ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat Budi Harto sebagai Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero).
Budi Harto menggantikan jabatan yang sebelumnya ditempati oleh Bintang Perbowo sejak April 2018 lalu.
Sebelumnya, Budi Harto adalah Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Dalam RUPST pada Kamis (4/6) kemarin, Budi Harto digantikan oleh Entus Asnawi Mukhson, yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan Adhi Karya.
“Benar,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga saat dikonfirmasi awak media, Jum’at (5/6/2020).
Profil Singkat
PT Hutama Karya (Persero) adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi dan penyedia jalan tol.
Perusahaan ini berawal dari perusahaan swasta Hollandsche Beton Maatschappij (HBM) milik Hindia Belanda yang dinasionalisasi pada tahun 1961 menjadi PN Hutama Karya dan berubah menjadi PT Hutama Karya pada tahun 1973.
PT Hutama Karya (Persero) saat ini sedang dipersiapkan menjadi induk dari holding BUMN Infrastruktur yang akan diisi antara lain oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero) dan PT Indra Karya (Persero).
Dewan Komisaris
1. Budiman (Komisaris Utama)
2. Muhammad Lukman Edy (Wakil Komisaris Utama, merangkap Komisaris Independen)
3. Achmad Gani Ghazali A (Komisaris)
4. Susdiyarto (Komisaris)
5. Chairiah (Komisaris)
6. Musyafak (Komisaris Independen)
7. Wahyu Muryadi (Komisaris Independen)
Dewan Direksi
1. Budi Harto (Direktur Utama)
2. Aloysius Kiik Ro (Wakil Direktur Utama)
3. Suroto (Direktur)
4. Ferry Febrianto (Direktur)
5. Novias Nurendra (Direktur)
6. Mohammad Erry Sugiharto (Direktur)
7. Hilda Savitri (Direktur)















![[Foto] Melihat Tol Terpanjang RI dari Udara](https://aspek.id/wp-content/uploads/2019/11/JTTS-4-Hutama-Karya-350x250.jpeg)








