• Latest
  • Trending
Danantara Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Sentuh Independensi Regulator

Bos Danantara: Saham RI Murah, Balik Modal 7-8 Tahun dari Dividen

Danantara Buka Alasan Antam dan PTBA Kembali Sandang Status Persero

Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

Gunakan Bus, 14 Ribu Orang Tinggalkan Jabodetabek

Bolehkah Tidak Puasa Saat Mudik? Ini Penjelasannya

KPK Dalami Dugaan Imbal Jasa Biro Haji ke Pengurus PWNU DKI

KPK Periksa Gus Alex sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Mudik Dilarang, Rp50 Triliun Gagal Berputar  di Masyarakat

190 Masjid di Aceh Disiapkan Layani Pemudik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo Tegaskan Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Harus untuk Rakyat

Hadapi Lebaran 2026, PLN Siagakan 72 Ribu Personel

Mensos: Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur Wujud Kehadiran Negara

Mensos: Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur Wujud Kehadiran Negara

Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Pos Indonesia Rombak Direksi, Daud Joseph Jadi Dirut Baru

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Maret 17, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bos Danantara: Saham RI Murah, Balik Modal 7-8 Tahun dari Dividen

by Muhammad Fadhil
Februari 6, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Danantara Tegaskan Demutualisasi BEI Tak Sentuh Independensi Regulator

Chief Invesment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir. Foto: Joanito De Saojoao

ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menilai valuasi saham Indonesia saat ini berada pada level yang menarik dan menawarkan potensi imbal hasil jangka panjang yang solid. Bahkan, pada sejumlah emiten, investor berpeluang balik modal hanya dari dividen atau arus kas bebas dalam waktu 7–8 tahun.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan, strategi investasi Danantara di pasar saham berfokus pada emiten dengan fundamental yang kuat, likuiditas tinggi, serta kesinambungan bisnis yang terjaga.

Menurut Pandu, jika melihat komposisi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI), setelah mengeluarkan saham-saham yang tergolong konglomerat atau memiliki valuasi tinggi, saham Indonesia secara umum diperdagangkan pada kisaran 11 kali price to earnings ratio (PER), level yang dinilainya relatif murah.

BacaJuga

Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Fokus Jaga Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bolehkah Tidak Puasa Saat Mudik? Ini Penjelasannya

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selain PER, Pandu menekankan pentingnya melihat valuasi dari sisi price to free cash flow, metrik yang menurutnya masih jarang diperhatikan investor. Ia mengungkapkan, banyak saham di Indonesia diperdagangkan di bawah 10 kali price to free cash flow, yang setara dengan imbal hasil 11–12%.

“Jadi walaupun tidak lihat harga saham sekalipun, yang dioffer di market ini menjadi yang sangat menarik, karena bisa balik modal 7-8 tahun hanya dari dividen atau free cashflow,” ungkap Pandu, Jumat (6/2).

Pandu juga menyoroti karakter pasar modal Indonesia saat ini yang didominasi oleh investor ritel dan pergerakan berbasis sentimen. Menurutnya, kondisi tersebut justru menciptakan peluang bagi investor jangka panjang untuk masuk di tengah meningkatnya kehati-hatian pasar.

“Ini juga kebanyakan investor retail dominasi, ini juga penting, seperti kata warren buffet: Be greedy when the others are fearful. ini yang sedang terjadi. mungkin lihat di media sosial it’s time to you put into practice,” kata dia.

Sebelumnya, Pandu mengungkapkan bahwa Danantara telah mulai berinvestasi di pasar saham Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Economic Outlook 2026 yang digelar Prasasti Centre di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

“Kita sudah berinvestasi. Tapi ya kami diam-diam aja lah. Karena kan kalau info semua juga you know the market,” ucap Pandu, dikutip CNBC Indonesia, Senin (2/2/2026).

Lebih lanjut, Pandu menjelaskan bahwa saham yang dibidik Danantara harus memenuhi tiga kriteria utama, yakni fundamental yang kuat, likuiditas yang memadai, serta valuasi yang menarik.

“Jadi tentu kalau untuk saham di Indonesia kita akan mencari saham yang memiliki fundamental yang baik,” katanya.

“Memiliki likuiditas yang baik. Kita juga harus memilih value yang baik. Jadi fundamental, liquidity and value. Secara fundamental kita harus melihat 3 itu,” tutup Pandu. []

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Danantara Buka Alasan Antam dan PTBA Kembali Sandang Status Persero

Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final

ASPEK.ID, JAKARTA - Proses restrukturisasi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor karya kini memasuki tahap akhir. Pemerintah memastikan langkah...

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah memutuskan menunda rencana pengiriman 8.000 pasukan TNI untuk misi perdamaian di Gaza bersama International Stabilization Force...

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

ASPEK.ID, BANDA ACEH - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh menyiapkan enam lokasi pengamatan rukyat hilal untuk menentukan awal...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pos Indonesia Lamban Adaptasi Perkembangan Zaman

Pos Indonesia Rombak Direksi, Daud Joseph Jadi Dirut Baru

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

Profil Harry Budi Sidharta yang Kini Jadi Wakil Direktur Utama PT Timah

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Danantara Buka Alasan Antam dan PTBA Kembali Sandang Status Persero

Restrukturisasi BUMN Karya Hampir Final

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Tunda Pengiriman 8.000 Pasukan TNI ke Gaza, Ini Alasannya

Kemenag Aceh Siapkan Enam Titik Rukyat Hilal Jelang Penentuan 1 Syawal 1447 H

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

Berompi Oranye, Gus Alex Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Kuota Haji

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In