• Latest
  • Trending
Danantara Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Sentuh Independensi Regulator

Danantara Perkuat Investasi di Timur Indonesia, Labuan Bajo Jadi Prioritas

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Survei Median: Elektabilitas Prabowo 32,4 Persen Unggul di 4 Wilayah

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Jatuhkan 1.277 Sanksi ke Pelaku Pasar Modal, Denda Tembus Rp 327 Miliar

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Gunung Sinabung Meletus, Kolom Abu Membumbung Setinggi 3.500 Meter

Gunung Sinabung Naik Status Jadi Siaga Usai Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 6 Km

Menhan RI: Pasukan Khusus Indonesia-Thailand Bakal Gelar Latihan Bersama

Kemhan dan TNI Dapat Rp189 Triliun di APBN 2027

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

Amran Copot 13 Pejabat Kementan Terlibat Judi Online

Istana Bahas Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

Relawan Pajak untuk Negeri 2027 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Tahapannya

Relawan Pajak untuk Negeri 2027 Dibuka, Ini Cara Daftar dan Tahapannya

Diteriaki Menteri Pembohong, Mentan Curhat ke Jokowi

13 Pejabat Kementerian Pertanian Terbukti Main Judol

Tol Japek II Selatan Makin Dekat Beroperasi, Jakarta-Bandung Diproyeksikan 45 Menit

Laba Bersih Jasa Marga Tembus Rp 1,9 Triliun di Semester I 2026

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

Prabowo: Indonesia Tolak Pinjaman IMF

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Danantara Perkuat Investasi di Timur Indonesia, Labuan Bajo Jadi Prioritas

by Muhammad Fadhil
April 1, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Danantara Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Sentuh Independensi Regulator

Chief Invesment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir. Foto: Joanito De Saojoao

ASPEK.ID, JAKARTA – Upaya mendorong pariwisata sebagai mesin pertumbuhan ekonomi terus diperkuat. Danantara Indonesia membuka peluang investasi baru di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan menggandeng investor global, Qatar Investment Authority (QIA).

Kolaborasi ini diarahkan untuk mengembangkan proyek strategis berbasis pariwisata yang tidak hanya berorientasi keuntungan, tetapi juga memberi dampak ekonomi jangka panjang bagi daerah.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi investasi yang terukur sekaligus berorientasi pada nilai tambah nasional.

BacaJuga

Survei Median: Elektabilitas Prabowo 32,4 Persen Unggul di 4 Wilayah

OJK Jatuhkan 1.277 Sanksi ke Pelaku Pasar Modal, Denda Tembus Rp 327 Miliar

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Gunung Sinabung Naik Status Jadi Siaga Usai Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 6 Km

Kemhan dan TNI Dapat Rp189 Triliun di APBN 2027

Amran Copot 13 Pejabat Kementan Terlibat Judi Online

“Kami menyambut baik investasi ini dan siap memperkuat kolaborasi dengan QIA guna mengoptimalkan potensi jangka panjang Indonesia, khususnya di kawasan timur seperti Nusa Tenggara Timur,” ujar Pandu dalam keterangan resmi, Rabu (1/4).

Proyek yang akan dikembangkan merupakan investasi dari nol (greenfield), dengan fokus membangun ekosistem pariwisata terintegrasi. Labuan Bajo dipilih karena posisinya yang strategis sebagai pintu gerbang menuju Pulau Flores serta kawasan Taman Nasional Komodo yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO.

Selain memperkuat daya tarik destinasi, investasi ini juga diproyeksikan memberi efek berganda bagi ekonomi lokal. Mulai dari penciptaan lapangan kerja pada fase konstruksi hingga operasional, peningkatan kunjungan wisatawan, hingga penguatan sektor usaha mikro dan kecil di sekitar kawasan.

Menurut Pandu, proyek ini juga menjadi langkah awal untuk ekspansi investasi serupa di wilayah lain dengan pendekatan berkelanjutan.

“Ia menjelaskan, proyek ini akan menjadi pijakan bagi ekspansi investasi lanjutan yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus membuka peluang sosial ekonomi baru di berbagai daerah.”

Dengan masuknya QIA sebagai mitra strategis, Danantara melihat peluang besar untuk meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia di level global.

“Berlokasi di salah satu destinasi unggulan Indonesia, investasi ini akan memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya nasional sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global,” jelas Pandu.

Meski demikian, realisasi proyek masih akan bergantung pada pemenuhan berbagai persyaratan serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Danantara menegaskan, seluruh langkah investasi akan tetap dijalankan secara disiplin dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang. []

Komentar
Share18Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Survei Median: Elektabilitas Prabowo 32,4 Persen Unggul di 4 Wilayah

  ASPEK.ID, JAKARTA - Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto di posisi teratas dalam hasil survei Media Survei Nasional (Median). Direktur Eksekutif...

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Jatuhkan 1.277 Sanksi ke Pelaku Pasar Modal, Denda Tembus Rp 327 Miliar

ASPEK.ID, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan 1.277 sanksi administratif kepada pelaku pasar modal yang terbukti melanggar ketentuan di...

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memerintahkan tiga merek beras fortifikasi ditarik dari peredaran setelah hasil pengujian menunjukkan kandungan gizinya...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In