ASPEK.ID, JAKARTA – Yoga Naufal, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang jatuh di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Hingga Selasa (20/1), keluarga masih menunggu kepastian nasib Yoga di tengah proses evakuasi yang terus dilakukan tim SAR gabungan.
Pesawat ATR 42-500 tersebut diketahui hilang kontak pada Sabtu (17/1). Dari total 11 penumpang dan kru, baru dua orang yang berhasil ditemukan, sementara lainnya masih dalam pencarian.
Di tengah ketidakpastian itu, keluarga mengenang pertemuan terakhir mereka dengan Yoga Naufal. Sultan, adik kandung Yoga, mengatakan pertemuan terakhir terjadi pada Kamis malam (15/1), sesaat setelah dirinya kembali dari perjalanan study tour.
“Saya habis perjalanan wisata edukasi (study tour) ke Kuningan, terus ngobrol banyak soal cita-cita,” kata Sultan saat ditemui di rumahnya di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (20/1).
Usai mengantar Sultan pulang, Yoga sempat berbincang singkat dengan keluarga sebelum kembali ke unit apartemennya di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan. Yoga menempati unit di lantai empat, sementara ibu dan adiknya tinggal di lantai 10 apartemen yang sama.
Kabar mengenai kecelakaan pesawat pertama kali diketahui keluarga saat Sultan berada di apartemen milik Yoga. Kala itu, Sultan baru saja kembali setelah membeli makanan dan mendapati ibunya dalam kondisi terpukul.
“Saya lihat mama suaranya gemetar, ternyata sudah dengar kabar kalau Mas Yoga mengalami musibah,” ujar Sultan.
Sultan menuturkan, kakaknya bekerja di KKP pada bidang fotografi dan tengah menjalani perjalanan dinas. Sebelum berangkat, Yoga sempat mengirim pesan singkat melalui WhatsApp kepada keluarga.
“Biasanya sebelum berangkat selalu telepon. Ini tidak, izinnya telat. Pas lagi terbang baru ngabari lewat WA,” katanya.
Dalam pesan tersebut, Yoga menyampaikan bahwa dirinya berada di Yogyakarta dan akan melanjutkan penerbangan menuju Makassar, Sulawesi Selatan. Setelah pesan itu dikirim, komunikasi dengan keluarga terputus.
Kepastian mengenai kecelakaan pesawat justru datang dari kerabat yang menghubungi keluarga setelah melihat pemberitaan di televisi.
“Kerabat nelepon, katanya lagi nonton TV ada berita pesawat kecelakaan, terus mastiin ke keluarga. Ternyata benar Mas Yoga ada di pesawat itu,” kata Sultan.
Saat ini, ibu Yoga Naufal telah bertolak ke Makassar untuk mengikuti perkembangan proses evakuasi dan memastikan kondisi putranya secara langsung. []
























