Emiten konstruksi BUMN PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) telah meraih kontrak untuk proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara senilai Rp1,47 triliun. Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Effendi mengatakan PTPP memiliki beberapa proyek untuk pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Setidaknya PTPP tercatat memiliki nilai kontrak hingga Rp1,47 triliun untuk proyek di IKN,” jelasnya, Jumat (6/1/2023).
Secara rinci, kontrak baru tersebut mencakup Pembangunan Gedung Kantor Presiden di Kawasan Istana Presiden senilai Rp773,01 miliar, dan Istana Negara dan Pengadilan Upacara di Wilayah Istana Presiden senilai Rp664,27 miliar.
PTPP menargetkan pertumbuhan kontrak baru sekitar 10 persen sampai 11 persen untuk tahun 2023. Target nilai kontrak baru tersebut diperkirakan mencapai Rp34,41 triliun Pertumbuhan kontrak baru yang ditargetkan berasal dari segmen infrastruktur, gedung, Engineering-Procurement- Construction (EPC), dan anak perusahaan.
Secara rinci segmen EPC ditargetkan naik 11 persen, infrastruktur naik 7 persen, gedung naik 5 persen, dan anak perusahaan utama naik 3 persen.
“Target kontrak baru PTPP di tahun 2023 ditargetkan akan tumbuh 10-11 persen dari total perolehan kontrak baru di tahun 2022,” ujar Bakhtiyar dikutip dari bisnis.














