• Latest
  • Trending
Bangun Tol Sumatera, Hutama Karya Buru LPI

AS Hibah Infrastruktur Rp 9,5 Triliun ke RI

Riset: Generasi di Atas 40 Tahun Lebih Gemar Belanja Daring Dibanding Gen Z

Riset: Generasi di Atas 40 Tahun Lebih Gemar Belanja Daring Dibanding Gen Z

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Prabowo Ungkap Indonesia dan Rusia Cocok Kerja Sama

Jamuan Makan Siang Bareng Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Kapal dan Nuklir

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Kasus Narkoba, Pilot Garuda dan Citilink Dipecat

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Eks Direktur Bina Umrah & Haji Kembalikan Uang US$5 Ribu ke KPK

Respons Iwan Setiawan Usai Sriwijaya FC Takluk di Aceh

Pelatih Legendaris Iwan Setiawan Tutup Usia

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Gus Alex Janji Bongkar Aliran Uang Kuota Haji, Termasuk ke Pansus Haji

Media Rusia Papar Agenda Prabowo di Vladivostok

Putin Bertemu Prabowo : Indonesia Sahabat Terpercaya Rusia

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

Pelindo Marine Tingkatkan Kompetensi 73 Nakhoda Lewat Program Kepemimpinan

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

IPO Perusahaan Milik UGM Ditunda, Ini Alasannya

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Dam Haji Indonesia Sebanyak 5 Juta Kaleng Daging

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 4, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

AS Hibah Infrastruktur Rp 9,5 Triliun ke RI

by Aspek
April 15, 2023
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, INFRASTRUKTUR, NEWS
Bangun Tol Sumatera, Hutama Karya Buru LPI

Jalan Tol Banda Aceh-Sigli. (Foto: Hutama Karya)

Menkeu Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen menandatangani kesepakatan hibah Indonesia Infrastructure and Finance Compact senilai 649 juta dolar AS atau setara Rp 9,5 triliun. Dana hibah selama lima tahun tersebut terjalin melalui Millennium Challenge Corporation (MCC), Pemerintah AS, dan Pemerintah Indonesia.

MCC merupakan lembaga independen Pemerintah AS yang bekerja untuk mengurangi kemiskinan global melalui pertumbuhan ekonomi. Yellen yang juga merupakan Wakil Ketua Dewan Direksi MCC mengatakan kemitraan ini mewakili keyakinan bersama AS dan Indonesia terhadap demokrasi dan pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh inovasi.

BacaJuga

Riset: Generasi di Atas 40 Tahun Lebih Gemar Belanja Daring Dibanding Gen Z

Gibran Apresiasi Karya Mahasiswa Rompi Anti Tantrum

Prabowo Ungkap Indonesia dan Rusia Cocok Kerja Sama

Prabowo Tawarkan 138 Blok Migas ke Rusia

Garuda Jelaskan Soal Pesawat Pecah Ban di Bandara Sultan Hasanuddin

Eks Direktur Bina Umrah & Haji Kembalikan Uang US$5 Ribu ke KPK

 “Kesepakatan ini akan mendukung kemitraan transisi energi dan pengembangan infrastruktur tahan iklim yang memenuhi standar di bawah Kemitraan Infrastruktur dan Investasi Global yang diumumkan bersama oleh Presidensi Indonesia di KTT G20,” ujarnya melalui keterangan resmi, Jumat (14/4/2023).

CEO MCC Alice Albright menyampaikan, kesepakatan hibah ini mencakup tambahan kontribusi 49 juta dolar AS dari Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akses keuangan bagi infrastruktur transportasi dan logistik negara dan UMKM, terutama yang dimiliki oleh perempuan.

Menurutnya, UMKM di Indonesia mempekerjakan 97 persen tenaga kerja nasional dan menyumbang sekitar 57 persen dari total produk domestik bruto. Dia menilai, infrastruktur berkualitas diperlukan untuk mengakomodasi pekerja dan logistik barang.

“MCC bangga dengan hubungan kami selama hampir 20 tahun dengan Pemerintah Indonesia. Dengan investasi ini, kami akan bekerja sama dalam proyek-proyek yang bernilai total lebih dari 1 miliar dolar AS,” katanya.

Menkeu Sri Mulyani menyampaikan, Indonesia mengambil tindakan penting untuk membangun lingkungan keuangan yang kuat, mendorong pertumbuhan ekonomi yang bermanfaat bagi semua orang.

“Saya senang melihat bagaimana upaya bersama kita akan terus memperkuat ketahanan ekonomi bagi generasi Indonesia saat ini dan mendatang,” ucapnya.

Indonesia Infrastructure and Finance Compact terdiri dari tiga proyek. Pertama, proyek advancing transport and logistics accessibility akan bekerja sama dengan pemerintah provinsi Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Bali untuk meningkatkan perencanaan dan persiapan infrastruktur yang masih terbatas.

“Proyek tersebut diharapkan akan meningkatkan akses kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia dan aksesibilitas layanan transportasi bagi perempuan dan penumpang penyandang disabilitas,” ucapnya.

Selanjutnya, proyek Access to Finance for Women-owned Micro Small and Medium Enterprises, bertujuan untuk meningkatkan layanan pinjaman formal kepada UMKM, terutama yang dimiliki oleh perempuan. Proyek mencakup pelatihan bisnis, pelatihan literasi digital dan keuangan, serta bantuan teknis untuk meningkatkan kelayakan kredit dan kesiapan investasi.

Kemudian, proyek financial markets development akan memberikan bantuan teknis dan hibah keuangan campuran untuk meningkatkan partisipasi sektor swasta atau pembiayaan komersial dalam investasi infrastruktur. Hal ini akan membentuk kemitraan baru dan memanfaatkan dana proyek infrastruktur berkualitas tinggi dengan risiko rendah.

Sebelumnya, MCC dan pemerintah Indonesia pertama kali bermitra pada 2006 dengan program ambang batas 55 juta dolar AS untuk mengurangi korupsi dan meningkatkan tingkat imunisasi. Pada 2011, MCC dan pemerintah Indonesia bermitra lagi melalui program MCC-Indonesia Compact senilai 474 juta dolar AS yang berfokus pada kesehatan dan gizi, pengelolaan lahan dan energi yang berkelanjutan, dan pengadaan pemerintah yang modern.

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Mulai Juli, RI-China Gunakan Yuan

Negara-negara Afrika Beralih ke Yuan China, Kurangi Dollar AS

  ASPEK.ID, ZAMBIA - Negara-negara di Afrika memperluas penggunaan yuan China dalam perdagangan internasional dan mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS....

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjelaskan perkembangan terbaru tarif perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia. Menurutnya, tarif yang...

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom

Nagasaki - Kota Nagasaki di Jepang pada 9 Agustus 2026 memperingati 81 tahun serangan bom atom oleh Amerika Serikat pada...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In