ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan Jalan Tol Trans Sumatra tersambung penuh dari Lampung hingga Aceh paling lambat pada 2028. Saat ini pemerintah masih menuntaskan sejumlah ruas yang menjadi mata rantai terakhir koridor utama Tol Trans Sumatra.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan prioritas pemerintah saat ini adalah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Betung-Tempino-Jambi yang menghubungkan Sumatra Selatan dengan Jambi. Ruas tersebut dinilai menjadi proyek strategis sebelum pembangunan dilanjutkan ke wilayah lain di Pulau Sumatra.
“Fokusnya sekarang menyelesaikan Betung-Tempino-Jambi. Setelah itu baru dilanjutkan,” kata Dody usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
Dody mengungkapkan pemerintah tengah merampungkan desain akhir untuk pembangunan ruas-ruas yang akan menghubungkan Tol Trans Sumatra hingga Aceh. Finalisasi desain ditargetkan selesai pada tahun ini.
Menurutnya, apabila proses tersebut berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik ruas lanjutan bisa dimulai pada 2027.
“Final desain mudah-mudahan selesai tahun ini. Harapannya tahun depan sudah mulai pekerjaan fisik untuk menyambungkan koridor sampai Aceh,” ujarnya.
Pemerintah pun memasang target penyelesaian konektivitas Tol Trans Sumatra dari Lampung hingga Aceh pada 2028. Meski begitu, Dody menilai realisasi target tersebut tetap bergantung pada sejumlah faktor, termasuk volume lalu lintas dan perkembangan kawasan penunjang di sepanjang jalur tol.
Ia menyebut pembangunan pelabuhan di sejumlah titik juga diperkirakan akan mendorong pertumbuhan trafik, sehingga berpotensi mempercepat penyelesaian proyek.
“Targetnya paling lambat 2028. Tapi tentu bergantung pada banyak hal, termasuk trafik. Kalau pengembangan pelabuhan berjalan, mungkin saja penyelesaiannya bisa lebih cepat,” pungkasnya.
Sejumlah ruas Tol Trans Sumatra yang tersisa:
Tol Medan – Binjai – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau
Tol Kisaran – Tebing Tinggi – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
Tol Sigli – Banda Aceh – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh
Tol Binjai – Langsa – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Aceh dan Sumatera Utara
Tol Bukittinggi – Padang Panjang – Lubuk Alung – Padang – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat
Tol Pekanbaru – Bangkinang – Payakumbuh – Bukittinggi – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau
Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar – Prapat – Tarutung – Sibolga – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Utara
Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan
Tol Jambi – Rengat – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Jambi dan Riau
Tol Rengat – Pekanbaru – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Riau
Tol Simpang Indralaya – Muara Enim – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan
Tol Lubuk Linggau – Curup – Bengkulu – bagian dari Trans Sumatera Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu
Tol Kayu Agung – Palembang – Betung Provinsi Sumatera Selatan
Ruas-ruas Jalan Tol Trans Sumatra yang Sudah Beroperasi:
Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (140 Km)
Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 Km)
Tol Palembang – Indralaya (22 Km)
Tol Indralaya – Prabumulih (64 Km)
Tol Betung – Jambi Seksi 3 (Bayung Lencir – Tempino) (52,1 Km)
Tol Bengkulu – Taba Penanjung (16,7 Km)
Tol Pekanbaru – Dumai (132 Km)
Tol Medan – Binjai (17 Km)
Tol Binjai – Pangkalan Brandan (58 Km)
Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar (55,4 Km)
Tol Padang – Sicincin (35,4 Km)
Tol Indrapura – Kisaran (48 Km)
Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Sinaksak (91 Km)
Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2-6 (49 Km)












