• Latest
  • Trending
Mizuno Tertarik Biayai 70 Pelabuhan Pertamina

Resesi Ekonomi Jepang Berpotensi Untungkan RI

Menteri Agama Usul Biaya Perjalanan Haji Rp 65 Juta Tahun 2025

Menag: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Era Prabowo Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka

KAI Rugi Rp 3,5 Miliar Gara-gara Refund Tiket Akibat Banjir

Ada Zikir di Monas, Penumpang Bisa Naik KA di Jatinegara

Sudaryono Ancam Pecat Kepala SPPG yang Minta Fee ke Mitra MBG

Bos BGN Ancam Copot Pegawai yang Kerja Setengah Hati di Program MBG

Mobil Tangki Hantam Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Meninggal

Mobil Tangki Hantam Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Meninggal

GELOMBANG ELEKTORAL JOKOWI: 2029 SAATNYA BERGESER KE PSI

Di NTT, Jokowi Sebut Kunci PSI Menang

Adu Smash! Laga Kapolri-Widi vs Bahlil-Ahmad Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

Adu Smash! Laga Kapolri-Widi vs Bahlil-Ahmad Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

Polisi Duga Pegolf Jesslyn Dibawa ke Malaysia Usai Diduga Diculik

Polisi Belum Bisa Hubungi Keluarga Atlet Golf Jesslyn, Penyelidikan Tetap Berjalan

Pernah Tampil di Liga Champions Asia, Bek asal Brasil ini Resmi Gabung Persiraja

Pernah Tampil di Liga Champions Asia, Bek asal Brasil ini Resmi Gabung Persiraja

Perambahan Suaka Margasatwa Rawa Singkil Tak Terkendali

Dino Patti Djalal Ingatkan Prabowo Deforestasi Papua Ancam Target Emisi

Bahlil: Banyak Biaya Abu Nawas di Indonesia

Cegah Korupsi Sejak Dini, Diusulkan Pembentukan Peradilan Etika

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

El Nino Picu Harga Kakao Naik

Keponakan Prabowo Takjub Air Keran di IKN Bisa Langsung Diminum

Keponakan Prabowo Takjub Air Keran di IKN Bisa Langsung Diminum

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Resesi Ekonomi Jepang Berpotensi Untungkan RI

by Aspek
Februari 21, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, EKONOMI, NEWS
Mizuno Tertarik Biayai 70 Pelabuhan Pertamina

[Foto: Istimewa]

Resesi ekonomi di Jepang dinilai tidak akan memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian Indonesia, justru menjadi peluang.

Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita mengatakan, resesi Jepang mungkin akan memberikan tekanan terhadap kinerja ekspor, tetapi dampak tersebut tidak akan signifikan.

BacaJuga

Ada Zikir di Monas, Penumpang Bisa Naik KA di Jatinegara

Bos BGN Ancam Copot Pegawai yang Kerja Setengah Hati di Program MBG

Mobil Tangki Hantam Pikap Mahasiswa KKN di Kalsel, 7 Orang Meninggal

Di NTT, Jokowi Sebut Kunci PSI Menang

Adu Smash! Laga Kapolri-Widi vs Bahlil-Ahmad Meriahkan Penutupan Kapolri Cup 2026

Polisi Belum Bisa Hubungi Keluarga Atlet Golf Jesslyn, Penyelidikan Tetap Berjalan

“Tekanan utamanya akan terjadi dari sisi ekspor, tapi tidak akan terlalu besar karena Jepang, asumsi saya, akan menggelontorkan stimulus fiskal untuk mendongkrak aggregate demand di level domestik,” katanya, Selasa (20/2/2024) dikutip dari bisnis indonesia.

Ronny mengatakan, dampak yang lebih besar justru dari perlambatan ekonomi China, yang merupakan negara mitra dagang utama Indonesia.  Oleh karena itu, dia menilai bahwa Indonesia harus mulai melirik negara-negara yang ekonominya sedang bagus sebagai calon mitra dagang strategis ke depannya, terutama India, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Dari sisi investasi, Ronny mengatakan, saat ini justru merupakan momentum yang tepat menggaet sebanyak-banyaknya investor Jepang, Uni Eropa, dan China ke Indonesia. 

Hal ini dikarenakan Jepang dan China berpeluang menambah stimulus untuk mengerek permintaan domestiknya dan semakin menekan suku bunga perbankan yang akan melonggarkan likuiditasnya. Sementara jika paket stimulus diluncurkan, imbuhnya, maka aggregate demand di Jepang tidak akan terlalu tertekan sehingga permintaan atas impor Indonesia dan Asean tidak akan terlalu tertekan. 

“Karena situasi domestiknya terkontraksi, peluang investor Jepang mencari lahan investasi di Indonesia yang pertumbuhannya masih sangat positif tentu semakin besar,” jelasnya.

Komentar
Share31Tweet20SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

7 Rahasia Orang Jepang Panjang Usia

Orang Jepang memiliki harapan hidup yang tinggi. Fenomena ini menarik perhatian banyak peneliti dan masyarakat global, karena usia harapan hidup...

OISCA Kirim 6 Siswa Magang ke Jepang

OISCA Kirim 6 Siswa Magang ke Jepang

JOrganisasi nirlaba OISCA (Organization for Industrial, Spiritual and Cultural Advancement) Indonesia memberangkatkan 6 siswa untuk magang kerja ke Jepang selama...

Mizuno Tertarik Biayai 70 Pelabuhan Pertamina

10 Negara Terbanyak Pemberi Utang ke RI

Bank Indonesia (BI) melaporkan utang luar negeri pemerintah naik 1,8 persen menjadi US$194,1 miliar atau setara Rp2.905,1 triliun (estimasi kurs:...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In