• Latest
  • Trending
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Kasus Anoda Logam Disetop, KPK Terbitkan SP3 untuk Siman Bahar

Biaya Perjalanan Haji 2020 Tidak Naik

Kemenkes Ungkap 10-15% Jemaah Haji Alami Gangguan Mental

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

KPU Siapkan Dapil Khusus IKN untuk Pemilu 2029

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

Tekuk Malut United 2-0, Raickovic: Kami Tunjukkan Kualitas

Dari Mega hingga Yusril, Ini Ketum Parpol dengan Masa Jabatan Terpanjang

Dari Mega hingga Yusril, Ini Ketum Parpol dengan Masa Jabatan Terpanjang

JKA dan Solidaritas yang Retak

JKA dan Solidaritas yang Retak

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Nasib Pilot Belum Diketahui

Purnawirawan TNI Singgung Izin Terbang Militer AS hingga Misi Lebanon

Golkar-PKS Kompak Dukung Batas Jabatan Ketum Parpol 2 Periode

Golkar-PKS Kompak Dukung Batas Jabatan Ketum Parpol 2 Periode

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

Menhan Kumpulkan Purnawirawan TNI, Andika-Gatot Ikut Hadir

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

by Muhammad Fadhil
April 25, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral usai digerebek aparat kepolisian. Penggerebekan tersebut terjadi lantaran adanya dugaan penganiayaan kepada balita yang dititipkan di daycare tersebut. (Serly Putri Jumbadi/detikJogja)

ASPEK.ID, YOGYAKARTA – Dugaan penganiayaan terhadap balita di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Kota Yogyakarta menjadi sorotan. Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, bahkan telah digerebek aparat kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah orang tua mengungkap dugaan perlakuan tidak wajar yang dialami anak-anak mereka selama dititipkan di daycare tersebut.

Salah satu orang tua, Aldewa (30), warga Mergangsan, mengaku anaknya yang kini berusia tiga tahun telah dititipkan selama lebih dari enam bulan. Ia sempat menemukan lebam di tubuh anaknya.

BacaJuga

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

Kasus Anoda Logam Disetop, KPK Terbitkan SP3 untuk Siman Bahar

Kemenkes Ungkap 10-15% Jemaah Haji Alami Gangguan Mental

KPU Siapkan Dapil Khusus IKN untuk Pemilu 2029

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pernah ada lebam di lutut kanan. Waktu itu saya pikir karena jatuh atau terdorong temannya,” ujar Aldewa saat ditemui di Umbulharjo, Sabtu (25/4).

Selain itu, ia juga mengungkap perubahan perilaku anaknya yang kerap menangis saat hendak berangkat ke daycare. Namun, ia mengira hal tersebut masih tergolong wajar.

“Kalau pagi mau berangkat itu selalu nangis. Saya kira biasa, anak kecil memang kadang takut atau belum mau sekolah,” katanya.

Aldewa mengaku kesulitan menggali keterangan dari anaknya terkait dugaan kekerasan tersebut. Ia menyebut anaknya belum mampu bercerita secara jelas.

“Kalau saya tanya dipukul atau tidak, dia jawab tidak. Tapi di media sosial ramai disebut anak-anak seperti didoktrin untuk tidak bilang apa-apa,” ujarnya.

Meski begitu, ia berharap kasus ini bisa diusut tuntas.

“Kalau memang ada yang melakukan, harus dihukum. Tapi saya percaya tidak semuanya jahat,” sebutnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Sri (63), warga Kotagede. Ia mengaku cucunya yang berusia empat tahun pernah mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan saat berada di daycare tersebut.

“Terus dia (cucu) katanya dimasukkan ke kamar mandi, dikunci di kamar mandi. ‘Aku main nggak boleh, nggak boleh main. Terus aku dikunci di kamar mandi’,” ungkapnya.

Sri juga sempat mendapati pipi cucunya memerah saat dijemput, meski tidak mengetahui penyebab pastinya.

“Oh nggak luka, cuma merah saja (di pipi). Ditanya juga tidak mau jawab,” katanya.

Selama ini, ia mengaku tidak menaruh kecurigaan karena para pengasuh terlihat ramah saat berinteraksi langsung.

“Kalau ketemu baik sekali, tidak kelihatan ada apa-apa. Tapi ya saya kesel sekali kalau itu benar. Masa anak cucu saya diperlakukan begitu,” tegasnya.

Sementara itu, polisi telah melakukan penggerebekan di lokasi daycare pada Jumat (24/4) sore. Garis polisi pun telah dipasang di area tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya tindakan tersebut. Ia menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak kekerasan terhadap anak.

“Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo,” ujar Adrian.

Polisi menduga ada oknum pengelola yang melakukan tindakan melanggar hukum terhadap anak-anak yang dititipkan.

“Yang diduga kuat melakukan tindak pidana memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. []

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

ASPEK.ID, YOGYAKARTA - Polisi mengungkap dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak di tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo,...

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

ASPEK.ID, JAKARTA - Jakarta Pertamina Enduro memastikan diri menjadi juara Proliga 2026 usai mengalahkan Gresik Phonska Plus di grand final....

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

ASPEK.ID, JAKARTA - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M telah memasuki hari keempat. Hingga 23 April 2026, tercatat puluhan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Pengunjung Monas Dibatasi 200 Orang/Jam

Menteri BUMN Hijaukan Monas

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Fakta Baru Daycare Aresha: 53 Anak Diduga Jadi Korban, Ada yang Diikat

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Megawati Cs Bawa Pertamina Juara Proliga 2026 Usai Libas Phonska

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Update Haji 2026: 40 Kloter Sudah Terbang, Layanan Kesehatan Terus Dipantau

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In