• Latest
  • Trending
Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri

Wika Beton Raup Laba Bersih Rp 510 Miliar di 2019

WIKA Beton Pamer Rumah Tahan Gempa di Danantara Housing Expo 2026.

Ketum PBNU Dipilih  oleh AHWA Tidak Lagi One Man One Vote

Ketum PBNU Dipilih  oleh AHWA Tidak Lagi One Man One Vote

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kabut Asap Ancam Kesuburan Pria

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

SIG: Bangun Rumah Tipe 36 Hanya 30 Hari dengan Bata Interlock Presisi

Panglima Jilah Usul ke Prabowo Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

Panglima Jilah Usul ke Prabowo Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

13 Kejahatan Masuk RUU Perampasan Aset

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Gempa NTT: 111 Orang Meninggal, 9.278 Gempa Susulan

Merdeka Run 2026, 12 Ribu Pelari Lintasi Rute 8 Km di Jakarta

Merdeka Run 2026, 12 Ribu Pelari Lintasi Rute 8 Km di Jakarta

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Status Tanggap Darurat Gempa NTT Diperpanjang hingga 12 September 2026

OJK Usul Kepemilikan Asing di Perusahaan Asuransi Naik Jadi 99%

OJK Usul Kepemilikan Asing di Perusahaan Asuransi Naik Jadi 99%

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

10 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Sembunyikan Pisau di Sepatu, WNI Bakal Diadili di Pengadilan Singapura

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 30, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri

by Aspek
Agustus 30, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi di Bandara Adi Soemarmo Solo, hendak terbang ke Lampung, Jumat (26/6) pagi. (Tara Wahyu NV/detikJateng).

 

 

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyoroti fenomena orang yang merasa dirinya paling pintar, tetapi justru mengabaikan adab, sopan santun, dan tata krama dalam kehidupan bermasyarakat. Joko Widodo Presiden mengingatkan kepintaran tidak seharusnya menjadi alasan bagi seseorang untuk merendahkan orang lain. Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul ke-8 Al-Maghfurlah KH Musyafa Ali di Pondok Pesantren Al-Falah Kebumen Jawa Tengah pada Sabtu (29/8/2026).

BacaJuga

WIKA Beton Pamer Rumah Tahan Gempa di Danantara Housing Expo 2026.

Ketum PBNU Dipilih  oleh AHWA Tidak Lagi One Man One Vote

SIG: Bangun Rumah Tipe 36 Hanya 30 Hari dengan Bata Interlock Presisi

Panglima Jilah Usul ke Prabowo Warga Dayak Bertato Bisa Daftar TNI-Polri

13 Kejahatan Masuk RUU Perampasan Aset

Update Gempa NTT: 111 Orang Meninggal, 9.278 Gempa Susulan

 

Dalam sambutannya, Jokowi mengutip petuah Jawa, “Lamun siro pinter, ojo minteri”. Secara sederhana, petuah tersebut mengandung pesan agar seseorang yang memiliki kepandaian tidak merasa paling hebat atau menunjukkan kecerdasannya secara berlebihan.

 

“Sekarang ini, yang belum pintar saja sudah merasa pintar banyak. Bisa dilihat di televisi waktu debat, pinter-pinteran bicara. Ya meskipun pintar jangan dipamerkan,” kata Jokowi disadur dari kompas.

 

Menurut Jokowi, fenomena tersebut semakin mudah ditemui dalam kehidupan saat ini, terutama ketika banyak orang memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat di hadapan publik. Ia mengingatkan seseorang yang benar-benar memiliki ilmu tidak perlu terus-menerus menunjukkan kelebihannya kepada orang lain.

Sebaliknya, kepandaian seharusnya diwujudkan melalui sikap yang memberikan manfaat. Jokowi menyinggung pentingnya kerendahan hati bagi orang yang memiliki pengetahuan dan kemampuan.

“Pinter meneng, malah medeni (pintar kalau diam malah menakutkan),” ujar Jokowi dalam sambutan itu. Menurut dia, seseorang yang memiliki ilmu tidak perlu merasa bahwa dirinya paling benar atau paling memahami segala persoalan.

Sikap merasa paling pintar justru dapat memunculkan kesombongan dan membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk menghargai pendapat orang lain.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai adab ketimuran yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Ia menilai, sopan santun dan tata krama tidak boleh hilang, termasuk ketika seseorang berbicara atau menyampaikan pendapat di ruang publik.

“Adab ketimuran, sopan santun, tata krama, Dilihat jutaan orang kok tidak mengerti,” katanya.

Jokowi mengatakan, seseorang yang berbicara di hadapan banyak orang seharusnya memberikan contoh yang baik. Setiap perkataan yang disampaikan, menurut dia, dapat memengaruhi orang lain, terutama apabila disaksikan oleh masyarakat dalam jumlah besar.

Dia mengingatkan agar tokoh publik maupun siapa pun yang memiliki pengaruh tidak menjadikan ruang publik sebagai tempat untuk saling mencaci, menghina, atau merendahkan orang lain.

“Mestinya kalau kita dihadiri orang banyak itu menyampaikan hal yang baik supaya orang mengikuti kita menjadi baik,” ujar Jokowi. Ia menyayangkan apabila seseorang yang memiliki kepintaran justru menggunakan kemampuan berbicaranya untuk menunjukkan keunggulan diri atau menyerang orang lain. Menurut Jokowi, kehidupan masyarakat saat ini sudah dihadapkan pada berbagai persoalan dan tantangan. Karena itu, tidak perlu lagi menambah masalah melalui sikap saling mencaci maupun mempertontonkan kesombongan. “Ada saja. Tolong dijaga. Adab ketimuran kita ada di mana, sopan santun kita ada di mana, tata krama kita ada di mana,” katanya.

 

 

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Saksi Pernikahan Sesprinya, Jokowi Saksi Pernikahan Mempelai Perempuan

  ASPEK.ID, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri prosesi akad nikah Kasesprinya, Rizky Irmansyah, di Jakarta Convention Center (JCC),...

Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Statusnya Sudah Terdakwa

Hakim Tolak Praperadilan Dokter Tifa, Statusnya Sudah Terdakwa

  ASPEK.ID, JAKARTA - Hakim Tunggal, Sulistyo Muhammad Dwi Putro menolak praperadilan yang diajukan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dalam...

Jokowi-Gibran Apit Prabowo di HUT RI

Istana Jelaskan Posisi Duduk Jokowi Sejajar dengan Prabowo-Gibran Saat HUT RI

  ASPEK.ID, JAKARTA- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberi penjelasan mengenai posisi duduk Presiden Prabowo Subianto yang sejajar dengan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In