ASPEK.ID, JAKARTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sedikitnya tiga warga mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiyansyah mengatakan para korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.
“Korban luka, 3 orang dengan perincian 2 orang di RS Hermina Kemayoran dan 1 orang dirujuk ke RSCM,” kata Agung kepada wartawan, Selasa (2/6).
Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
“Penyebab kebakaran diduga dari korsleting arus listrik,” ujarnya.
Data sementara menunjukkan sekitar 250 rumah hangus dilalap api. Akibatnya, sebanyak 330 kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api selama sekitar tujuh jam. Informasi kebakaran pertama kali diterima pada Senin (1/6) pukul 20.55 WIB. Operasi pemadaman dimulai pukul 21.05 WIB dan dinyatakan selesai pada Selasa (2/6) pukul 04.15 WIB.
“Situasi/status kebakaran: pemadaman selesai,” tulis command center Damkar Jakarta.
“Pengerahan unit/personel: 35 unit/175 personel,” tambahnya.
Hingga kini, petugas masih mendata dampak kebakaran, termasuk kerugian materiil dan kemungkinan adanya korban lainnya.
Sementara itu, pemerintah menyiapkan lokasi pengungsian sementara bagi warga terdampak di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Suaeb. Lokasi tersebut digunakan untuk pendataan sekaligus penyaluran bantuan.
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, mengatakan fasilitas pengungsian telah disiapkan bersama sejumlah instansi terkait.
“Tempat pengungsian sementara disiapkan agar warga tidak berkumpul di jalan dan bisa beristirahat, beserta dengan logistik yang disiapkan BPBD bekerja sama dengan Dinas Sosial, PMI, dan Baznas,” jelas Safrizal.
Sebanyak tiga tenda pengungsian dari Dinas Sosial DKI Jakarta telah didirikan di lokasi. Selain itu, kendaraan logistik milik BPBD, PMI, dan sejumlah pihak terkait juga telah diterjunkan untuk membantu kebutuhan warga.
Pendataan sementara mencakup warga terdampak di dua RW, yakni RW 04 yang meliputi RT 12, RT 13, RT 14, RT 15, dan RT 16, serta RW 05 yang mencakup RT 01, RT 02, dan RT 03.
























