• Latest
  • Trending

Kualitas BBM Out of Date, Jakarta Dikepung Polusi

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Sawit Ilegal di Indonesia Seluas 6 Juta Hektare Separuh Pulau  Jawa

Dr. Hamdani Bantasyam Raih Energy Executive Award 2026

Dr. Hamdani Bantasyam Raih Energy Executive Award 2026

Kortas Tipidkor Kembali Undang Eks Wakapolri untuk Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan

Kortas Tipidkor Kembali Undang Eks Wakapolri untuk Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan

Presiden Prabowo Bertemu Direktur FBI di Kertanegara

Presiden Prabowo Bertemu Direktur FBI di Kertanegara

DPR: Jampidsus Baru Harus Jadi ‘Sapu Bersih’, Bukan ‘Sapu Kotor’

DPR: Jampidsus Baru Harus Jadi ‘Sapu Bersih’, Bukan ‘Sapu Kotor’

BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Alasan Sakit, Febrie Absen dari Pemeriksaan Tim 9 Kejagung soal TPPU

Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija

Kiper Timnas Indonesia Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija

Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar Dituntut Hukuman 8 Tahun Penjara & Denda Rp1 Miliar

MA Tolak PK Emirsyah Satar, Eks Dirut Garuda Tetap Dipenjara 10 Tahun

DPR Minta Sudaryono Benahi Internal BGN  yang punya Dapur

DPR Minta Sudaryono Benahi Internal BGN  yang punya Dapur

Cegah QRIS Palsu di Masjid, Ini Saran untuk Jamaah

QRIS Antarnegara Tembus Rp 1,52 triliun

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Juli 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kualitas BBM Out of Date, Jakarta Dikepung Polusi

by REDAKSI
Agustus 18, 2019
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, TERPOPULER

Foto: Republika

ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin atau akrab disapa Puput di kantornya, Sarinah, Jakarta Pusat mengatakan spesifikasi atau kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia khususnya untuk kendaraan bermotor sudah tertinggal dari negara lain.

Menurutnya, gubernur memiliki kewenangan untuk melindungi warganya dari pencemaran udara.

“Saat ini kondisi pencemaran udara sangat kritis, jadi itu bisa menjadi justifikasi kuat bagi gubernur untuk mencari cara agar kualitas udara di Jakarta meningkat, salah satunya melarang peredaran BBM yang tidak ramah lingkungan,” katanya seperti dilansir dari Detik.com.

BacaJuga

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie

Sawit Ilegal di Indonesia Seluas 6 Juta Hektare Separuh Pulau  Jawa

Dr. Hamdani Bantasyam Raih Energy Executive Award 2026

Kortas Tipidkor Kembali Undang Eks Wakapolri untuk Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan

Presiden Prabowo Bertemu Direktur FBI di Kertanegara

DPR: Jampidsus Baru Harus Jadi ‘Sapu Bersih’, Bukan ‘Sapu Kotor’

Ia menyebut spesifikasi BBM di Tanah Air sudah ketinggalan dan sudah waktunya direvisi. Hal ini mengingat standar emisi yang diterapkan di Indonesia sudah menyentuh Euro4, apabila dipaksakan maka teknologi tidak akan berjalan baik.

“Spek yang dibuat oleh Dirjen Migas sudah out of date, dibuat pada tahun 2006 dan 2013. Itu yang harus kita revisi menjadi BBM yang setidak-tidaknya sesuai dengan kendaraan berstandar Euro4,” ujar Puput.

Spesifikasi yang dimaksud adalah ambang batas dari BBM di antaranya belerang, polefin, aromatic dan benzen. Pertama adalah kadar belerang.

“Perbandingan bahan bakar dari berbagai negara, Vietnam saja berani menaruh 150 sampai 50, Indonesia masih 500,” ujar Puput.

Selain itu, Puput menyebut Indonesia tidak memiliki batasan terkait penggunaan bahan Benzen. Padahal zat tersebut dinilai cukup berbahaya.

Padahal Benzen sifatnya karsinogenik yang menyebabkan orang terkena penyakit kanker. Indonesia masih 5, di sini bahkan yang untuk RON 88 tidak diatur hanya diminta melaporkan saja, jadi boleh 6, boleh 7, boleh 10 ini berbahaya. Bahkan negara lain Australia, China menekan sampai 0,8 %, India 1%, Eropa 1%, Malaysia agak tinggi menjadi 2,5%,” terang Puput.

Dibandingkan negara lain Indonesia masih menjual BBM dengan RON 88. Puput mengatakan kadar Polefin tersebut masih sekitar 35% berpengaruh terhadap pembakaran pada mesin.

“Ini bisa merusak fuel pump dari kendaraan, ujung-ujungnya bisa menciptakan pembakaran tidak sempurna pada kendaraan. Akhirnya bisa menghasilkan polutan yang tinggi juga. Dari sini juga bisa terlihat Indonesia tertinggal spek bahan bakarnya,” ujar Puput.

Polusi udara di Jakarta saat ini sedang menjadi sorotan. Selain menerapkan ganjil-genap, Pemprov diimbau untuk membatasi penggunaan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar

Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar

Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso mengenang kembali awal mula munculnya ide pembangunan monorel Jakarta. Dia merasa lega atas pembongkaran...

Pengusaha Jepang Tinjau Proyek IKN

Jokowi Jelaskan Kapan Ibu Kota Pindah dari Jakarta ke IKN

Jakarta –  Jokowi  akan memantau situasi pembangunan sebelum menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu...

Pengusaha Jepang Tinjau Proyek IKN

Wali Kota Balikpapan: Membangun IKN Lebih Realistis Daripada 40 Kota Setaraf Jakarta

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan warga Kalimantan mendukung penuh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP: Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hanya Pendamping Tugas Pajak, Warga Tidak Perlu Takut

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Hotman Paris Ngaku Ditelepon Prabowo soal Kasus Nadiem

Hotman Paris Mundur dari Pengacara Febrie

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

Sawit Ilegal di Indonesia Seluas 6 Juta Hektare Separuh Pulau  Jawa

Dr. Hamdani Bantasyam Raih Energy Executive Award 2026

Dr. Hamdani Bantasyam Raih Energy Executive Award 2026

Kortas Tipidkor Kembali Undang Eks Wakapolri untuk Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan

Kortas Tipidkor Kembali Undang Eks Wakapolri untuk Klarifikasi Kasus Lahan Sepolwan

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In