• Latest
  • Trending
Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: 3 Kunci Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Tantangan Global

IMF Perkirakan Ekonomi Global Tumbuh 6% di 2021

IMF: RI Masuk  20 Negara Terbesar Utang di Dunia, Nomor 1 AS

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya: Ekonomi Nasional Tumbuh 6% di Akhir 2026

Prabowo Apresiasi Thailand Pulangkan 1.000 WNI Korban Scam Online

Prabowo Apresiasi Thailand Pulangkan 1.000 WNI Korban Scam Online

Susul Singapura, Korea Selatan Alami Resesi

DPR Dukung Prabowo Jembatani Dialog Korea

Cerita ASN Setahun Tinggal di IKN, Punya Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga dan Olahraga

IKN Jadi Percontohan Rehabilitasi Mangrove

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BGN Copot 137 Kepala Dapur MBG

2 Pria Pembawa Molotov Diamankan saat Demo Mahasiswa di Jakarta

Menkomdigi: Pemerintah Tidak Pernah Membatasi Media Beritakan Demo

PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia Salurkan Listrik 15 MW/Hari

Bahlil: Prabowo Bakal Resmikan PLTS 100 GW di Bali

Begini Kata Staf Khusus Menteri ATR Sofyan Djalil Soal Sengketa Tanah Rocky Gerung

Menteri ATR: Laut di Batam Dikavling, Ruang Publik Jadi Komersial

Quo Vadis Indonesia? Menuju Middle Income Trap atau Failed State

Quo Vadis Indonesia? Menuju Middle Income Trap atau Failed State

Provinsi Lampung Luncurkan Satelit

Provinsi Lampung Luncurkan Satelit

Pertamina Siapkan 48 Galangan Kapal di Seluruh Indonesia

Pertamina Patra Niaga Ikut Selamatkan Korban KMP Mutiara Sentosa 2

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 4, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

JK: 3 Kunci Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Tantangan Global

by Aspek
Agustus 4, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

Jusuf Kalla. Foto: RRI

Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menegaskan ketahanan ekonomi nasional hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut merupakan pilar utama yang saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi berbagai tantangan global.

BacaJuga

IMF: RI Masuk  20 Negara Terbesar Utang di Dunia, Nomor 1 AS

Purbaya: Ekonomi Nasional Tumbuh 6% di Akhir 2026

Prabowo Apresiasi Thailand Pulangkan 1.000 WNI Korban Scam Online

DPR Dukung Prabowo Jembatani Dialog Korea

IKN Jadi Percontohan Rehabilitasi Mangrove

BGN Copot 137 Kepala Dapur MBG

“Suatu negara yang ingin maju selalu mempunyai tiga hal pokok yang menjadi penunjang ekonomi bangsa. Pertama pemerintah, kedua pengusaha, dan ketiga masyarakat,” ujar JK saat membuka rapat kerja dan konsolidasi nasional (rakerkonas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah berperan membangun infrastruktur, menciptakan regulasi yang kondusif, serta menyediakan pelayanan publik yang efektif. Sementara itu, pengusaha menjadi motor penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pembangunan industri, dan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak.

“Yang membangun ekonomi adalah para pengusaha, karena pengusaha membuka lapangan pekerjaan, menciptakan industri, mempekerjakan banyak orang, dan membayar pajak,” katanya.

JK menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara peran pemerintah dan mekanisme pasar. Menurutnya, dinamika ekonomi global menunjukkan adanya pergeseran dari dominasi pasar bebas menuju peran negara yang kembali menguat dalam mengatur perekonomian.

Ia mencontohkan berbagai negara yang menerapkan kombinasi sistem ekonomi dan pemerintahan yang berbeda. Menurutnya, keberhasilan suatu negara tidak ditentukan oleh model yang dianut, melainkan oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara kebijakan pemerintah dan aktivitas dunia usaha.

“Yang penting adalah keseimbangan antara pemerintah dan dunia usaha,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, JK menilai perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tekanan dari faktor eksternal maupun internal. Dari sisi global, konflik geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina telah memicu kenaikan harga energi, meningkatnya biaya produksi, serta memperketat persaingan perdagangan internasional, termasuk dengan Tiongkok.

“Pengaruh ekonomi dunia tidak bisa kita hindari. Harga minyak naik, ongkos naik, ekspor bisa turun,” ungkapnya.

Di dalam negeri, JK menilai pemerintah juga perlu mencermati peningkatan utang dan defisit anggaran agar tetap berada pada tingkat yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, perubahan iklim, khususnya fenomena El Nino, dinilai menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian karena berpotensi menurunkan produksi pangan yang pada akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat.

“Perubahan iklim akan menyebabkan hasil pertanian menurun. Akibatnya konsumsi masyarakat juga akan berubah,” ujarnya.

JK mengingatkan perekonomian selalu bergerak dalam siklus. Karena itu, menurutnya, yang paling dibutuhkan adalah daya tahan, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus berusaha. “Tidak ada ekonomi yang turun terus menerus atau naik terus menerus. Selalu ada siklus. Karena itu yang dibutuhkan adalah daya tahan,” pungkasnya.

Komentar
Share8Tweet5SendShareShare1Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: Dari 15 Konflik di Indonesia, 10 Karena Ketidakadilan.

Jakarta - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan pentingnya dialog sebagai jalan utama dalam mencegah maupun menyelesaikan...

JK Bertemu Mahmoud Minta  Fatah-Hamas Berdamai

JK Bertemu Mahmoud Minta Fatah-Hamas Berdamai

Doha, Qatar –Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Mahmoud AlAloul, Wakil Ketua Gerakan Al...

JK: Kebijakan Pertamina  Tidak Mesti Sama dengan Petronas

JK: Kebijakan Pertamina Tidak Mesti Sama dengan Petronas

Riau - Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) mendorong perusahaan dalam negeri untuk memaksimalkan industri dalam...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In