• Latest
  • Trending
Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Dituduh Lakukan 200 Pelanggaran UU

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

34% Pasien Covid-19 di ICU Penderita Kencing Manis

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Kapal Pembawa 11 Turis Asing Hilang Kontak di Gorontalo

Basarnas Kekurangan Anggaran Rp 2,29 T untuk Operasi SAR 2027

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kyohei Yoshino Jadi Bek Dadakan di Persija

Kalau Korporasi Hancur, Retail Juga akan Hancur

RAPBN 2027 Dibawa ke Paripurna Pekan Depan

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Jaksa Penuntut Nadiem Dipromosi Jadi Kajari Jakut

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Dari Bendungan hingga Labuan Bajo, Jejak Jokowi yang Sulit Dipisahkan dari NTT

Jokowi Jelaskan Riwayat Pendidikan Gibran

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

by Aspek
Agustus 10, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Jakarta – Ekspor produk nikel Indonesia berpotensi berkurang hingga 5 juta ton pada 2026 ini. Penurunan tersebut dipicu pengetatan produksi bijih nikel yang membuat pasokan bahan baku ke smelter dan refinery semakin terbatas.

Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) Arif Perdana Kusumah mengatakan, sejumlah smelter nikel saat ini telah menghentikan atau mengurangi produksi. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi persoalan keuangan internal perusahaan, tetapi juga terbatasnya pasokan bijih nikel dan bahan penunjang produksi. Karena itu, FINI mendukung revisi RKAB atau relaksasi kuota produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan riil smelter dan refinery.

BacaJuga

Wapres Gibran Tinjau Warga Terdampak Banjir Solok, Prioritaskan Pemulihan Lahan Pertanian

Komdigi akan Matikan Internet Nasional Selama Tiga Hari itu Hoaks

Starbucks Tutup 250 Gerai Pekan Ini

20 Juta Warga Indonesia Sakit Diabetes, Nomor  5 Terbanyak di Dunia

Jokowi: Semua Bekerja Keras Agar PSI Lolos PT 5-7 Persen

DPR Setujui Anggaran Giant Sea Wall Rp481 Miliar

Menurut Arif, tambahan kuota tidak diberikan secara berlebihan, melainkan diprioritaskan bagi fasilitas pengolahan yang masih mengalami kekurangan bahan baku.

“Tambahan kuota perlu diprioritaskan untuk smelter atau refinery yang terintegrasi dengan ekosistem kawasan industri dan investasi hilir,” kata Arif dikutip dari kontan, Minggu (9/8).

Menurut dia, prioritas tersebut diarahkan pada industri hilir seperti baja tahan karat, sulfat, prekursor, katoda, hingga baterai. Dengan demikian, tambahan pasokan bijih nikel dapat langsung menopang investasi dan kapasitas pengolahan di dalam negeri.

FINI masih menunggu kepastian persetujuan tambahan kuota produksi bijih nikel melalui revisi RKAB 2026. Kepastian tersebut dinilai penting bagi pelaku industri untuk menentukan rencana produksi dan kebutuhan bahan baku.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance – Green Transition Initiative (Indef-GTI) Imaduddin Abdullah memperkirakan pasokan bijih nikel masih akan ketat pada semester II-2026.

Setelah proses pengajuan revisi RKAB berlangsung pada Juli, pemerintah dinilai perlu memberikan kepastian mengenai waktu serta besaran kuota yang disetujui.

“Pabrik harus mengetahui berapa bijih yang tersedia untuk menentukan rencana produksi, pembelian bahan baku, kontrak penjualan, dan kebutuhan pekerja,” ujar Imaduddin.

Menurut dia, ketidakpastian selama beberapa bulan menimbulkan biaya bagi perusahaan. Kondisi tersebut dapat mengganggu penyusunan rencana produksi meski pada akhirnya pemerintah memberikan tambahan kuota.

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

    ASPEK.ID, NEW YORK - Delegasi Indonesia walk out dari Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New...

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Pidato Trump di Sidang PBB Bilang Terima Kasih ke Indonesia

    ASPEK.ID, AMERIKA -  Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan terima kasih ke Indonesia, saat pidato di Sidang Majelis...

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas strategis diterapkan guna membenahi...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In