• Latest
  • Trending
Bos Agrinas: Harga Pikap Impor 50% Lebih Murah dari Produk Lokal

DP 30% Sudah Dibayar, 1.000 Pikap India Tiba di RI

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Warga Jakarta Rasakan Gempa

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Purbaya Beberkan Jurus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Gelombang Panas Mematikan di Spanyol Tewaskan 5 Ribu Orang dalam 3 Bulan

Gelombang Panas Mematikan di Spanyol Tewaskan 5 Ribu Orang dalam 3 Bulan

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

Anak Kim Jong Un Ditunjuk Jadi ‘Putri Mahkota’ Korut

Anak Kim Jong Un Ditunjuk Jadi ‘Putri Mahkota’ Korut

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Menguat 1,14%, Nyaris Tembus Level 6.600

Lima Hari di Rumah, Yaqut Kembali Ditahan di Gedung Merah Putih

KPK Siapkan 303 Saksi untuk Buktikan Yaqut Cholil Bersalah

Muhadjir Effendy Bersaksi di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Muhadjir Effendy Bersaksi di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Kalteng Tetapkan Tanggap Darurat Karhutla hingga 29 September 2026

Kehalalan Produk Masih Ditetapkan MUI

Wajib Halal Berlaku Oktober 2026

DPR-Pemerintah Sinkronkan Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Dasco Ungkap Modus 8 WNI Dijadikan Tentara Rusia

Pukat UGM Kritis RUU Perampasan Aset

Pengesahan RUU Perampasan Aset Titik Balik Kepercayaan Publik

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

DP 30% Sudah Dibayar, 1.000 Pikap India Tiba di RI

by Muhammad Fadhil
Februari 25, 2026
in BERITA TERBARU, BUMN, NEWS
Bos Agrinas: Harga Pikap Impor 50% Lebih Murah dari Produk Lokal

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Agrinas) Joao Angelo De Sousa Mota. (CNBC Indonesia TV)

ASPEK.ID, JAKARTA – Sebanyak 1.000 unit kendaraan pikap impor asal India telah tiba di Indonesia pada awal pekan ini. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional logistik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Kedatangan unit pertama ini terjadi di tengah sorotan publik, menyusul permintaan Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, yang sebelumnya meminta agar rencana impor kendaraan tersebut ditunda.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memastikan bahwa pengadaan tetap berjalan sesuai rencana. Perusahaan bahkan telah membayarkan uang muka sekitar 30 persen untuk total pemesanan 105.000 unit kendaraan dari perusahaan India.

BacaJuga

Warga Jakarta Rasakan Gempa

Purbaya Beberkan Jurus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

Gelombang Panas Mematikan di Spanyol Tewaskan 5 Ribu Orang dalam 3 Bulan

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

Anak Kim Jong Un Ditunjuk Jadi ‘Putri Mahkota’ Korut

IHSG Ditutup Menguat 1,14%, Nyaris Tembus Level 6.600

“Iya (sudah sampai 1.000 unit),” kata Joao saat ditemui di kantor Agrinas, Jakarta, Rabu (25/2).

Joao menegaskan, pihaknya tetap memprioritaskan produk dalam negeri. Namun dalam proses evaluasi dan negosiasi, kapasitas produksi nasional disebut belum mampu memenuhi kebutuhan dalam skala besar.

Dalam tahap kualifikasi, Agrinas mengundang sejumlah produsen otomotif domestik. Untuk segmen pikap, nama-nama seperti Toyota Hilux, Isuzu, Mahindra, dan Mitsubishi Triton ikut dalam penjajakan. Sementara untuk kategori truk roda enam, peserta yang terlibat antara lain Isuzu, Hino, dan Foton.

Hasil negosiasi menunjukkan total kemampuan suplai produsen dalam negeri hanya mencapai 45.000 unit. Rinciannya: Mitsubishi Fuso 20.600 unit, Foton Aumark 13.500 unit, Hino 10.000 unit, dan Isuzu Canter 900 unit.

Keterbatasan tersebut menjadi alasan Agrinas akhirnya membuka opsi impor dari India.

“Jadi saya pikir pengadaan mobil dari India ini cukup fair. Kami sudah beri kesempatan kepada semua pihak dan ternyata memang produsen kita belum mampu,” katanya.

Selain faktor kapasitas, aspek harga juga menjadi pertimbangan. Joao menilai skema penawaran dari produsen dalam negeri belum cukup kompetitif meski pembelian dilakukan dalam jumlah besar.

“Saya pikir kalau bisa kita dapatkan yang lebih kuat dan lebih murah, kenapa kita harus beli yang lebih lemah dan lebih mahal?” pungkasnya.

Program pengadaan kendaraan ini merupakan bagian dari dukungan logistik untuk pembangunan 80.000 Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

Agrinas memperoleh dukungan pembiayaan dari bank-bank Himbara dengan total plafon mencapai Rp 200 triliun. Hingga saat ini, realisasi pendanaan disebut telah mencapai Rp 90 triliun.

Dengan kedatangan 1.000 unit pertama ini, pengadaan kendaraan impor untuk mendukung proyek besar tersebut resmi memasuki tahap realisasi fisik — di tengah perdebatan soal keberpihakan terhadap industri otomotif nasional. []

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gempa Kembali Terjadi di NTT pada Minggu 16 Agustus Berkekuatan M 5,2

Warga Jakarta Rasakan Gempa

    ASPEK.ID, JAKARTA - Warga Jakarta merasakan guncangan gempa sekitar pukul 17:55 WIB. Netizen di Twitter mempertanyakan apakah benar...

Purbaya Sebut BUMN Ekspor Bisa Tambah Pendapatan Negara hingga 2 Kali Lipat

Purbaya Beberkan Jurus Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis perekonomian Indonesia mampu tumbuh hingga 6% pada 2027. Target tersebut menjadi...

Gelombang Panas Mematikan di Spanyol Tewaskan 5 Ribu Orang dalam 3 Bulan

Gelombang Panas Mematikan di Spanyol Tewaskan 5 Ribu Orang dalam 3 Bulan

ASPEK.ID, MADRID - Spanyol mencatat rekor baru jumlah korban meninggal akibat gelombang panas selama musim panas 2026. Lebih dari 5.000...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In