ASPEK.ID, JAKARTA – Jika pemilihan anggota DPR RI digelar saat ini, Partai Gerindra menjadi partai dengan tingkat elektabilitas tertinggi berdasarkan Survei Nasional Indikator Politik Indonesia periode 14-24 Juli 2026.
Gerindra memperoleh 18,8% dukungan responden, unggul atas PDIP yang meraih 14,2% dan Partai Golkar dengan 10,8%. Sementara itu, Partai Demokrat berada di posisi keempat dengan 9,1%, disusul PKB sebesar 8,6%.
Di kelompok berikutnya, PKS memperoleh 5,2%, NasDem 3,3%, dan PAN 3,0%. Adapun PSI mencatat 2,3%, PPP 2,0%, sedangkan partai lain masing-masing berada di bawah satu persen.
Survei juga menunjukkan masih tingginya pemilih yang belum menentukan pilihan. Sebanyak 19,6% responden menyatakan tidak tahu atau belum menjawab partai yang akan dipilih. Angka ini mengindikasikan peta persaingan menuju Pemilu masih sangat dinamis dan peluang perubahan elektabilitas partai masih terbuka.
Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 14–24 Juli 2026 dengan melibatkan 4.250 responden melalui metode multistage random sampling. Survei memiliki margin of error ±1,6% pada tingkat kepercayaan 95%, sehingga hasilnya memberikan gambaran mengenai preferensi politik masyarakat pada saat survei dilaksanakan.
Urutan Elektabilitas Partai (Simulasi Pemilu DPR RI):
Gerindra — 18,8%
PDIP — 14,2%
Golkar — 10,8%
Demokrat — 9,1%
PKB — 8,6%
PKS — 5,2%
NasDem — 3,3%
PAN — 3,0%
PSI — 2,3%
PPP — 2,0%
Partai lainnya — di bawah 1%
Belum menentukan pilihan / Tidak tahu / Tidak menjawab — 19,6%























