• Latest
  • Trending

Cegah Pejabat Ditusuk, Terapkan Kembali UU Anti Subversi

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Survei: 64% Warga Indonesia Khawatir di Hari Tua

Lebih dari 2 Juta Kasus Demensia di Indonesia

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Siapkan Aturan Dana Pensiun Bisa Investasi ke Luar Negeri

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Menhub Dudy Lantik Ahmad Jadi Ketua KNKT Periode 2026-2030

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Penggeledahan BPN Jatim

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Melemah 0,9% di Akhir Pekan, 558 Saham Turun

Tim SAR Temukan Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Update KM Virgo Transport 8: Korban Meninggal Jadi 52 Orang, 83 Masih Dicari

Ditetapkan Tersangka Korupsi Perizinan, Bupati Gowa Laporkan Penyidik ke Propam

Ditetapkan Tersangka Korupsi Perizinan, Bupati Gowa Laporkan Penyidik ke Propam

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 26, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Cegah Pejabat Ditusuk, Terapkan Kembali UU Anti Subversi

by Aspek
Oktober 11, 2019
in BERITA TERBARU, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus mengecam keras penusukan terhadap sosok pejabat publik ini di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/19). Menurutnya, dari insiden ini, SOP pengamanan pejabat negara harus dievaluasi lagi agar tidak terulang lagi.

Ditambahnya, perlu menerapkan kembali UU Anti Subversi nomor 11/1963 yang dicabut melalui Undang-Undang Nomor 26 Tahun 1999 dengan alasan aturan itu bertentangan dengan HAM.

Teuku Neta berharap bahwa dalam penanganan teroris seharusnya HAM bisa dikesampingkan. Dalam hal ini memang HAM diperlukan tapi memberikan batasan-batasan yang tidak menghalangi pencegahan dan penegakan hukum terhadap teroris dan jaringannya.

BacaJuga

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Wapres Gibran Bantu Rp25 Juta ke Sopir Truk yang Dibakar Bos

Lebih dari 2 Juta Kasus Demensia di Indonesia

BCA Bantah Info Haji Isam Mau Akuisisi BCA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat

Polda Metro Sterilisasi SUGBK Jelang Laga FIFA ASEAN Cup 2026

“Misalnya, penangkapan atas terduga teroris harus memenuhi minimal dua alat bukti yang cukup. Penegak hukum tidak bisa menangkap terduga teroris secara sewenang-wenang tanpa ada bukti yang kuat,” kata Teuku Neta, Jumat, (11/10/2019).

Terorisme merupakan tindakan yang sangat mematikan dan tertutup, membawa banyak korban jiwa, termasuk orang yang tidak bersalah. Terorisme adalah sebuah mazhab atau aliran kepercayaan melalui pemaksaan kehendak, guna menyuarakan pesannya. Melakukan tindakan ilegal yang menjurus kearah kekerasan, kebrutalan bahkan pembunuhan. Aksi tersebut dimulai dengan sistem konvensional hingga modern.

“Orang bisa terrekrut dengan mudah ketika diberikan rasa kebencian, awalnya saya seperti itu, diberikan rasa kebencian. Maka sangat mudah saat ini, zaman ini menjadi self recruited, terrekrut sendiri, yang di Sibolga mereka tidak pernah ketemu sama Amman Abdurrahman, tetapi bahan bacaan tulisan Amman Abdurrahman itu mereka pakai. Bagaimana belajar bomnya, dari internet, tetapi dipermahir dengan komunikasi, chating, diarahkan oleh orang-orang yang pernah di Syria, lewat media sosial. Ujung dunia di Syria bisa mengajarkan dalam negeri di Indonesia, bukan suatu hal yang mustahil sekarang,” ujar Teuku Neta.

Teuku Neta meminta polisi selayaknya dapat memproses warga yang menyebarkan kabar bahwa penusukan ini adalah hanya sandiwara, pengalihan isu dan sebagainya. “Stop sebarkan kabar bahwa penusukan Pak Wiranto adalah drama. Mari kita berempati, berdoa kepada Pak Wiranto agar cepat sembuh pasca 3 jam operasi serta berikan nilai-nilai kemanusiaan,” ajak Teuku Neta.

Teuku Neta mengingatkan dua pelaku ini terpapar paham radikalisme Jamaah Ansharul Daulah (JAD) yang berafiliansi pada NISS. Dia meminta polisi dapat memproses netizen yang menulis atau mem-posting perihal insiden ini adalah rekayasa ke ranah hukum. Warga diminta melapor akun-akun medsos yang menulis kata-kata yang sangat tidak pantas, misalnya mensyukuri Wiranto ditusuk.

“Jika ada konten atau komentar yang tidak pantas sebaiknya segera dilaporkan ke Divisi Humas Polri, Divisi Cyber Crime Mabes Polri dan Puspen Mabes TNI Cilangkap,” pinta Teuku Neta.

“Netizen perlu cek dan ricek sebelum mempublikasikan. Jika yang disebarkan adalah fitnah, maka polisi bisa selesaikan kasus itu di ruang pengadilan. Tujuannya biar ada efek jera dan yang lain-lain akan cermat sebelum menyebarkan. Teroris di medsos lebih berbahaya daripada teroris di lapangan,” pungkas Teuku Neta.

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo Lantik Wiranto hingga Gubernur Lemhannas

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto kembali melantik pejabat hari ini, Selasa (22/10). Dari mulai utusan Presiden hingga Penasihat Presiden. Prabowo...

Arab Saudi Uji Coba Umrah 4 Oktober

Jemaah Haji Terlantar, The Jokowi Center Minta Dirjen PHU Dievaluasi

Direktur Eksekutif The Jokowi Center Teuku Neta Firdaus menegaskan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Prof Hilman Latief...

Ketua Wantimpres Wiranto Sampaikan Pesan Hari Kemerdekan RI ke-76

Ketika Gus Dur Kalah Lucu dari Wiranto

Presiden ke-4 RI Gus Dur  dikenal banyak humor. Suatu hari, Gus Dur satu pesawat dengan Jenderal TNI Wiranto yang pernah...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In