ASPEK.ID, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta bakal melakukan razia besar-besaran terhadap seluruh tempat penitipan anak (daycare) mulai Senin (27/4). Langkah ini diambil menyusul mencuatnya kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha, Kelurahan Sorosutan, Umbulharjo.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan, seluruh data daycare di wilayahnya kini sudah dikantongi dan siap diverifikasi langsung di lapangan.
“Hari ini sudah masuk data semua daycare yang ada di Kota Yogyakarta, kemudian kita akan cek satu persatu. Besok (27/4) pagi kita cek satu persatu, sehingga dalam waktu singkat paling lama dua hari kita sudah tahu semua status daycare yang ada di Yogyakarta,” kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai audiensi dengan orang tua korban, Minggu (26/4).
Ia menegaskan telah menginstruksikan dinas terkait hingga pemangku kepentingan untuk bergerak cepat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh daycare.
“Jadi, bagaimana mulai besok pagi hari Senin (27/4) anaknya mau dititip di mana ini saya kira suatu hal yang urgent dan emergency,” tambahnya.
Menurut Hasto, kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat banyak orang tua yang bergantung pada layanan daycare karena kesibukan kerja.
Selain itu, Pemkot juga akan melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia untuk mengidentifikasi kondisi setiap daycare, sekaligus memastikan perlindungan anak benar-benar terpenuhi.
Ia menegaskan, para orang tua korban menginginkan agar kasus yang terjadi dapat diproses secara hukum dengan adil dan transparan.
“Kami bersama KPAI membentuk tim, kemudian juga ada konsultan hukum yang nanti menampung, mencatat semua laporan-laporan yang disampaikan orang tua, sebagai bahan masukan pada proses proses hukum selanjutnya,” katanya. []





















