• Latest
  • Trending
Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Foto Lawas Messi dan Bayi Yamal Viral Lagi, Kini Bertemu di Final Piala Dunia

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Akta Kelahiran, Layanan Publik Terintegrasi

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Ekonom: Kelas Menengah Makin Sulit Punya Rumah

76 Tahun Indonesia dan Harapan Para Tokoh Bangsa

Kuota Undangan HUT RI untuk Warga di Istana Ditambah 3.400 Kursi

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Resmi Berlaku! MBG Wajib Habis Maksimal 4 Jam dan Dilarang Dibawa Pulang

Eks Menag Yaqut Menghilang dari Rutan, KPK Beri Penjelasan

Jaksa KPK: Yaqut Siapkan Rp 17,8 M untuk Pengaruhi Pansus Haji DPR

Bangun Smelter Terbesar di Dunia, Freeport Rogoh 600 Juta Dolar

Freeport Gelontorkan Rp 71,2 T untuk Tambang Kucing Liar di Papua

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Naik Lagi, Harga 1 Gram Kini Rp2,71 Juta

Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca

Suhu Juli 2026 Pecahkan Rekor Terpanas Sejak 1991, Ini Penjelasan BMKG

Panduan Lengkap Ibadah Ramadan & Idulfitri 1442 H/2021

Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 M di Kasus Kuota Haji

Kenapa Investor Tak Tertarik Investasi Hulu Migas?

Harga Minyak Indonesia Turun, Pasokan Dunia Membaik

3 WNI ABK Hilang di Selat Hormuz Usai Kapal Tenggelam, Ini Kata Kemlu

Selat Hormuz Mau Dibuka, Iran Minta AS Penuhi 5 Syarat

Persita Rekrut Gelandang asal Spanyol Tyronne del Pino

Persita Rekrut Gelandang asal Spanyol Tyronne del Pino

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

by Aspek
Agustus 10, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Ekspor Nikel Indonesia Bisa Berkurang 5 Juta Ton pada 2026

Jakarta – Ekspor produk nikel Indonesia berpotensi berkurang hingga 5 juta ton pada 2026 ini. Penurunan tersebut dipicu pengetatan produksi bijih nikel yang membuat pasokan bahan baku ke smelter dan refinery semakin terbatas.

Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) Arif Perdana Kusumah mengatakan, sejumlah smelter nikel saat ini telah menghentikan atau mengurangi produksi. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi persoalan keuangan internal perusahaan, tetapi juga terbatasnya pasokan bijih nikel dan bahan penunjang produksi. Karena itu, FINI mendukung revisi RKAB atau relaksasi kuota produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan riil smelter dan refinery.

BacaJuga

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Akta Kelahiran, Layanan Publik Terintegrasi

Ekonom: Kelas Menengah Makin Sulit Punya Rumah

Kuota Undangan HUT RI untuk Warga di Istana Ditambah 3.400 Kursi

Resmi Berlaku! MBG Wajib Habis Maksimal 4 Jam dan Dilarang Dibawa Pulang

Jaksa KPK: Yaqut Siapkan Rp 17,8 M untuk Pengaruhi Pansus Haji DPR

Freeport Gelontorkan Rp 71,2 T untuk Tambang Kucing Liar di Papua

Menurut Arif, tambahan kuota tidak diberikan secara berlebihan, melainkan diprioritaskan bagi fasilitas pengolahan yang masih mengalami kekurangan bahan baku.

“Tambahan kuota perlu diprioritaskan untuk smelter atau refinery yang terintegrasi dengan ekosistem kawasan industri dan investasi hilir,” kata Arif dikutip dari kontan, Minggu (9/8).

Menurut dia, prioritas tersebut diarahkan pada industri hilir seperti baja tahan karat, sulfat, prekursor, katoda, hingga baterai. Dengan demikian, tambahan pasokan bijih nikel dapat langsung menopang investasi dan kapasitas pengolahan di dalam negeri.

FINI masih menunggu kepastian persetujuan tambahan kuota produksi bijih nikel melalui revisi RKAB 2026. Kepastian tersebut dinilai penting bagi pelaku industri untuk menentukan rencana produksi dan kebutuhan bahan baku.

Direktur Institute for Development of Economics and Finance – Green Transition Initiative (Indef-GTI) Imaduddin Abdullah memperkirakan pasokan bijih nikel masih akan ketat pada semester II-2026.

Setelah proses pengajuan revisi RKAB berlangsung pada Juli, pemerintah dinilai perlu memberikan kepastian mengenai waktu serta besaran kuota yang disetujui.

“Pabrik harus mengetahui berapa bijih yang tersedia untuk menentukan rencana produksi, pembelian bahan baku, kontrak penjualan, dan kebutuhan pekerja,” ujar Imaduddin.

Menurut dia, ketidakpastian selama beberapa bulan menimbulkan biaya bagi perusahaan. Kondisi tersebut dapat mengganggu penyusunan rencana produksi meski pada akhirnya pemerintah memberikan tambahan kuota.

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kemendagri:  Kota Besar di Dunia Berlomba  Terapkan TI

Indonesia Masuk Negara Internet Termurah di Dunia

Jakarta - Indonesia masuk dalam jajaran negara dengan internet termurah di dunia pada 2026. Berdasarkan laporan terbaru Broadband Genie yang...

Sampah Jakarta 9.059 Ton/Hari, Mayoritas Sisa Makanan

Sampah Bungkus Mi Instan dari Indonesia Ditemukan di Afrika

Jakarta - Sampah yang dibuang sembarangan dapat terbawa aliran sungai menuju laut, lalu hanyut mengikuti arus hingga mencapai negara lain...

Bahlil: Mayoritas Cuan Hilirisasi Nikel Lari ke Asing

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku pernah diperingatkan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In