ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, menyebabkan ratusan warga kehilangan tempat tinggal.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat mencatat sebanyak 620 jiwa dari 330 kepala keluarga (KK) terdampak akibat peristiwa tersebut.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat Syarifudin mengatakan para korban berasal dari sejumlah RT di dua wilayah RW yang terdampak kebakaran.
“Terdapat kurang lebih 620 jiwa yang kehilangan tempat tinggal,” kata Syarifudin, Selasa (2/6).
Ia merinci, sebanyak 500 jiwa berasal dari RT 12 hingga RT 16 RW 4. Sementara 120 jiwa lainnya berasal dari RT 01 sampai RT 03 RW 5, Kelurahan Kebon Kosong.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Selain akses menuju lokasi yang sempit, banyak warga yang memadati area kebakaran sehingga menghambat pergerakan petugas.
“Tidak hanya itu sebagian penghuni juga berhamburan untuk menyelamatkan harta bendanya masing-masing,” ujarnya.
Petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.00 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman lima menit kemudian. Api baru berhasil dilokalisasi pada pukul 23.30 WIB setelah puluhan unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.
“Kami mendapatkan informasi pada pukul 21.00 WIB dan petugas bisa lokalisir pada jam 23.30 WIB. Sedangkan operasi pemadaman selesai pukul 04.15 WIB,” katanya.
Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 175 personel dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api hingga proses pendinginan selesai pada dini hari. []
























