• Latest
  • Trending
Ada Arif Budimanta hingga Ari Dwipayana, Jokowi Angkat Lagi 7 Staf Khusus

Ada Arif Budimanta hingga Ari Dwipayana, Jokowi Angkat Lagi 7 Staf Khusus

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Kemayoran, 33 Unit Damkar Dikerahkan

Dua Pemicu Dominan Kebakaran di Jakarta

Menteri PU Targetkan Tol Trans Sumatra Tersambung Paling Lambat 2028

Menteri PU Targetkan Tol Trans Sumatra Tersambung Paling Lambat 2028

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup di Level 6.595

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Wakapolda Dekananto Ikut Naik Pangkat Jadi Irjen

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Wakapolda Dekananto Ikut Naik Pangkat Jadi Irjen

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Kericuhan 27 Agustus

RI Belum Swasembada Garam, Ini Penyebabnya

RI Target Stop Impor Garam pada 2029

5 Holding BUMN Belum Gandeng Ditjen Pajak

DJP Bongkar Modus Perusahaan Baja Hindari Pajak

RI Belum Swasembada Garam, Ini Penyebabnya

RI Bidik Stop Impor Garam pada 2029, Produksi Digenjot hingga 5 Juta Ton

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah Jadi 566 Orang

Jaksa Agung di HUT Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu, Saatnya Bangkit!

Jaksa Agung di HUT Kejaksaan: Badai Pasti Berlalu, Saatnya Bangkit!

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Kementerian LH Segel 21 Perusahaan karena Karhutla

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prabowo Minta Karhutla Padam dalam 2 Minggu

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, September 2, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ada Arif Budimanta hingga Ari Dwipayana, Jokowi Angkat Lagi 7 Staf Khusus

by Zamzami Ali
November 22, 2019
in NEWS, POLITIK
Ada Arif Budimanta hingga Ari Dwipayana, Jokowi Angkat Lagi 7 Staf Khusus

Presiden Jokowi saat memperkenalkan 7 Staf Khusus Presiden dari kalangan millenial di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019). [Foto: Setkab]

ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengangkat lagi 7 (tujuh) orang Staf Khusus Presiden (SKP). Hal itu dikatakan Presiden usai memperkenalkan 7 orang Staf Khusus Presiden dari kalangan millenial di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11) sore.

“Tambahannya ada Pak Arif Budimanta. Yang baru siapa lagi? (Dini Purwono, red),” kata Presiden Jokowi menjawab wartawan saat memperkenalkan 7 SKP dari kalangan millenial itu.

Dari SKP yang lama, menurut Presiden Jokowi, masih ada Sukardi Rinakit, Ari Dwipayana dan Diaz Hendropriyono. Selain itu, sudah ada 2 (dua) SKP yang lebih dulu ditetapkan, yaitu Fadjroel Rahman (Juru Bicara Presiden) dan Anggit Nugroho.

BacaJuga

Dua Pemicu Dominan Kebakaran di Jakarta

Menteri PU Targetkan Tol Trans Sumatra Tersambung Paling Lambat 2028

IHSG Berakhir di Zona Merah, Ditutup di Level 6.595

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Wakapolda Dekananto Ikut Naik Pangkat Jadi Irjen

Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Kericuhan 27 Agustus

RI Target Stop Impor Garam pada 2029

Adapun mengenai pembagian bidang-bidangnya, menurut Presiden Jokowi, ini kerja barengan. Hanya tadi Mbak Angkie (Angkie Yudistia, red), khusus untuk juru bicara bidang sosial. “Saya tambahi tugas itu,” ucap Presiden.

Tidak Full Time

Mengenai 7 (tujuh) SKP millenial, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa mereka tidak full time, karena mereka sudah memiliki kegiatan dan masing-masing memiliki pekerjaan.

“Yang bisa nanti mingguan, bisa.. tidak haruskan ketemu, enggak, enggak harus ketemu, tapi minimal 1 minggu, 2 minggu pasti ketemu. Kan tidak harus harian ketemu, tapi bahwa masukan itu setiap jam, setiap menit kan bisa saja,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga menjelaskan, bahwa penunjukan para SKP itu tidak pernah mendadak. Sudah berapa tahun sebelumnya, Presiden mengaku berbicara dengan mereka dan itu, kemudian sudah berapa bulan saya tidak berbicara dengan mereka dalam rangka mempersiapkan ini.

“Enggak pernah saya yang namanya ndadakan, enggak pernah. Prosesnya berapa lama tanyakan langsung ke beliau-beliau,” tegas Presiden Jokowi.

Komentar
Share62Tweet39SendShareShare11Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Stafsus Presiden: RI Harus Rebut Peluang Pemulihan Ekonomi Global

ASPEK.ID, JAKARTA - Staf Khusus Presiden, Arif Budimanta mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi RI yang kembali ke level positif yakni sebesar...

Staf Khusus Presiden Jokowi, Diaz Hendropriyono Positif Covid-19

ASPEK.ID, JAKARTA - Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen, Diaz Hendropriyono positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Hal itu disampaikan Diaz melalui...

Bahas Percepatan Vaksinasi Disabilitas, Stafus Presiden Temui Sultan HB X

Bahas Percepatan Vaksinasi Disabilitas, Stafus Presiden Temui Sultan HB X

ASPEK.ID, JAKARTA - Staf Khusus (Stafsus Presiden) Angkie Yudistia melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya (kunker) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In