• Latest
  • Trending
Daftar Komorbid yang Tak Boleh Disuntik Vaksin

Risiko Stroke Meningkat Menjelang Pagi, Begini Penjelasannya

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK OTT Dosen Teladan Unsoed

Gibran Naik Motor Temui Korban Gempa di NTT

Gibran Naik Motor Temui Korban Gempa di NTT

Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Statusnya Sudah Terdakwa

Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Statusnya Sudah Terdakwa

Dony Oskaria: BUMN Karya: Utang Banyak, Anak Usaha Bermasalah

Danantara Ingin Percepat Skema Merger PTPP

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK OTT Rektor Unsoed, 14 orang Ditangkap, 9 Diperiksa di Jakarta

Asuransi Jasindo Jamin 66.352 Ha Tanah

Taiwan Tawarkan Indonesia Pertanian Cerdas

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Rektor Unsoed

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK

Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terjaring OTT KPK

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Bantah Ada OTT di Bogor

Polri Pastikan Proses Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Dilaksanakan Transparan

Daftar Polisi di Aceh yang Terima Pin Emas dan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Pascakerusuhan 15 Agustus

Pusat Data Indonesia Dukung Ekonomi Digital

Pusat Data Indonesia Dukung Ekonomi Digital

2 Prajurit TNI Penurun Bendera Bulan Bintang di Aceh Naik Pangkat Luar Biasa

2 Prajurit TNI Penurun Bendera Bulan Bintang di Aceh Naik Pangkat Luar Biasa

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Risiko Stroke Meningkat Menjelang Pagi, Begini Penjelasannya

by Muhammad Fadhil
Agustus 21, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE, NEWS
Daftar Komorbid yang Tak Boleh Disuntik Vaksin

Pasien stroke. (Foto: Internet)

ASPEK.ID, JAKARTA – Stroke bisa terjadi kapan saja. Namun, sejumlah penelitian dan pengamatan medis menunjukkan serangan stroke cukup sering terjadi pada pagi hari, terutama pada orang dengan tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Kondisi ini berkaitan dengan ritme alami tubuh atau circadian rhythm. Saat tidur di malam hari, tekanan darah biasanya menurun karena tubuh berada dalam fase istirahat. Menjelang pagi, tekanan darah kembali meningkat untuk mempersiapkan tubuh beraktivitas.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Melisa Aziz, SpJP, mengatakan lonjakan tekanan darah pada pagi hari perlu diwaspadai, khususnya pada penderita hipertensi.

BacaJuga

KPK OTT Dosen Teladan Unsoed

Gibran Naik Motor Temui Korban Gempa di NTT

Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Statusnya Sudah Terdakwa

Danantara Ingin Percepat Skema Merger PTPP

KPK OTT Rektor Unsoed, 14 orang Ditangkap, 9 Diperiksa di Jakarta

Taiwan Tawarkan Indonesia Pertanian Cerdas

“Pada malam hari tekanan darah memang turun saat tubuh beristirahat. Namun sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 dini hari, tekanan darah mulai meningkat kembali. Pada penderita hipertensi yang tidak terkontrol, kenaikan ini bisa meningkatkan risiko stroke di pagi hari,” ujar dr Melisa, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, peningkatan tekanan darah tersebut dapat memengaruhi kondisi pembuluh darah dan mengganggu aliran darah menuju otak.

Kenapa Stroke Bisa Terjadi Pagi Hari?

Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu sehingga jaringan otak tidak mendapat pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup. Gangguan itu bisa disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) maupun pecahnya pembuluh darah di otak (stroke hemoragik).

Saat suplai darah terhenti, sel-sel otak mulai mengalami kerusakan hanya dalam hitungan menit. Karena itu, stroke termasuk kondisi gawat darurat yang membutuhkan penanganan secepat mungkin.

Semakin cepat pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit, semakin besar peluang untuk mengurangi kerusakan otak dan meningkatkan proses pemulihan.

Gejala stroke pada pagi hari pada dasarnya sama seperti serangan stroke yang terjadi pada waktu lain. Tanda-tanda yang paling mudah dikenali dapat diingat melalui metode FAST:

* Face: salah satu sisi wajah tampak turun atau mencong.

* Arm: salah satu lengan terasa lemah atau sulit diangkat.

* Speech: bicara menjadi pelo, tidak jelas, atau sulit berbicara.

* Time: segera cari pertolongan medis jika gejala muncul.

Dokter saraf Weill Cornell Medical Center New York, Dr Baxter Allen, menegaskan waktu menjadi faktor yang sangat menentukan dalam penanganan stroke.

“Jika wajah tampak turun sebelah, lengan melemah saat diangkat, atau ada perubahan pada kemampuan bicara, waktu menjadi sangat penting. Segera minta bantuan medis,” ujarnya seperti dikutip dari Health Matters.

Allen menyarankan pasien segera dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans agar pemeriksaan dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Gejala Stroke Saat Baru Bangun Tidur

Pada sebagian orang, stroke baru disadari ketika bangun tidur. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:

* Sulit memahami pembicaraan atau berbicara.

* Bingung secara tiba-tiba.

* Penglihatan buram atau ganda.

* Kesulitan berjalan atau kehilangan keseimbangan.

* Pusing mendadak disertai sakit kepala hebat.

Pada kasus yang lebih berat, stroke juga bisa disertai mual, muntah, kejang, hingga penurunan kesadaran.

Penderita hipertensi menjadi kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami stroke, terutama jika tekanan darah tidak terkontrol. Karena itu, menjaga tekanan darah tetap stabil melalui pengobatan, pola makan sehat, olahraga, dan pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menurunkan risiko serangan stroke, termasuk pada pagi hari. []

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Daftar Komorbid yang Tak Boleh Disuntik Vaksin

Kanker, Stroke, & Jantung Penyedot Terbesar Uang BPJS Kesehatan

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan kanker merupakan salah satu penyakit yang paling tinggi bebani Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS)...

Daftar Komorbid yang Tak Boleh Disuntik Vaksin

Mulailah Periksa Kolesterol di Usia 20 Tahun

Banyak penyakit serius karena kolesterol yang tinggi  ketika menumpuk di pembuluh darah dan menyempitkan pembuluh darah hingga mempengaruhi aliran darah....

Kerja Shift Malam Picu Gangguan Jantung

ASPEK.ID, JAKARTA-   Melansir dari The Health Site, Rabu (18/8/2021), peneliti menemukan beberapa hal terkait dengan sistem shift malam, antara lain:...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In