ASPEK.ID, MURATARA – Korban tewas dalam kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki BBM di Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum), Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatra Selatan, bertambah menjadi 18 orang.
Korban terbaru diketahui merupakan penumpang yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Rupit. Korban meninggal bernama M Tahrul, warga Tegal.
“Jadi total korban meninggal dalam kecelakaan tersebut saat ini berjumlah 18 orang, satu korban kemarin meninggal yang masih dirawat di RSUD Rupit atas nama M Tahrul warga Tegal,” ujar Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang Kombes Budi Susanto, Sabtu (9/5).
Tim Disaster Victim Identification (DVI) sebelumnya menerima 16 kantong jenazah dari lokasi kejadian. Namun, setelah dilakukan pendalaman, petugas menemukan total ada 17 kantong jenazah.
Dari proses identifikasi itu, tim menemukan satu kantong jenazah berisi dua bagian tubuh yang saling menempel di area ketiak.
“Bagian tubuh saling menempel di bagian ketiak. Diduga bagian tubuh tersebut milik anak kecil,” katanya.
Budi mengatakan tim belum dapat memastikan identitas maupun jenis kelamin potongan tubuh tersebut karena kondisinya rusak parah. Sampel DNA pun hanya bisa diambil dari beberapa bagian tubuh tertentu.
“Kita hanya bisa mengambil dari beberapa bagian tubuh untuk pemeriksaan sampel. Tapi dari situ kita bisa menduga bahwa temuan satu body part diduga anak-anak yang mungkin usianya di bawah 5 tahun,” jelasnya.
Saat ini, proses identifikasi korban masih terus dilakukan. Tim DVI mengumpulkan data antemortem dari keluarga korban, baik yang datang langsung ke posko maupun melalui layanan hotline.
“Untuk informasi keluarga korban saat ini masuk melalui layanan hotline bagi keluarga yang tidak dapat hadir langsung maupun yang datang langsung untuk menyerahkan data-data pendukung di pos antemortem,” ujarnya.
Meski begitu, sejumlah barang yang ditemukan di tubuh korban seperti gigi, properti, dan aksesori belum bisa dijadikan dasar penetapan identitas.
Kecelakaan maut itu terjadi di Jalinsum Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Muratara, Rabu (6/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Bus ALS bernomor polisi BK 7451 DL bertabrakan dengan truk tangki BBM dari arah berlawanan.
Polisi menduga kecelakaan bermula saat sopir bus berupaya menghindari lubang di jalan hingga kendaraan berpindah jalur dan menghantam truk tangki. Sopir bus termasuk salah satu korban tewas dalam insiden tersebut.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya mengatakan penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Polisi telah melakukan olah TKP bersama Ditlantas, laboratorium forensik, dan tim Traffic Accident Analysis (TAA). []
























