ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang diberhentikan dari jabatan tersebut.
Pengumuman pengangkatan Nanik disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (2/6).
“Bapak Presiden memutuskan mengangkat Saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru,” kata Prasetyo.
Lantas, siapa Nanik S. Deyang?
Nanik lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Sebelum berkiprah di dunia politik dan pemerintahan, ia mengawali karier sebagai jurnalis. Berdasarkan informasi di laman resmi BGN, Nanik mulai bekerja sebagai wartawan Persda Kompas pada 1989.
Kariernya kemudian berkembang ke dunia media dan korporasi. Ia pernah menjabat sebagai CEO Kresna Media dan Majalah Prospektif. Nanik juga tercatat pernah menjadi Direktur MNC pada periode 2005-2009.
Sebelum dipercaya memimpin BGN, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan. Ia juga aktif dalam Tim Pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 serta menjadi Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang bergerak membantu masyarakat rentan.
Pada 17 September 2025, Nanik resmi dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Kini, ia naik jabatan menjadi Kepala BGN setelah mendapat kepercayaan langsung dari Presiden Prabowo.
Selain itu, Nanik juga menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero). Pengangkatan tersebut dilakukan melalui keputusan pemegang saham yang ditetapkan pada 12 Juni 2025.
Di bidang penghargaan, Nanik menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama dari Presiden pada Agustus 2025. Penghargaan itu diberikan bersama puluhan tokoh lainnya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/TK/Tahun 2025.
Dengan latar belakang di dunia jurnalistik, media, korporasi, hingga pemerintahan, Nanik kini mengemban tugas memimpin Badan Gizi Nasional dan melanjutkan berbagai program strategis di bidang pemenuhan gizi masyarakat. []
























