• Latest
  • Trending
PBNU Buka Suara soal Ponpes di Pati Ditutup Permanen

Bupati Lombok Barat Kurban Sapi dari Hasil Suap, PBNU Angkat Bicara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Menko Yusril: Wapres Gibran Atasan Kami

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Tiga Pertimbangan KPU Keabsahan Syarat Dokumen Gibran

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Gempa M 7,7 Goyang Panama, Presiden Umumkan ini Bencana Besar

Gempa M 7,7 Goyang Panama, Presiden Umumkan ini Bencana Besar

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Pakar IPB:Rajin Minum Kopi Turunkan Risiko Penyakit Liver

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Survei: Pertamina BUMN yang Paling Diingat Publik

Garuda Indonesia Masih Layani Penerbangan Domestik

Dirut Garuda Diganti Momentum Pembenahan Manajemen, Masih Rugi Rp2,03 T

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Dukung MotoGP Mandalika 2026, Pelindo Marine Perkuat Konektivitas Maritim Lombok

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

Tim Gabungan Gerebek Dua Sarang Narkoba di Jakbar, 24 Orang Diamankan

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

Ini Instruksi Prabowo kepada Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama

Djaka Budhi: Cukai Minuman Manis Ditargetkan Berlaku 2027

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Oktober 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bupati Lombok Barat Kurban Sapi dari Hasil Suap, PBNU Angkat Bicara

by Muhammad Fadhil
Juli 24, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
PBNU Buka Suara soal Ponpes di Pati Ditutup Permanen

Ahmad Fahrur Rozi. Foto: PBNU

ASPEK.ID, JAKARTA – Ketua PBNU Ahmad Fahrur Rozi atau Gus Fahrur angkat bicara terkait dugaan suap yang menjerat Bupati Lombok Barat (Lobar) Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Salah satu bentuk dugaan gratifikasi yang disorot ialah pemberian sapi kurban dari pihak perusahaan.

Gus Fahrur menilai, apabila benar sapi tersebut diberikan sebagai bagian dari praktik suap, maka hewan kurban itu tidak layak digunakan untuk kepentingan ibadah. Menurutnya, tindakan suap merupakan perbuatan yang diharamkan dalam ajaran agama.

“Kalau benar sapi itu memang merupakan pemberian dari pihak perusahaan sebagai hewan kurban dalam rangka suap, tentu hal itu sangat memprihatinkan. Suap adalah perbuatan haram dan tidak boleh dibungkus dengan ibadah,” kata Gus Fahrur kepada wartawan, Jumat (24/7/2026).

BacaJuga

Menko Yusril: Wapres Gibran Atasan Kami

Tiga Pertimbangan KPU Keabsahan Syarat Dokumen Gibran

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Gempa M 7,7 Goyang Panama, Presiden Umumkan ini Bencana Besar

Pakar IPB:Rajin Minum Kopi Turunkan Risiko Penyakit Liver

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Gus Fahrur meminta semua pihak mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga ada putusan berkekuatan hukum tetap.

Namun, apabila dalam persidangan terbukti sapi kurban tersebut berasal dari praktik suap, ia meminta Lalu Ahmad Zaini segera bertaubat sekaligus mengembalikan hak yang diterimanya secara tidak sah.

“Jika terbukti (sapi kurban) berasal dari suap, maka wajib bertaubat dan mengembalikan hak tersebut sesuai ketentuan hukum,” ucapnya.

KPK Ungkap Dugaan Suap Rp 1,6 Miliar

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap Lalu Ahmad Zaini diduga menerima suap dalam bentuk uang, barang, hingga berbagai fasilitas dengan total nilai sekitar Rp 1,6 miliar.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan dugaan penerimaan tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

“Selain dugaan konflik kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa pada proyek-proyek di Dinas PUPRPKP dan dinas-dinas lainnya, LAZ juga diduga menerima sejumlah uang, barang, ataupun fasilitas dari Alvonsus Gani selaku Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument. PT MSI merupakan vendor PT AMGM, yang merupakan perusahaan air minum daerah di Lombok Barat,” ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Menurut KPK, PT Meconel Sistim Instrument (MSI) merupakan pelaksana proyek tata kelola air bersih di Lombok Barat dengan nilai kontrak mencapai Rp 27,1 miliar. Penyidik menduga perusahaan tersebut secara berkala memberikan uang maupun fasilitas kepada Lalu Ahmad Zaini selama proyek berlangsung.

Kasus dugaan korupsi ini masih terus didalami KPK, termasuk menelusuri seluruh bentuk pemberian yang diduga diterima oleh Bupati Lombok Barat dari pihak rekanan proyek.

Berikut rinciannya:

  • Satu unit mobil merek Toyota Alphard senilai Rp 1,2 miliar;
  • Satu pasang sepatu merek Hermes senilai Rp 19 juta;
  • Akomodasi perjalanan LOP-JKT (Bupati sering kali melakukan perjalanan Lombok-Jakarta PP);
  • Uang tunai sekurang-kurangnya senilai Rp 380 juta;
  • Satu unit telepon genggam merek iPhone 17 Pro senilai Rp 26 juta;
  • Satu ekor sapi kurban senilai Rp 17 juta.


KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka ialah:

  1. Lalu Ahmad Zaini selaku Bupati Lombok Barat
  2. Sudirman selaku Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat (PT AMGM)
  3. Alvonsus Gani selaku Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (PT MSI).

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Menko Yusril: Wapres Gibran Atasan Kami

    ASPEK.ID, JAKARTA - Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra  menjelaskan tidak bisa dan tidak layak mengomentari putusan Mahkamah...

OTT KPK, Wahyu Setiawan Berharta Rp 12,8 Miliar

Tiga Pertimbangan KPU Keabsahan Syarat Dokumen Gibran

  ASPEK.ID, JAKARTA - Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin menjelaskan, bahwa dalam proses verifikasi dokumen persyaratan bakal pasangan calon saat...

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

Avianca Alami Turbulensi, 8 Penumpang Terluka

  ASPEK.ID, AMERIKA  - Sedikitnya delapan penumpang terluka karena maskapai Avianca mengalami turbulensi hingga pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In