• Latest
  • Trending
Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Bahlil Ultimatum Inpex: Blok Masela Harus Produksi 2029, Izin Terancam Dicabut

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Aturan Baru Penerbangan Dalam Negeri saat Pandemi

Terminal 2 Bandara Soetta Berasap, Ini Faktanya

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bahlil Ultimatum Inpex: Blok Masela Harus Produksi 2029, Izin Terancam Dicabut

by Muhammad Fadhil
Februari 12, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS
Prabowo-Bahlil Bahas Tambang Martabe hingga Hilirisasi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Foto: CNBC

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengultimatum Inpex Masela Ltd agar proyek Lapangan Abadi Blok Masela mulai berproduksi paling lambat tahun 2029.

Sikap tegas itu disampaikan Bahlil setelah mengevaluasi ratusan wilayah kerja migas yang telah mengantongi persetujuan Plan of Development (PoD), namun belum juga masuk tahap produksi. Dari total 301 sumur konsesi yang sudah menyelesaikan PoD, salah satunya adalah Blok Masela.

“Blok Masela itu saya masih SD, 26 tahun (lalu), dia (Inpex) sudah pegang itu blok,” kata Bahlil saat mengisi sesi kuliah umum di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/2).

BacaJuga

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Korsel Pasang AC di Penjara Demi Antisipasi Cuaca Panas Ekstrem

Purbaya Yakin RI Jauh dari Krisis 1998, Sebut Fiskal dan Ekonomi Masih Kuat

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, proyek strategis bernilai jumbo tidak boleh terus berlarut tanpa kepastian produksi. Ia pun memanggil langsung pihak Inpex untuk meminta komitmen percepatan.

“Saya panggil Inpex, yuk datang ke sini. Saya bilangin, kalau you nggak mau, saya akan kasih surat kau peringatan, kesatu, kedua, kalau tidak saya cabut,” tegas dia.

Bahlil mengungkapkan bahwa Inpex telah mulai menjalankan proses tender, namun dengan rencana produksi pada 2030. Target tersebut langsung ditolak.

“Berkat arahan itu, Inpex Masela Ltd disebutnya telah mulai melakukan tender, namun dengan rencana produksi di 2030. Saya bilang enggak (bisa), 2030 sudah pilpres, kau bikin 2029. Aku enggak mau tahu. Kau jangan abuleke terus,” pintanya.

Pemerintah, kata dia, menginginkan kepastian waktu agar proyek strategis nasional tidak terus tertunda dan bisa segera memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

Sebagai informasi, Lapangan Abadi Blok Masela yang berada di lepas pantai Laut Arafura, Maluku, merupakan salah satu proyek migas terbesar di Indonesia. Nilai investasinya mencapai USD 20,94 miliar atau sekitar Rp 352,37 triliun (kurs Rp 16.828 per dolar AS).

Proyek ini ditargetkan mampu memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 MMSCFD gas pipa, serta 35 ribu barel kondensat per hari.

Kementerian ESDM juga menyebut proyek tersebut berpotensi menyerap lebih dari 12 ribu tenaga kerja, mendorong pemberdayaan masyarakat lokal, serta menerapkan teknologi Carbon Capture & Storage (CCS) untuk mendukung aspek keberlanjutan lingkungan.

Dengan ultimatum ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menertibkan wilayah kerja migas yang mangkrak dan memastikan investasi besar benar-benar memberi manfaat nyata bagi negara. []

Komentar
Share20Tweet13SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

ASPEK.ID, JAKARTA - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menjadi perbincangan menjelang Muktamar ke-35 NU yang...

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

ASPEK.ID, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menunjukkan reaksi spontan saat lagu viral 'MBG Mas Bahlil Ganteng' diputar...

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

ASPEK.ID - Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah menunjuk salah satu putranya sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu) dalam perombakan kabinet besar-besaran....

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Saatnya Menatap ke Depan dan Menyatu untuk Tumbuh

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Bursa Ketum PBNU 2026 Mengemuka, Ini Nama-nama yang Beredar

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Sultan Brunei Rombak Kabinet, Pangeran Abdul Mateen Ditunjuk Jadi Menlu

Prabowo Teken Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In