrive Roman Ermoshin mengklaim saat ini biaya komisi yang dibayarkan oleh mitra pengemudi inDrive, sebelumnya inDriver, merupakan yang terendah jika dibandingkan dengan pemain transportasi online lainnya.

BacaJuga

Prof Brian: Jika RI Mau Lepas dari Jebakan Kelas Menengah Harus Tiru Korea Selatan, India atau China

Di Mana MK  Cari Bukti Wapres Gibran Tidak Ditemukan Ijazah  Setara SMA?

KPK Janji Segera Panggil Ketiga Kali Menteri Nusron Wahid

Hotman Paris: Cara Singapura Melawan Indonesia

Wamen Nezar Patria: Komdigi Cermati Penyebaran Mini Drama Unsur Pornografi, Kekerasan Seksual, Hingga Perjudian

Wapres Gibran Minta Penguatan dari Pertamina untuk Pelaku UMKM

“Biaya komisi sampai dengan saat ini selalu menjadi yang terendah jika dibandingkan secara global,” ujar Roman saat Press Conference Rebranding inDriver di Jakarta, Selasa (11/10/2022).

Dia menyebut biaya komisi yang ditarik dari mitra pengemudi biasanya bisa mencapai 40 persen. Di Indonesia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membatasi biaya komisi atau biaya sewa aplikasi paling besar 15 persen. Hal tersebut tertuang pada regulasi terbaru, yang turut mengatur penaikan tarif angkutan berbasis aplikasi online, yakni Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No.KP 667/2022. Sebelumnya, batas besaran biaya sewa aplikasi lebih tinggi yakni 20 persen.

“Misi kami untuk mengidentifikasi permasalahan tarif yang terlalu tinggi di setiap negara maupun kota,” kata Roman.

Kendati berbeda dengan beberapa pemain besar transportasi online di Indonesia seperti Gojek dan Grab Indonesia dalam hal biaya komisi, inDrive sama-sama menerapkan skema kemitraan bagi pengemudinya.

Menurut Roman, skema kemitraan lebih cocok untuk diterapkan ketimbang skema kepegawaian pada bisnis digital yang sangat bergantung pada teknologi. Di sisi lain, Roman menilai skema kemitraan bisa menghindari terlalu banyak masuknya birokrasi, yang dinilai tidak sesuai dengan bisnis berbasis teknologi.

“Ketika birokrasi masuk, maka [bisnis digital] akan menjadi tidak fleksibel dan mahal,” jelasnya.

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Persaingan Tak Sehat, Grab Didenda Rp30 Miliar

Grab Didemo Pengemudi

Grab Indonesia memberikan pernyataan resmi terkait aksi demonstrasi gabungan komunitas mitra pengemudi pada Senin (12/9/2022). Chief Communications Officer Grab Indonesia...

Begini Kerjasama Pertamina NRE & Patra Niaga dengan Grab

Begini Kerjasama Pertamina NRE & Patra Niaga dengan Grab

Pertamina melalui dua subholdingnya, yaitu Pertamina NRE dan Patra Niaga menandatangani nota kesepahaman dengan Grab Indonesia untuk memperkuat ekosistem electric...

Persaingan Tak Sehat, Grab Didenda Rp30 Miliar

Grab Tambah Saham di OVO Jadi 90 Persen

Perusahaan ride hiling dan juga platform layanan on demand yang bermarkas di Singapura, Grab, akan melipatgandakan kepemilikannya di e-wallet OVO...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In