• Latest
  • Trending
Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Kabulkan Gugatan Pasal Penghinaan kepada Presiden

Indosat Ooredoo PHK 677 Karyawan

Indosat Siapkan Rp255 Miliar Bayar Pokok Obligasi dan Sukuk

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Pakar: Fenomena Makan Tabungan Tidak Terhindarkan

Tiru China, RI Jaring 17 Juta Turis Asing

Danantara  MoU Kementerian Pariwisata; Langkah Strategis Tingkatkan sektor Pariwisata

85% Investasi Asing di ASEAN Berisiko Digugat Melalui ISDS

Kapal Induk Garibaldi Tiba di Indonesia pada September 2026

Kapal Induk Garibaldi Tiba di Indonesia pada September 2026

Mengapa Mulut Terbuka saat Tidur?

Kurang Gerak Picu Penurunan Fungsi Otak

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Pemerintah: Tidak Ada Pajak Rumah Sewa

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Pertamina Diskon LPG Bright Gas Sambut HUT RI

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Tekankan BUMN Jangan Cuma Jadi Pemain Lokal

RI Kena Tarif AS 10 persen, Mendag; Negara Lain 12 Persen

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Tak Terima Gugatan Penghapusan Kuota Haji Khusus

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

by Muhammad Fadhil
April 11, 2026
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Legislator Nongkrong di Kantin DPR Disangka Tenaga Ahli, Begini Ceritanya

Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin. (Foto: Instagram @syafruddinafan).

ASPEK.ID, JAKARTA – Seorang anggota DPR RI, Syafruddin, menjadi sorotan usai videonya viral karena disangka sebagai tenaga ahli (TA) saat berada di kantin Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Peristiwa itu terjadi ketika Syafruddin tengah bersantai tanpa mengenakan atribut resmi DPR, seperti pin anggota. Ia mengaku saat itu hanya nongkrong biasa di kantin karena tidak ada jadwal rapat.

“Lagi ngumpul-ngumpul biasa karena kebiasaan saya itu kalau nggak ada jadwal rapat kan suka nongkrong di kantin. Dan tiba-tiba teman kami yang saya juga nggak kenal, orang itu saya nggak kenal. Ya dia ceritanya banyak lah seakan-akan menunjukkan dia itu ya, dia pengatur lah kira-kira gitu,” kata Syafruddin saat dihubungi, Sabtu (11/4).

BacaJuga

Indosat Siapkan Rp255 Miliar Bayar Pokok Obligasi dan Sukuk

Pakar: Fenomena Makan Tabungan Tidak Terhindarkan

Danantara  MoU Kementerian Pariwisata; Langkah Strategis Tingkatkan sektor Pariwisata

85% Investasi Asing di ASEAN Berisiko Digugat Melalui ISDS

Kapal Induk Garibaldi Tiba di Indonesia pada September 2026

Kurang Gerak Picu Penurunan Fungsi Otak

Dalam obrolan tersebut, seorang staf TA mengira Syafruddin adalah sesama tenaga ahli. Bahkan, staf itu sempat berbicara dengan nada percaya diri seolah memiliki kewenangan.

Syafruddin memilih diam dan tidak menyela. Hingga akhirnya, ia ditanya identitasnya.

“Saya nggak berani juga nyeletuk, diam aja. Nah tiba-tiba kebetulan dia berinisiatif nanya, ‘Abang dari mana?’ Ya saya jawab ‘Saya dari Kaltim’ Ya dia nanya,” ujarnya.

“Dia nanya lagi ‘Abang kerja di mana?’, ‘Saya kerja di DPR’ Nah, dia ini langsung nyeletuk, ‘Abang TA-nya siapa?’. Ya, saya jawab langsung ‘Anu, Bang, saya anggota, Bang,” tambahnya.

Setelah mengetahui fakta tersebut, suasana langsung berubah canggung. Syafruddin menilai orang tersebut kemungkinan merasa malu karena sebelumnya sempat berbicara dengan nada tinggi.

“Nah, itu mulai, mulai terkaget dia kan. Ya aku ya enjoy aja, nggak juga saya tanggapin, ya anggap omong biasa aja. Ya, di situlah terlihat ya ada suasana yang nggak enak. Perasaan nggak enak kan, karena memang ya mungkin, ya kasarnya mungkin dia malu mungkin ya. Udah terlanjur cerita-cerita gitu,” ungkapnya.

Ia menegaskan tidak mempermasalahkan kejadian itu. Menurutnya, penampilan santai tanpa atribut resmi memang kerap membuatnya disalahartikan.

“Ya karena memang saya itu kan ya nggak bisa juga berpenampilan harus perlente, harus apa eksklusif gitu kan. Ya memang saya biasa aja gitu kan. Ya nggak tersinggung lah, biasa aja. Karena memang kita banyak berinteraksi dengan banyak orang yang memang karakternya berbeda-beda,” katanya.

Pengalaman serupa, lanjut Syafruddin, juga pernah ia alami saat berada di Kalimantan Timur. Bahkan, ia pernah dikira sebagai petugas keamanan saat potong rambut.

“Dulu, waktu masih awal-awal jadi ketua PKB Kaltim itu, ya kan saya suka kalau potong rambut itu ya minta dipotong cepak. Kadang-kadang tukang cukurnya nanya ‘Abang security ya?’ Ya, saya iya kan aja gitu. Artinya udah biasa gitu,” tuturnya.

“Udah sering kali, sering kali. Direndahkan orang juga biasa. Apalagi ya awal-awal mula kita nyaleg gitu loh kan. Ya kita biasa aja. Artinya, suasana dan kondisi seperti itu bagi anggota DPR yang memang senang berinteraksi, senang bertemu masyarakat, ya biasa aja,” imbuhnya. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Uji Materi Ijazah Capres Gugur di MK, Ini Pertimbangannya

MK Kabulkan Gugatan Pasal Penghinaan kepada Presiden

Jakarta -Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pasal penghinaan presiden...

Indosat Ooredoo PHK 677 Karyawan

Indosat Siapkan Rp255 Miliar Bayar Pokok Obligasi dan Sukuk

Jakarta- PT Indosat Tbk. (ISAT) menyampaikan perseroan sudah menyiapkan dana untuk melunasi surat utang senilai total Rp255 miliar yang akan...

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Pakar: Fenomena Makan Tabungan Tidak Terhindarkan

Jakarta - Financial Planner Andi Nugroho menjelaskan seseorang yang "makan" tabungan menjadi fenomena yang tidak terhindarkan. Hal ini terutama jika...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In