• Latest
  • Trending
47 Dapur MBG Disetop, BGN Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Kasus Anoda Logam Disetop, KPK Terbitkan SP3 untuk Siman Bahar

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Kemenkes Ungkap 10-15% Jemaah Haji Alami Gangguan Mental

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

KPU Siapkan Dapil Khusus IKN untuk Pemilu 2029

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

Dari Mega hingga Yusril, Ini Ketum Parpol dengan Masa Jabatan Terpanjang

Dari Mega hingga Yusril, Ini Ketum Parpol dengan Masa Jabatan Terpanjang

JKA dan Solidaritas yang Retak

JKA dan Solidaritas yang Retak

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

by Muhammad Fadhil
April 26, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, POLITIK
47 Dapur MBG Disetop, BGN Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, (4/2/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

ASPEK.ID, JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago mendukung langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang menangguhkan operasional sekitar 1.700 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, Irma juga menyoroti dugaan praktik tidak sehat di tingkat koordinator wilayah (korwil).

“Saya setuju dan mendukung BGN men-suspend SPPG yang mengurangi manfaat, bukan itu saja, saya juga mendukung BGN men-suspend SPPG yang tidak memiliki IPAL dan tidak sesuai standar,” kata Irma, Minggu (26/4).

Irma menilai penindakan terhadap SPPG yang bermasalah belum cukup. Ia meminta BGN turut menindak tegas para korwil yang diduga “bermain mata” dan melindungi dapur MBG yang tidak memenuhi standar.

BacaJuga

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya minta BGN untuk memberhentikan korwil BGN yang main-main dengan SPPG, melindungi SPPG yang tidak berkualitas tapi mau nyogok mereka,” ucap dia.

Menurut Irma, praktik semacam itu bukan kasus tunggal. Ia menduga masih banyak korwil yang menjadi penyebab SPPG tidak layak tetap beroperasi.

“Korwil-korwil yang seperti ini banyak dan saya minta BGN tidak hanya beri sanksi tapi pecat jika main-main mata dengan SPPG yang tidak standar, tidak punya IPAL, dan mengurangi manfaat,” tuturnya.

Irma juga mempertanyakan bagaimana SPPG yang tidak memenuhi standar bisa tetap berjalan. Ia menduga ada relasi tidak sehat antara pengelola SPPG dan oknum korwil.

“Pertanyaannya kenapa yang nakal dan tidak sesuai standar bisa operasional? Ya karena main mata dengan korwilnya. Sederhana kan? Maka saya apresiasi BGN yang mulai berbenah dan mensuspend SPPG yang nakal-nakal tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto mengungkapkan bahwa sekitar 1.700 SPPG telah dihentikan sementara operasionalnya. Kebijakan ini diambil setelah ditemukan adanya pengurangan porsi dalam pelaksanaan program MBG.

“Ya kalau tidak salah ada 1.700-an SPPG ya yang sudah di-suspend oleh BGN ya untuk diperbaiki. Ya di sini adalah bentuk bagaimana keseriusan BGN untuk mengelola SPPG dengan berkualitas ya seperti spesifikasi standarisasi yang telah ditetapkan,” kata Aris kepada wartawan di acara APPMBGI National Summit, Jakarta Timur, Sabtu (25/4).

BGN disebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPPG yang disuspend sebelum diizinkan kembali beroperasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas program MBG agar tepat sasaran dan sesuai standar. []

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

ASPEK.ID, WASHINGTON - Insiden penembakan terjadi dalam acara White House Correspondents' Dinner yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Sabtu...

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

ASPEK.ID, YOGYAKARTA - Polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Sorosutan,...

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

ASPEK.ID, YOGYAKARTA - Polisi mengungkap dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Kronologi Penembakan di Washington Hilton yang dihadiri Donald Trump

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha Yogya

47 Dapur MBG Disetop, BGN Temukan Roti Berjamur hingga Lauk Basi

Irma Soroti Dugaan ‘Main Mata’ Korwil BGN di Balik SPPG Tak Standar

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In