• Latest
  • Trending
Tiru China, RI Jaring 17 Juta Turis Asing

Danantara  MoU Kementerian Pariwisata; Langkah Strategis Tingkatkan sektor Pariwisata

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tolak Privasi, WA Tak Bisa Diakses Mulai 15 Mei

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

Emas Batangan Antam Menguat

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Ketua Dewan Pakar Golkar Tegaskan Pengunduran Airlangga Bukan Karena Tekanan Internal

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Danantara  MoU Kementerian Pariwisata; Langkah Strategis Tingkatkan sektor Pariwisata

by Aspek
Agustus 13, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Tiru China, RI Jaring 17 Juta Turis Asing

Kembangkan Pariwisata

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memperkuat kolaborasi dalam upaya pengembangan pariwisata nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Pariwisata dan Danantara tentang pengembangan pariwisata Indonesia di Kantor Danantara, Jakarta, Rabu.

BacaJuga

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

“Penandatanganan nota kesepahaman ini mencerminkan semangat kolaborasi serta kesamaan visi yang kuat dalam mendorong pariwisata Indonesia yang semakin berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata, Rabu (12/8/2026).

Ruang lingkup nota kesepahaman Danantara dengan Kementerian Pariwisata mencakup pertukaran data dan informasi tentang pengembangan pariwisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, serta pengembangan destinasi dan/atau sarana dan prasarana pariwisata.

Kerja sama antara Danantara dan Kementerian Pariwisata meliputi pengembangan produk pariwisata minat khusus, peningkatan industri dan investasi pariwisata, pemasaran pariwisata di dalam dan luar negeri, serta penyelenggaraan kegiatan pariwisata.

Menteri Pariwisata menyampaikan bahwa sektor pariwisata mampu menggerakkan investasi, membuka lapangan kerja, serta menciptakan nilai tambah ekonomi hingga ke daerah.

Sektor pariwisata nasional selama 2025 tercatat menghasilkan devisa 18,27 miliar dolar AS atau sekira Rp305,4 triliun dan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja bagi 25,91 juta orang.

Pemerintah sepanjang Januari hingga Juni 2026 juga mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sampai 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Capaian ini menunjukkan resiliensi sektor pariwisata Indonesia yang tetap mampu tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional di tengah dinamika geopolitik,” kata Menteri Pariwisata.

Ia menyampaikan bahwa peningkatan kerja sama Kementerian Pariwisata dengan Danantara akan membantu mempercepat kemajuan pariwisata Indonesia.

Dengan kapasitas pendanaan dan investasinya, ia melanjutkan, Danantara memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan destinasi, infrastruktur, serta ekosistem investasi pariwisata.

“Kami berharap semangat kolaborasi ini dapat terus terjaga agar setiap peluang kerja sama dapat dikembangkan secara produktif, berkelanjutan, dan akuntabel,” katanya.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor usaha yang dapat dikembangkan secara cepat dan menimbulkan efek berganda besar terhadap berbagai industri.

Rosan menyebut kolaborasi Danantara dengan Kementerian Pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan sektor usaha pariwisata.

Menurut Rosan, kolaborasi tersebut dapat mencakup pengembangan hotel-hotel di bawah naungan InJourney untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendorong mereka tinggal lebih lama di destinasi wisata.

Danantara dengan Kementerian Pariwisata, ia melanjutkan, juga bisa berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat menarik kedatangan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi di sektor pariwisata.

“Sehingga tidak hanya kuantitas, tetapi yang juga penting adalah wisatawan dapat stay lebih lama dan spending lebih besar, sehingga memberikan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian, tidak hanya di daerah tetapi juga secara nasional,” katanya.

Danantara  MoU Kementerian Pariwisata Langkah Strategis Tingkatkan sektor Pariwisata

Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) memperkuat kolaborasi dalam upaya pengembangan pariwisata nasional.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Pariwisata dan Danantara tentang pengembangan pariwisata Indonesia di Kantor Danantara, Jakarta, Rabu.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini mencerminkan semangat kolaborasi serta kesamaan visi yang kuat dalam mendorong pariwisata Indonesia yang semakin berkualitas, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata, Rabu (12/8/2026).

Ruang lingkup nota kesepahaman Danantara dengan Kementerian Pariwisata mencakup pertukaran data dan informasi tentang pengembangan pariwisata, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pariwisata, serta pengembangan destinasi dan/atau sarana dan prasarana pariwisata.

Kerja sama antara Danantara dan Kementerian Pariwisata meliputi pengembangan produk pariwisata minat khusus, peningkatan industri dan investasi pariwisata, pemasaran pariwisata di dalam dan luar negeri, serta penyelenggaraan kegiatan pariwisata.

Menteri Pariwisata menyampaikan bahwa sektor pariwisata mampu menggerakkan investasi, membuka lapangan kerja, serta menciptakan nilai tambah ekonomi hingga ke daerah.

Sektor pariwisata nasional selama 2025 tercatat menghasilkan devisa 18,27 miliar dolar AS atau sekira Rp305,4 triliun dan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja bagi 25,91 juta orang.

Pemerintah sepanjang Januari hingga Juni 2026 juga mencatat peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara sampai 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Capaian ini menunjukkan resiliensi sektor pariwisata Indonesia yang tetap mampu tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional di tengah dinamika geopolitik,” kata Menteri Pariwisata.

Ia menyampaikan bahwa peningkatan kerja sama Kementerian Pariwisata dengan Danantara akan membantu mempercepat kemajuan pariwisata Indonesia.

Dengan kapasitas pendanaan dan investasinya, ia melanjutkan, Danantara memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan destinasi, infrastruktur, serta ekosistem investasi pariwisata.

“Kami berharap semangat kolaborasi ini dapat terus terjaga agar setiap peluang kerja sama dapat dikembangkan secara produktif, berkelanjutan, dan akuntabel,” katanya.

CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor usaha yang dapat dikembangkan secara cepat dan menimbulkan efek berganda besar terhadap berbagai industri.

Rosan menyebut kolaborasi Danantara dengan Kementerian Pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan sektor usaha pariwisata.

Menurut Rosan, kolaborasi tersebut dapat mencakup pengembangan hotel-hotel di bawah naungan InJourney untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan dan mendorong mereka tinggal lebih lama di destinasi wisata.

Danantara dengan Kementerian Pariwisata, ia melanjutkan, juga bisa berkolaborasi untuk mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat menarik kedatangan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi di sektor pariwisata.

“Sehingga tidak hanya kuantitas, tetapi yang juga penting adalah wisatawan dapat stay lebih lama dan spending lebih besar, sehingga memberikan dampak yang sangat besar terhadap perekonomian, tidak hanya di daerah tetapi juga secara nasional,” katanya.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

Danantara Bidik Investasi di Sektor Data Center

  ASPEK.ID, JAKARTA — Danantara incar sektor pusat data atau data center sebagai prioritas investasi berimbal hasil tinggi lewat penyelarasan...

Dony Oskaria Sambangi Kantor Menkeu, Utang KCIC Jadi Agenda Pembahasan Utama

Danantara Masuk ke Proyek Etanol, ini Alasannya 

ASPEK ID, JAKARtA - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan, keterlibatan masuk ke proyek etanol merupakan bagian...

KRL Anjlok Saat Masuk Stasiun Jakarta Kota

Beli KRL Eks Jepang, Danantara Bahas dengan Menhub

ASPEK.ID, JAKARTA -Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menyebutkan ada rencana pertemuannya dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In