• Latest
  • Trending
Kandidat Kuat Direktur Utama Garuda Indonesia

BEI Pantau Saham GIAA di Tengah Rencana Merger Garuda dan Pelita Air

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Indonesia Borong 36 Jet Tempur Rafale dan 8 F-15EX

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

Komisi III DPR Minta Jaksa Agung Tegur JPU Kasus ABK Fandi Ramadhan

Komisi III DPR Uji 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, dari Rp 300 T Jadi Rp 28 T

Aura Dara Aceh di Negeri Ginseng

Aura Dara Aceh di Negeri Ginseng

BPK Temukan Masalah di Pelindo, Pupuk Kaltim dan Indofarma

BPK: Government 5.0 Salah Satu Kunci Indonesian Emas 2045

Airlangga Pastikan Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya, Ini Alasan Pemerintah

Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

Lansia di Tangsel Ditipu Pria Ngaku Eks Tahanan KPK, Fortuner Dibawa Kabur

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok Barat

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam, Cek Daftar Lengkapnya!

Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah di Puncak Papua

Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah di Puncak Papua

Baru 36,6 Persen, Realisasi Anggaran PEN Rp254,4 Triliun

Airlangga Dorong UMKM Terima  Peserta MagangHub, Gaji 6 Bulan Ditanggung Pemerintah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

BEI Pantau Saham GIAA di Tengah Rencana Merger Garuda dan Pelita Air

by Aspek
Agustus 12, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN
Kandidat Kuat Direktur Utama Garuda Indonesia

Dok. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Jakarta – Emiten maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) masuk daftar saham dalam pemantauan Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat adanya peningkatan harga saham yang diluar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Berdasarkan data BEI, harga saham GIAA pada perdagangan kemarin, Selasa (11/8/2026), ditutup di level Rp77 per lembar setelah dibuka dengan harga Rp78 per lembar.

Dengan posisi harga penutupan tersebut, pergerakan harga saham GIAA sejak awal tahun 2026 terkoreksi 19,79%, tetapi dalam sebulan terakhir melesat 48,08%. BEI yang menempatkan saham GIAA ke dalam daftar UMA pada Selasa (11/8/2026) tersebut bertepatan dengan perkembangan terbaru rencana merger Garuda Indonesia Group dan PT Pelita Air Service.

BacaJuga

OJK Tetapkan Alex Jadi Komisaris BEI

Jelang HUT ke-81 RI, 2 Rafale Indonesia Unjuk Aksi di Langit Istana

Komisi III DPR Uji 14 Calon Hakim Agung dan Ad Hoc MA

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, dari Rp 300 T Jadi Rp 28 T

Aura Dara Aceh di Negeri Ginseng

BPK: Government 5.0 Salah Satu Kunci Indonesian Emas 2045

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Styawan melalui pengumuman Peng-UMA-00239/BEI.WAS/08-2026 menyebut bahwa pihak Bursa memantau saham GIAA lantaran adanya kenaikan harga saham yang tidak wajar.

Meski demikian, pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham GIAA yang di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity,” ujar Endra dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (12/8/2026).

Dia mengatakan bahwa Bursa tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham GIAA. Selain itu, dia menghimbau para investor untuk memperhatikan jawaban manajemen GIAA atas permintaan konfirmasi Bursa.

Tak hanya itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja dan keterbukaan informasi GIAA. Kemudian diharapkan agar investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi apabila belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Investor juga dihimbau agar mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan keputusan investasi.

Corporate Secretary Group Head Garuda Indonesia Andreas Tumpal H. Hutapea mengatakan bahwa kajian konsolidasi masih berlangsung dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis. Pembahasan tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem penerbangan nasional sekaligus mendukung keberlanjutan agenda transformasi Garuda Indonesia.

‘Rencana konsolidasi yang melibatkan Garuda Indonesia Group dan Pelita Air saat ini masih berada dalam tahap kajian dan pembahasan pada tingkat pemegang saham dan bersama para pihak terkait, sesuai dengan kewenangan masing-masing,” kata Andreas dalam keterbukaan informasi, Senin (10/8/2026).

Dia menegaskan hingga saat ini belum terdapat keputusan final terkait bentuk maupun mekanisme konsolidasi antara Garuda Indonesia Group dan Pelita Air.

Menurut dia, proses kajian dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

Dengan demikian, belum ada perubahan terhadap kegiatan operasional Garuda Indonesia maupun agenda transformasi yang tengah dijalankan perseroan.

“Sampai dengan saat ini belum terdapat keputusan final mengenai bentuk maupun mekanisme konsolidasi tersebut,” ujarnya.

Rencana penerbangan maupun komitmen pelayanan perseroan juga belum mengalami perubahan akibat proses kajian konsolidasi tersebut.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Angkasa Pura II Sediakan Bilik Penyemprotan Disinfektan Berjalan

AP Merger, InJourney Jadi Operator Bandara Terbesar di Dunia

Jakarta -  BUMN Holding Pariwisata dan Aviasi, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengungkap potensi pengembangan bisnis non penerbangan...

BUMN: Pelita Gantikan Garuda

Pelita Air Tambah Rute Baru Penerbangan Langsung Jakarta-Kendari-Jakarta

PT Pertamina (Persero) terus mendorong anak usahanya untuk agresif meningkatkan value perusahaan. Salah satu strateginya adalah dengan berekspansi melalui aksi...

Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Penjelasan Garuda Bakal Gabung ke InJourney

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk jelaskan rencana penggabungan perusahaan ke PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau Holding BUMN Industri Aviasi dan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In