• Latest
  • Trending

Danantara Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Integrasi Aset Ditargetkan Tuntas 2026

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

PM Malaysia Minta ASEAN Tangani Karhutla RI

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

IHSG Lengser ke 4.934, Mayoritas Saham Masuk Zona Merah

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Serukan Taubat Nasuha, MUI Desak Prabowo Serius Tangani Karhutla

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Turunkan Batas ARB Saham Jadi 7% Mulai Hari Ini

BNPB Hormati OTT KPK, Dorong Asas Praduga Tak Bersalah

KPK: Pejabat BNPB Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Pembebasan Tagihan dan Diskon Listrik Bertahap Mulai Hari Ini

Bahlil: 2030 Seluruh Desa di RI ada Listrik

Jokowi Mau RAPBN 2025 Akomodasi Semua Program Prabowo

Prabowo HUT, Jokowi Doakan Sehat

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Danantara Percepat Konsolidasi Hotel BUMN, Integrasi Aset Ditargetkan Tuntas 2026

by Muhammad Fadhil
Januari 29, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Danantara Indonesia mempercepat agenda konsolidasi jaringan hotel milik badan usaha milik negara (BUMN) sebagai bagian dari pembaruan model bisnis pariwisata nasional. Proses penyatuan yang mencakup pengelolaan hingga kepemilikan aset ditargetkan rampung pada 2026.

Saat ini, BUMN tercatat memiliki lebih dari 100 unit hotel yang tersebar di berbagai wilayah. Kepemilikan tersebut merupakan akumulasi kebijakan masa lalu, ketika masing-masing BUMN mengembangkan properti perhotelan secara mandiri tanpa satu payung strategis.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria menjelaskan bahwa penataan sektor ini sejatinya telah dimulai sejak tahun lalu melalui konsolidasi pengelolaan. Pada tahap awal, sejumlah hotel BUMN telah ditempatkan di bawah koordinasi Hotel Indonesia Natour (HIN) sebagai holding operator pariwisata yang berada di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney).

BacaJuga

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

PM Malaysia Minta ASEAN Tangani Karhutla RI

Penyebab Kerusuhan di Prancis

Sekjen PBB Bermalam di Rumah Prabowo

“Jumlah hotel BUMN itu mungkin lebih dari 100. Tahun lalu kami sudah melakukan proses konsolidasi operator, dan semuanya kita satukan di bawah Hotel Indonesia Natour,” ujar Dony, Kamis (29/1).

Memasuki 2026, Danantara melanjutkan konsolidasi ke tahap yang lebih fundamental, yakni penggabungan kepemilikan aset hotel BUMN. Integrasi ini dinilai krusial untuk menciptakan struktur kepemilikan yang efisien, meningkatkan skala ekonomi, serta memperkuat daya saing industri perhotelan nasional.

Danantara menargetkan seluruh proses penyatuan aset dapat diselesaikan dalam tahun ini. Setelah integrasi kepemilikan rampung, perusahaan akan membuka opsi kerja sama strategis dengan mitra global maupun domestik.

Salah satu skema yang tengah dikaji adalah pembentukan perusahaan patungan (joint venture) guna mempercepat pengembangan portofolio hotel, meningkatkan standar layanan, serta mengoptimalkan nilai aset BUMN di sektor pariwisata. []

Komentar
Share22Tweet14SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Prabowo: Danantara Wajib Bantu Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemgamat: Komunikasi Prabowo Semakin Baik

  ASPEK.ID, JAKARTA: Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengatakan gaya komunikasi Prabowo semakin baik. Perubahan itu...

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

Peringkat Transportasi Publik Jakarta Naik dari Posisi 17 ke 15 Dunia

ASPEK.ID, JAKARTA - Berdasarkan survei Majalah Time Out pada 2026, Jakarta menempati peringkat ke-15 dari 20 kota dengan transportasi publik...

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

BEI dan OJK Akan Bertemu MSCI Minta Klarifikasi

  ASPEK.ID, JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan meminta klarifikasi kepada Morgan Stanley Capital...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In