ASPEK.ID, JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) resmi memulai pelaksanaan proyek hilirisasi fase pertama dengan melakukan groundbreaking terhadap enam proyek strategis yang tersebar di 13 lokasi, termasuk Cilacap dan Mempawah.
CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan, program hilirisasi merupakan agenda utama Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus menjadi fokus strategis Danantara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Program hilirisasi ini dipastikan tak hanya memberikan return yang baik tapi penciptaan lapangan klerja, nilai tambah yang akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Rosan dalam acara Groundbreaking Hilirisasi Fase-1, Jumat (6/2).
Menurut Rosan, percepatan hilirisasi menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo. Dalam rapat kabinet terakhir, Presiden secara langsung meminta agar implementasi hilirisasi dipacu karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kalau kita lihat kontribusi hilirisasi terus mengalami peningkatan. Di tahun 2025 investasi hilirisasi menyumbang 30% atau naik hingga 43,3% menjadi Rp 580,4 Triliun,” tandas Rosan.
Danantara menilai penguatan sektor hilirisasi tidak hanya penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, tetapi juga untuk memperluas penciptaan lapangan kerja serta memperkuat struktur industri nasional dalam jangka panjang.
Ini daftar proyek yang Groundbreaking hari ini, Jumat (6/2/2026):
- Proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 di Mempawah, Kalimantan Barat, yang dioperasikan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).
– Proyek smelter Aluminium yang dioperasikan PT Inalum di Mempawah, Kalimantan Barat.
- Proyek Kilang Bioetanol Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, antara PTPN dan PT Pertamina (Persero).
– Proyek Biorefinery di Cilacap, Jawa Tengah, milik PT Pertamina (Persero)
- Proyek Fasilitas Infrastruktur Poultry Terintegrasi di Malang, Gorontalo Utara, Lampung Selatan, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB), milik PT RNI (Persero) atau ID Food.
- Proyek Pabrik Garam dan Pabrik MVR di Gresik, Manyar, dan Sampang, yang dioperasikan PT Garam.
















