• Latest
  • Trending
Duduk di Antara Ganjar dan Erick, Rais Aam PBNU: Panitia Porseni Top Markotop

Ada yang Cemburu pada Erick Thohir?

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/26

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Trump Ngaku Minyak Venezuela Jadi ‘Modal’ Perang Lawan Iran

Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp658,7 Miliar, Siap Ekspor Semen ke AS

Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp658,7 Miliar, Siap Ekspor Semen ke AS

Dua Gardu Induk di Aceh Masih Tahap Penormalan Pascablackout Sumatera

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Jakarta Besok

Banggar DPR Tolak Pangkas Subsidi BBM

Ramai Isu Pembatasan Pertalite per 1 Juni 2026, Ini Penjelasan Pertamina

Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Cekcok dengan Trump Soal Perang Iran

Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Cekcok dengan Trump Soal Perang Iran

PLN Pinjam  Rp8,5 Triliun dari ADB

Penjelasan PLN Soal Pemadaman Listrik Berjam-jam di Sumatera

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

DSI Resmi Meluncur Pekan Depan, Kantornya di Gedung Danantara

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ada yang Cemburu pada Erick Thohir?

by REDAKSI
Februari 11, 2023
in NEWS, OPINI
Duduk di Antara Ganjar dan Erick, Rais Aam PBNU: Panitia Porseni Top Markotop

Oleh: Zulfata
Direktur Lembaga Inovasi Indonesia (LII)

Siapa menyangka, kedekatan Erick Thohir menjadikannya viral di ruang publik, terutama bagi relawan politik yang barangkali berbeda haluan dengan politik Erick. Melalui viralnya konten yang dialamatkan untuk Erick tersebut secara langsung menyulut berbagai kritikan dan dukungan terhadap Erick itu sendiri.

Posisi Erick sebagai steering committee pada peringatan satu abad NU tahun 2023 dianggap telah menjadi pemicu utama bagi sekelompok relawan politik yang sedang “menyerang” Erick dalam bentuk berbagai konten, narasi hingga framing kecurigaan tanpa dasar yang jelas.

BacaJuga

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/26

Trump Ngaku Minyak Venezuela Jadi ‘Modal’ Perang Lawan Iran

Solusi Bangun Indonesia Catat Laba Rp658,7 Miliar, Siap Ekspor Semen ke AS

Advertisement. Scroll to continue reading.

Misalnya, terdapat beberapa sikap relawan politik kreatif dari koalisi tertentu yang seolah-olah memposisikan dirinya sebagai agen pencerahan politik bagi publik dengan memakai seragam dukungan terhadap kelompok tertentu pula. Dalam konten tersebut, ia merumus dan membingkai kecurigaan tanpa dasar serta dangkal dan lucu.

Uniknya, pada saat ia berusaha untuk menyebutkan bahwa perkembangan politik Indonesia semakin dangkal, praqmatisme dan instan, tanpa disadarinya pula, melalui framing narasi yang dibangun di atas justru menampakkan posisi relawan politik tersebut sedang mengalami kecemburuanya terhadap kedekatan Erick dengan NU saat ini, atau tepatnya kemampuan Erick dapat menjadi bintang dalam perayaan satu abad NU menjadikan kelompok-kelompok tertentu menyikapinya dengan konten-konten yang tidak mendewasakan perbedaaan politik publik.

Benar bahwa menjelang puncak pelaksanaan pilpres 2024, ada ada saja keanehan perilaku relawan politik, ada yang menyerang dengan alasan bukan pilihannya, ada yang berusaha mencari cari kesalahan lawannya sementara kesalahan kelompoknya tidak disukainya untuk juga buka ke ruang publik. Sehingga bukan saja para sosok petarung capres atau cawapres yang berusaha memanfaatkan ormas atau partai politik tertentu, tetapi juga para relawan tertentu juga tampak sedang memanfaatkan momen pilpres 2024 sebagai kekonyolannya dalam menyampaikan argumentasi di ruang publik.

Disadari atau tidak, terkadang yang membuat politik Indonesia menjadi gaduh dan bising serta tak mendewasakan juga disebabkan oleh relawan politik yang hanya bermodalkan perangkat media sosial seadanya dan kemudian menebar analisis politik yang seolah-olah ia pakar dan paham perilaku lawan politiknya.

Alih-alih untuk memperbaiki cara menyerang lawan politik secara elegan, justru yang terjadi adalah mempertontonkan dagelan dan kebodohan dari relawan politik itu sendiri.

Sebagai seorang yang terus mencermati gelagat relawan politik dan iklim berpolitik menuju pilpres 2024, adalah sesuatu yang lucu ketika ada barisan kelompok yang mendukung sosok tertentu yang hanya jago dalam membolak-balikkan fakta melalui kata-kata, bahkan sosok yang ia dukung tersebut juga bagian dari kekuatan besar yang berada di ketiak apa yang disebut sebagai politik pragmatisme itu sendiri.

Memang perilaku atau analisis politik relawan politik atau buzzer akhir-akhir ini semakin lucu dan konyol tingkahnya. Lucu dan konyol karena kesalahan lawan politik di seberang lautan ia nyatakan mampu melihatnya, namun kesalahan sosok yang didukungnya berada di lubang hidungnya justru tak mampu diciumnya.

Maraknya fenomena relawan politik seperti inilah sejatinya patut dihindari oleh publik. Keberadaan relawan politik seperti ini tanpa disadari justru akan semakin memperkeruh dan menghambat terjadinya proses pendewasaan perbedaan politik kewargaan.

Barangkali, posisi Erick yang masih diserang karena kelompok tertentu tak mampu sedekat NU dengan Erick, ketidakmampuan kelompok tersebut tentunya dapat dipertanyakan, apakah kelompok politik tersebut tidak memiliki reputasi? Apakah tidak memiliki prestasi? Atau karena tidak memiliki cara yang bijaksana untuk menjadi bagian penting dari NU? Sungguh perilaku orang-orang cemburu terhadap prestasi orang lain sulit mengakui kelebihan yang dimiliki oleh orang yang berada di luar lingkaran politiknya.

Terlepas dari kepentingan apapun, secara objektif dapat dipahami bahwa dengan viralnya video berdurasi singkat terkait kritikan yang dialamatkan untuk Erick karena menjadi bintang di hari puncak perayaan NU, adalah sebuah perilaku yang tidak mendidik publik secara elegan, namun justru menaburkan prasangka buruk dan kekerdilan berpolitik.

Diakui atau tidak, saat ini memang ada barisan politik tertentu yang sedang cemburu bahkan tidak menyukai ketika Erick berada pada posisi strategis dalam simpul-simpul politik nasional di negeri ini, termasuk atas keberadaan Erick yang tampak semakin mesra dengan NU.

Pertanyaan lanjutannya adalah apakah kedekatan tersebut tidak boleh terjadi di tubuh NU? Bukankah NU adalah ormas keagamaan yang siap bersinergi dengan siapapun atas nama memperjuangkan cita-cita negara Indonesia? Lantas mengapa api cemburu terus membakar sekelompok politik dari poros tertentu.

Tanpa menjawab rentetan pertanyaan di atas secara fokus, perlu digarisbawahi adalah peran relawan politik sejatinya bukanlah tidak perlu, tetapi bukan berarti kehadiran relawan politik justru menjadi panggung bagi eksisnya sikap politik kekanak-kanakan, terbakar api cemburu dan kemudian tidak menentu membangun narasi untuk melemparkan noda terhadap orang lain. Bukankah kita saat ini sedang berjuang untuk semakin hadir dan kuatnya pemilih rasional? Bukankah saat ini kita menginginkan pencerdasan politik di Indonesia terus berlangsung? Untuk menuju kesana, salah satu jalannya adalah dewasa dalam menjadi relawan politik, akui prestasi yang dicapai oleh lawan politik meskipun itu menyakitkan.

Komentar
Share34Tweet22SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

ASPEK.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut negaranya tengah membahas insentif perdamaian dengan Iran setelah konflik kedua negara...

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

ASPEK.ID, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufida atau Gus Hilman, dikabarkan telah melewati masa kritis usai...

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

ASPEK.ID, JAKARTA - Sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla 2026 yang sempat ditangkap pasukan Israel dijadwalkan tiba...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Pelindo Marine Hidupkan Kembali Semangat Pelaut Majapahit di Sekolah

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Pengamat:  Erick Perkuat Basis Suara Prabowo di Luar Jawa

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Erick Thohir Shalat di Kamar Soekarno

Erick Thohir: Jaga Islam Jaga Indonesia

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Trump Sebut Kesepakatan AS-Iran Segera Rampung, Selat Hormuz Bakal Dibuka Lagi

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Anggota DPR Gus Hilman Lewati Masa Kritis Usai Kecelakaan di Tol Paspro

Militer Israel Tangkap 2 Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan ke Gaza

9 WNI Korban Penangkapan Israel Tiba di RI Sore Ini

Adam Alis Kubur Asa Persija Raih Gelar Juara

Persib Bandung Juara BRI Super League 2025/26

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In