• Latest
  • Trending
Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

BPS: Faktor Ekonomi di 17 Provinsi Tumbuh di Atas Nasional

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Biaya Haji 2027 yang Ditanggung Jamaah Rp54,6 Juta

Harga BBM Pertamax Turun Jadi Rp 11.800 Per Liter Mulai 1 Februari

Pertamina Siapkan 7 SPBU di Jalan ke Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Survei: 6 dari 10 Warga Ingin Program MBG Dilanjutkan

Akhirnya, Corina Pulang Kampung

Harimau Sumatra di Seluruh Dunia Hanya Tersisa Sekitar 400 Ekor

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

Dolar AS Makin Kuat Setelah The Fed Naikkan Suku Bunga

BI: Cadangan Devisa RI US$146,5 Miliar per September 2026 Turun Dibandingkan Agustus

Wapres Gibran Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Wapres Gibran Dukung Pengembangan Produk Kreatif Para Wirausahawan Muda

Letjen Iwan Setiawan Gantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad

Letjen Iwan Setiawan Gantikan Mohammad Fadjar sebagai Pangkostrad

Prabowo Sebut Alasan Kumpulkan 800 Pati TNI dan Polri di Istana

Prabowo Sebut Alasan Kumpulkan 800 Pati TNI dan Polri di Istana

Anak Usaha Garuda Ekspansi ke Oman, Dapat Izin Rawat Pesawat 20 Tahun

Anak Usaha Garuda Ekspansi ke Oman, Dapat Izin Rawat Pesawat 20 Tahun

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Diputar Saat Mau Pidato, Bahlil Tepok Jidat

Bahlil Bocorkan Tiga Menteri di Bawah Kemenko Hilirisasi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

by Muhammad Fadhil
Agustus 12, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

Ilustrasi penipuan. Foto: Harianjogja.com

ASPEK.ID, TANGSEL – Seorang wanita lanjut usia berinisial I (70) menjadi korban penipuan dengan modus mengaku sebagai mantan tahanan KPK. Akibat aksi tersebut, korban kehilangan uang dan mobil Toyota Fortuner miliknya dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 300 juta.

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap dua tersangka, yakni pria berinisial A (38) dan EJ (45). Keduanya ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian di wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan aksi penipuan itu terjadi pada Senin (3/8/2026) di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

BacaJuga

BPS: Faktor Ekonomi di 17 Provinsi Tumbuh di Atas Nasional

Biaya Haji 2027 yang Ditanggung Jamaah Rp54,6 Juta

Pertamina Siapkan 7 SPBU di Jalan ke Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Survei: 6 dari 10 Warga Ingin Program MBG Dilanjutkan

Harimau Sumatra di Seluruh Dunia Hanya Tersisa Sekitar 400 Ekor

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

“Pelaku A berperan dengan mengaku sebagai mantan tahanan KPK dan menyampaikan kepada korban bahwa dirinya memiliki aset pribadi yang telah disita oleh KPK senilai kurang lebih Rp 3 miliar,” kata Boy kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Untuk meyakinkan korban, tersangka EJ kemudian berperan sebagai pegawai KPK. Keduanya mengaku tengah berupaya mencairkan aset tersebut dan membutuhkan sejumlah biaya pengurusan.

Korban yang percaya kemudian menyerahkan uang Rp 35 juta. Pelaku juga menawarkan kerja sama dengan iming-iming keuntungan dari pencairan aset tersebut.

“Pelaku kemudian menyampaikan kepada korban bahwa aset tersebut bisa dicairkan namun memerlukan biaya pengurusan sebesar Rp 100 juta,” ujarnya.

Korban Dikunci di Kamar Mandi

Kapolsek Serpong Kompol Suhardono mengatakan pelaku bahkan menyewa sebuah apartemen untuk korban. Korban dibuat percaya bahwa keesokan harinya mereka akan bersama-sama menuju kantor KPK untuk mengurus pencairan aset.

Namun, rencana tersebut ternyata merupakan bagian dari modus pelaku.

“Saat korban selesai membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi, tersangka A kemudian membawa kunci berikut dokumen dan handphone. Jadi tersangka A ini setelah korban terkunci di kamar mandi, itu ditinggal dengan membawa sejumlah barang-barang milik korban,” tuturnya.

Korban yang menyadari dirinya dikunci di kamar mandi langsung meminta pertolongan. Dia berulang kali memukul pintu dan berteriak.

Setelah sekitar satu jam, petugas apartemen yang mendengar permintaan tolong korban akhirnya berhasil membuka pintu kamar mandi dan mengevakuasinya.

Polisi kemudian mengecek rekaman CCTV di sejumlah titik apartemen. Dari rekaman tersebut, tersangka A terlihat membawa tas milik korban dan membawa kabur mobil Toyota Fortuner berwarna putih milik korban.

“Saat diperiksa petugas melalui CCTV di beberapa titik, terekam bahwa tersangka A membawa tas korban serta KR roda empat Fortuner warna putih milik korban. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian ini di Polsek Serpong atas kerugian korban mengalami kerugian materil kurang lebih Rp 300 juta,” jelasnya.

Ditangkap di Cianjur

Setelah menerima laporan, polisi langsung melakukan penyelidikan. Kurang dari 24 jam, petugas berhasil menangkap A dan EJ di wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Mereka dijerat dengan Pasal 447 KUHP dan/atau Pasal 446 KUHP dan/atau Pasal 492 KUHP.

Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap orang yang mengaku memiliki akses ke lembaga negara, termasuk KPK, terlebih jika meminta uang dengan alasan biaya pengurusan aset.

“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga ataupun institusi negara. Dan jangan percaya kepada orang yang menjanjikan aset atau keuntungan atau keuntungan lainnya dengan meminta sejumlah uang sebagai biaya pengurusan,” pungkasnya. []

Komentar
Share10Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

PTPN Siap Pasok 1 Juta Ton Sawit ke PLN

BPS: Faktor Ekonomi di 17 Provinsi Tumbuh di Atas Nasional

  ASPEK.ID, JAKARTA - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan pertumbuhan ekonomi nasional dasarnya merupakan akumulasi dari kinerja ekonomi di...

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Biaya Haji 2027 yang Ditanggung Jamaah Rp54,6 Juta

    ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH)...

Harga BBM Pertamax Turun Jadi Rp 11.800 Per Liter Mulai 1 Februari

Pertamina Siapkan 7 SPBU di Jalan ke Mandalika Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

      ASPEK.ID, JAKARTA - VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan  menyatakan pihaknya menyiagakan sejumlah SPBU...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In