ASPEK.ID, JAKARTA – Perusahaan alat berat raksasa China SANY telah menandatangani kontrak pemesanan sebanyak 2.000 ekskavator dengan Jhonlin Group, yang merupakan pesanan ekskavator terbesar SANY di dunia sejauh ini.
Ekskavator-ekskavator ini akan digunakan dalam proyek-proyek pertanian di Indonesia. Jhonlin Group akan terus mengembangkan proyek-proyek pertanian untuk mendukung pembangunan pertanian Indonesia.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh pemilik Jhonlin Group, Bapak H. Samsudin Andi Arsyad, yang lebih dikenal dengan nama Haji Isam, di Shanghai, China. Penandatangan MoU itu didampingi oleh Bapak Timothy Savitri selaku partner dari Jhonlin Group
Ekskavator SANY SY215C-9 memiliki kapasitas 21,5 ton dan cocok untuk pekerjaan yang lebih berat terutama sektor pertanian. Harga ekskavator SANY SY215C-9 baru sekitar 1,7 hingga 2,3 M sedangkan harga bekas berkisar antara Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar tergantung pada tahun produksi dan kondisi mesin.
Diperkirakan nilai 2.000 ekskavator yang dipesan oleh Jhonlin Group dari produsen alat berat SANY berkisar Rp 4 triliun.
























