• Latest
  • Trending
Jadi Klaster Covid-19, 52 Kantor di Jakarta Ditutup

Indonesia Terancam Resesi pada 2022

Survei SMRC: Hanya 13,5 Persen Warga Nilai Kondisi Politik Nasional Baik

Survei SMRC: Hanya 13,5 Persen Warga Nilai Kondisi Politik Nasional Baik

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Lebih dari Rp4 M

SMRC Ungkap Hampir Separuh Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

SMRC Ungkap Hampir Separuh Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Kepuasan terhadap Kinerja Prabowo Merosot 30 Persen, Survei SMRC Ungkap Penyebabnya

KEK Arun dan Green Data Centre

Kapal Tenggelam di Selat Bangka, Stok dan Distribusi LPG Dipastikan Aman

Jaga Ketahanan Energi, 45,9 Ribu Metrik Ton LPG dari AS Tiba di PT Pertamina Patra Niaga

RI Tawarkan Investasi Data Center ke China

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Pertamina & Pelita Air Jual Produk UMKM di PAS Sky Shop

RNI Ajak Milenial Jadi Petani Tebu

Indonesia Siap Olah 1 Juta Ton Tebu Jadi Bioetanol

Mengintip Kesiapan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1, Akses Pendukung Mudik Lebaran 2026

Kementerian PU: 4 Jalan Tol Bisa Mendarat Pesawat Tempur

Piala Presiden 2026 Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Piala Presiden 2026 Tumbuhkan Ekonomi Rakyat

Harga Emas Antam Minggu di Rp 2,612 Juta/Gram

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Juli 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia Terancam Resesi pada 2022

by Zamzami Ali
Agustus 29, 2021
in EKONOMI
Jadi Klaster Covid-19, 52 Kantor di Jakarta Ditutup

Pemandangan Kota Jakarta. [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir mengemukakan, resesi kedua kalinya mengancam Indonesia pada 2022 setelah utang Indonesia melejit mencapai Rp8.124 triliun atau setara 45,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Bila sudah melebihi 45 persen biasanya akan sulit kembali ke angka 30 persen, batas pskologis yang diterapkan Menteri Keuangan.

“Besar kemungkinan pada 2022, kita akan mengalami resesi lagi karena ruang fiskal makin menyempit,” kata Hafisz dalam siaran persnya dikutip, Minggu (29/8/2021).

BacaJuga

SMRC Ungkap Hampir Separuh Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

Indonesia Siap Olah 1 Juta Ton Tebu Jadi Bioetanol

Harga Emas Antam Minggu di Rp 2,612 Juta/Gram

Intip Bisnis Hotman Paris  dari Vila ke Hotel

Perta Arun Gas Jadi Pusat Re-Ekspor LNG Terbesar Dunia

AS Patok Tarif RI 10%, Purbaya ini Kabar Bagus

Pada tahun 2023 nanti, pemerintah tidak bisa lagi menggunakan fasilitas defisit 6 persen, karena undang-undang mengatur bahwa 2023 defisit harus terkendali dan kembali ke 30 persen dari PDB.

Baca juga: Berhasil Jauhi Resesi, Ini 6 Tantangan Ekonomi Indonesia ke Depan

Pada 2023, anggaran kian ketat. Pemerintah harus mampu membangkitkan ekonomi nasional pada 2021 dan 2022. Dengan menyempitnya fiskal, sambung Hafisz, pembangunan bisa tersendat.

Di sinilah diprediksi terjadi kebijakan uang ketat, karena penerimaan negara separuh lebih digunakan untuk membayar utang plus bunga jatuh tempo.

Ini menyempitkan ruang fiskal dan efeknya tentu mengurangi penyerapan tenaga kerja. Besar kemungkinan pertumbuhan ekonomi akan mengalami kontraksi kembali.

Politisi PAN ini melanjutkan, kelak 50 persen penerimaan negara akan digunakan untuk baayar utang dan bunganya yang jatuh tempo. Pertumbuhan utang faktanya melesat meninggalkan pertumbuhan ekonomi.

Akibatnya, laju pertumbuhan utang lebih tinggi daripada pertumbuhan GDP. Debt to GDP Ratio setiap tahun mengalami kenaikan.

“Pada 2014 mencapai 24.68 persen, kemudian 2018 sekitar 30.23 persen, lalu 2020 sebesar 39.39 persen, dan akhir Juli 2021 mencapai, 43.28 persen,” tutupnya.

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Modifikasi Cuaca di IKN Kurangi Hujan 97%

IKN & PSN Jadi Katalis Ekonomi Kaltim 2024 Tumbuh 6,3%

Kaltim -  Perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan akan tumbuh hingga 6,30% (yoy) pada akhir tahun 2024.  Kepala Kantor Perwakilan Bank...

Usai Dilantik, Mendag  Cek Harga ke Pasar

RI Deflasi 3 Bulan Beruntun, Bisa Resesi

Jakarta -  Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat Indonesia mengalami deflasi 0,18 persen pada Juli 2024 secara bulanan. Plt Kepala...

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

Ekonomi Indonesia Triwulan I-2024 Tumbuh Hingga 5,11 Persen

Presiden Jokowi meresmikan Indonesia Digital Test House (IDTH) di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT) di Kota Depok, Provinsi Jawa...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Rombak Direksi, PT Timah Kini Punya Wadirut

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Buruh akan Gelar Demo Besar Hingga Mogok Makan, Tuntut Kenaikan Upah 10,5 Persen

Erick Thohir: 65% Dana Pensiun di BUMN Bermasalah

Erick Thohir:  Polusi Udara Masalah Serius, BUMN Tanam 100 Ribu Pohon

Survei SMRC: Hanya 13,5 Persen Warga Nilai Kondisi Politik Nasional Baik

Survei SMRC: Hanya 13,5 Persen Warga Nilai Kondisi Politik Nasional Baik

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu, Sita Uang Tunai Lebih dari Rp4 M

SMRC Ungkap Hampir Separuh Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

SMRC Ungkap Hampir Separuh Warga Nilai Kondisi Ekonomi Nasional Buruk

Prabowo Sedih Copot Dadan Cs dari BGN

Kepuasan terhadap Kinerja Prabowo Merosot 30 Persen, Survei SMRC Ungkap Penyebabnya

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In