• Latest
  • Trending

Indonesia Siap Bentuk BUMN Tekstil, Pengamat Tekankan Pentingnya Strategi Pembeda

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI: Syarat Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

Polri Rotasi 54 Perwira, Jabatan Kepala Kortastipidkor Berganti

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

Hasil Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia Kalah dari Irak 2-0

Indonesia Vs Malaysia: Herdman Minta Garuda Bikin GBK Bergemuruh

5.426 Jemaah Haji Aceh Berangkat 2026, Tertua 101 Tahun

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji, Antrean Jemaah Dipangkas Jadi 14 Tahun

SAR Masih Cari 140 Korban Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Laut Jawa

Korban Meninggal KM Virgo Bertambah Jadi 67 Orang, 68 Masih Hilang

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Ditutup Merah Seharian, 532 Saham Terkapar

6 Kesimpulan Hasil Rapat DPR dan Ditjenpas Soal Lapas Mewah Cibinong

6 Kesimpulan Hasil Rapat DPR dan Ditjenpas Soal Lapas Mewah Cibinong

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Wapres Gibran Minta Maaf ke Murid yang Keracunan MBG di Batang

Pertamina Kembali Kapalkan LNG dari Kilang Arun ke Pasar Internasional

Terminal LNG PT Perta Arun Gas di Aceh Jadi Pusat Baru Bisnis GUCD

Luhut Pantau Mobilisasi Warga Lewat Facebook, Google Traffic, dan NASA

Jokowi di Mata Luhut Ketika Tidak Jadi Presiden

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

Seskab Teddy: Simulasi Ambulan Udara Digelar di Lampung.

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Indonesia Siap Bentuk BUMN Tekstil, Pengamat Tekankan Pentingnya Strategi Pembeda

by Muhammad Fadhil
Januari 20, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Rencana pemerintah membentuk BUMN tekstil baru melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dinilai perlu dibarengi dengan strategi yang benar-benar berbeda. Tanpa diferensiasi yang jelas, langkah ini dikhawatirkan sulit bersaing di tengah ketatnya industri tekstil regional.

Associate Director BUMN Research Universitas Indonesia, Toto Pranoto, menilai pembentukan BUMN tekstil harus diarahkan pada segmen pasar yang tidak bertabrakan langsung dengan negara-negara sentra tekstil Asia.

“Kalau Danantara berencana akan bangun industri tekstil lagi, berarti musti ada strategi diferensiasi yang sangat berbeda supaya ada segmentasi pasar yang berbeda dengan negara kompetitor di Asia,” ungkap Toto, Selasa (20/1).

BacaJuga

BI: Syarat Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

Indonesia Vs Malaysia: Herdman Minta Garuda Bikin GBK Bergemuruh

Pemerintah Siapkan Skema Baru Biaya Haji, Antrean Jemaah Dipangkas Jadi 14 Tahun

Korban Meninggal KM Virgo Bertambah Jadi 67 Orang, 68 Masih Hilang

Menurut Toto, industri tekstil nasional menghadapi tantangan serius, terutama karena karakter sektor ini yang padat karya. Dalam beberapa tahun terakhir, daya saing Indonesia dinilai melemah dibanding negara lain di kawasan.

“Menurut saya daya saing tekstil Indonesia merosot karena masalah daya saing teknologi dan biaya SDM yang tidak kompetitif,” ujarnya.

Kondisi tersebut mendorong banyak pelaku industri memindahkan basis produksinya ke negara-negara dengan struktur biaya lebih murah, seperti Bangladesh, India, dan Vietnam.

Untuk itu, Toto menyarankan agar Danantara tidak berjalan sendiri. Keterlibatan perusahaan swasta yang telah berpengalaman di pasar ekspor dinilai penting agar BUMN tekstil baru dapat langsung masuk ke dalam rantai pasok industri nasional maupun regional.

“Saya kira BUMN sudah lama tidak terlibat di industri ini. Jadi ada baiknya Danantara juga melibatkan exportir tekstil swasta yang berpengalaman buat ber-partner dengan BUMN di tahap awal ini,” beber dia.

Kolaborasi tersebut diyakini dapat mempercepat adaptasi bisnis BUMN tekstil, sekaligus meminimalkan risiko kegagalan akibat kurangnya pengalaman operasional di sektor yang sangat kompetitif ini. []

Komentar
Share16Tweet10SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI: Syarat Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027

ASPEK.ID, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) membeberkan syarat agar pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada 2027. Salah satu kuncinya adalah...

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

Kemenkes: 260.000 Orang di Indonesia Meninggal karena Jantung

    ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penyakit jantung menyebabkan sekitar 260.000 kematian di Indonesia setiap tahun. Angka...

Polri Rotasi 54 Perwira, Jabatan Kepala Kortastipidkor Berganti

Baharkam Polri Ambil Alih Usut Tragedi KM Virgo 8

ASPEK.ID, JAKARTA - Mabes Polri mengambil alih penanganan kasus kecelakaan maut KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In