Sejumlah keberangkatan kereta api (KA) dari Stasiun Surabaya Pasar Turi dibatalkan akibat luapan air di jalur KA lintas utara, Pekalongan, Jawa Tengah. Banjir terjadi di beberapa titik sejak Kamis (15/1) dan masih berlangsung hingga Minggu (18/1) pagi. Selain itu, dua perjalanan KA yang melintas di stasiun ini juga dibatalkan.
PT KAI menegaskan, keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, termasuk seluruh penumpang, menjadi prioritas utama. Saat ini, KAI telah menurunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak untuk melakukan normalisasi jalur rel.
Keberangkatan dan perjalanan KA yang dibatalkan seperti dikutip dari beritasatu.com meliputi:
KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
KA Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
KA Ambarawa Ekspress (Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol)
KA Sembrani Tambahan (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
KA Blambangan Ekspres (Ketapang – Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen)
KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi – Ketapang)
Salah satu penumpang, Andik, mengaku terkejut dan kecewa dengan pengumuman mendadak tersebut, karena sudah bersiap berangkat.
Namun, ia merasa lega karena tiket yang dibeli dikembalikan 100% oleh PT KAI, sehingga bisa digunakan untuk moda transportasi lain.
“Ya kaget dan bingung mendapat pengumuman ini, tetapi untung tiketnya bisa dikembalikan, jadi bisa naik bus,” ujar Andik, Minggu (18/1).
PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab, pengembalian tiket dilakukan sebesar 100% sesuai ketentuan. []
























