• Latest
  • Trending
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Enam Calon Petugas Haji Dipulangkan karena tidak Jujur

Kemenhaj Ungkap Banyak Jemaah Haji Terjerat Utang demi Berangkat ke Tanah Suci

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya ‘Bernyanyi’ Lagi, Bongkar 41 Nama dalam Dugaan Korupsi MBG

2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sigi, 3 Warga Meninggal

2.319 Rumah Rusak Akibat Gempa M 6,7 di Sigi, 3 Warga Meninggal

Meksiko Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Meksiko Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Pendiri Pasar Muamalah Dinar-Dirham Jadi Tersangka

Bareskrim Tangkap Anak Buah Gembong Narkoba Fredy Pratama di Malaysia

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Roy Suryo Ditangkap, Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah Asli di Persidangan

RUPS PELNI Rombak Direksi, Budi Setyawan Jadi Direktur Utama

RUPS PELNI Rombak Direksi, Budi Setyawan Jadi Direktur Utama

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Juni 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

by Muhammad Fadhil
April 25, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Nestapa Anak di Daycare Aresha: Lebam sampai Dikunci di Kamar Mandi

Tempat penitipan anak (daycare) Little Aresha yang terletak di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral usai digerebek aparat kepolisian. Penggerebekan tersebut terjadi lantaran adanya dugaan penganiayaan kepada balita yang dititipkan di daycare tersebut. (Serly Putri Jumbadi/detikJogja)

ASPEK.ID, YOGYAKARTA – Dugaan penganiayaan terhadap balita di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Kota Yogyakarta menjadi sorotan. Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Umbulharjo, bahkan telah digerebek aparat kepolisian.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah orang tua mengungkap dugaan perlakuan tidak wajar yang dialami anak-anak mereka selama dititipkan di daycare tersebut.

Salah satu orang tua, Aldewa (30), warga Mergangsan, mengaku anaknya yang kini berusia tiga tahun telah dititipkan selama lebih dari enam bulan. Ia sempat menemukan lebam di tubuh anaknya.

BacaJuga

Kemenhaj Ungkap Banyak Jemaah Haji Terjerat Utang demi Berangkat ke Tanah Suci

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Gol Cepat Galarza Hancurkan Mimpi Turki di Piala Dunia 2026

Ditangkap di Malaysia, Frans Antoni Ternyata Lama Bersembunyi di Thailand

“Pernah ada lebam di lutut kanan. Waktu itu saya pikir karena jatuh atau terdorong temannya,” ujar Aldewa saat ditemui di Umbulharjo, Sabtu (25/4).

Selain itu, ia juga mengungkap perubahan perilaku anaknya yang kerap menangis saat hendak berangkat ke daycare. Namun, ia mengira hal tersebut masih tergolong wajar.

“Kalau pagi mau berangkat itu selalu nangis. Saya kira biasa, anak kecil memang kadang takut atau belum mau sekolah,” katanya.

Aldewa mengaku kesulitan menggali keterangan dari anaknya terkait dugaan kekerasan tersebut. Ia menyebut anaknya belum mampu bercerita secara jelas.

“Kalau saya tanya dipukul atau tidak, dia jawab tidak. Tapi di media sosial ramai disebut anak-anak seperti didoktrin untuk tidak bilang apa-apa,” ujarnya.

Meski begitu, ia berharap kasus ini bisa diusut tuntas.

“Kalau memang ada yang melakukan, harus dihukum. Tapi saya percaya tidak semuanya jahat,” sebutnya.

Keluhan serupa juga disampaikan Sri (63), warga Kotagede. Ia mengaku cucunya yang berusia empat tahun pernah mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan saat berada di daycare tersebut.

“Terus dia (cucu) katanya dimasukkan ke kamar mandi, dikunci di kamar mandi. ‘Aku main nggak boleh, nggak boleh main. Terus aku dikunci di kamar mandi’,” ungkapnya.

Sri juga sempat mendapati pipi cucunya memerah saat dijemput, meski tidak mengetahui penyebab pastinya.

“Oh nggak luka, cuma merah saja (di pipi). Ditanya juga tidak mau jawab,” katanya.

Selama ini, ia mengaku tidak menaruh kecurigaan karena para pengasuh terlihat ramah saat berinteraksi langsung.

“Kalau ketemu baik sekali, tidak kelihatan ada apa-apa. Tapi ya saya kesel sekali kalau itu benar. Masa anak cucu saya diperlakukan begitu,” tegasnya.

Sementara itu, polisi telah melakukan penggerebekan di lokasi daycare pada Jumat (24/4) sore. Garis polisi pun telah dipasang di area tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan adanya tindakan tersebut. Ia menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas dugaan tindak kekerasan terhadap anak.

“Benar, Satuan Reserse Polresta Jogja tadi (Jumat) sore baru saja melakukan penggerebekan sebuah tempat penitipan anak di daerah Umbulharjo,” ujar Adrian.

Polisi menduga ada oknum pengelola yang melakukan tindakan melanggar hukum terhadap anak-anak yang dititipkan.

“Yang diduga kuat melakukan tindak pidana memperlakukan anak secara diskriminatif atau menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran atau kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. []

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Enam Calon Petugas Haji Dipulangkan karena tidak Jujur

Kemenhaj Ungkap Banyak Jemaah Haji Terjerat Utang demi Berangkat ke Tanah Suci

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkap temuan adanya sejumlah jemaah haji Indonesia yang terpaksa berutang demi bisa...

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

ASPEK.ID - Tim nasional Jepang membuat Tunisia harus angkat koper dari Piala Dunia 2026 setelah menang besar 4-0 atas lawannya...

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

ASPEK.ID, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), Maman Abdurrahman, meninggal dunia pada Minggu (21/6). Kabar wafatnya...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Enam Calon Petugas Haji Dipulangkan karena tidak Jujur

Kemenhaj Ungkap Banyak Jemaah Haji Terjerat Utang demi Berangkat ke Tanah Suci

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Pesta Empat Gol Jepang Akhiri Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Kabar Duka, Eks Ketua Umum Persis Maman Abdurrahman Wafat

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

Frans Antony Kirim Ratusan Miliar ke Gembong Narkoba Fredy Pratama Selama 7 Tahun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In