ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir menjanjikan akan melaksanakan penawaran saham perdana/initial public offering (IPO) terhadap 12 perusahaan BUMN. Target ini selesai dalam pada 2024.
“Kami akan melakukan listing untuk 8 hingga 12 perusahaan lingkungan BUMN. Baik itu anak ataupun cucu perusahaan. Saya tidak akan sebut angka pasti, nanti dicari-cari lagi. Ini untuk target hingga 2023,” jelas Erick dalam live streaming perdagangan perdana PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
Erick menyebutkan perusahaan yang go public sudah diseleksi yang memiliki bisnis jangka panjang dan berkinerja baik.
“Bukan sekedar go public tapi harus ada fundamental dan sustainability,” katanya.
Menteri BUMN menyadari dari 28 perusahaan BUMN yang sudah listing ada 4 yang kondisinya berat.
“Ada 4 yang terengah-engah. Ini yang akan kita perbaiki juga,” pungkasnya.






















