ASPEK.ID, JAKARTA – Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada perdagangan Kamis (19/11/2020) tak bisa bebruat banyak. Pada penutupan perdagangan, saham Garuda berada di level 390.
Saham GIAA terkoreksi 2 poin jika dibandingkan pada sesi pembukaan perdagangan Kamis (19/11) pagi tadi di level 392.
Saham maskapai penerbangan pelat merah berkode GIAA itu bahkan sempat berada di level 378 per saham serta terus berkutat di zona merah.
Sepanjang hari ini, saham diperdagangkan sebanyak 22.681 kali dengan volume transaksi 348.998.912 lembar saham.
Sepanjang periode berjalan tahun ini, saham GIAA terus berada dalam tren negatif. Secara year to date (ytd), pergerakan harga saham perseroan sudah ambles sekitar 66,06 persen.
Pada 26 Maret 2020 lalu, saham GIAA bahkan anjlok 5,96 persen atau 18 poin di level 150. Angka tersebut tercatat sebagai harga saham Garuda yang terendah sepanjang sejarah sejak mulai melantai di bursa saham pada 11 Februari 2011.























