• Latest
  • Trending
Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: 3 Kunci Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Tantangan Global

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Tips Cek Hoaks Via WA & Situs Resmi

Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Dengan UU Tipikor

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

Wamen Stella: Lulusan Vokasi Lebih Cepat Dapat Kerja Daripada S1

25,22 Juta Penduduk Indonesia Masih Miskin

BPS: Sensus Ekonomi 2026 Sudah 86 Persen

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

OJK: Dana Asing Masuk ke Pinjol Rp 17 Triliun

Awasi Penerapan Digital ID, Nezar Patria: Lindungi Konsumen dan Pengguna Layanan

Nezar Patria: 3 Strategis Dosen Hadapi AI Generatif

Capital Inflow Indonesia Rp4,37 Triliun, Kepercayaan Global Meningkat

BI Ubah Uang Rusak jadi Medali

Telkom Bukukan Pendapatan Positif Rp75,3 Triliun di Paruh Pertama 2024

Telkom Pangkas 34 Entitas Usaha

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 8, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

JK: 3 Kunci Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Tantangan Global

by Aspek
Agustus 4, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

Jusuf Kalla. Foto: RRI

Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menegaskan ketahanan ekonomi nasional hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Menurutnya, ketiga unsur tersebut merupakan pilar utama yang saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi berbagai tantangan global.

BacaJuga

Cuaca Panas Bisa Picu Miastenia Gravis, Kenali Gejalanya!

1.200 Personel Gabungan Amankan Duel Chelsea Vs AC Milan di SUGBK

Kebakaran Bapenda DKI Padam, 2 Mobil Damkar Masih Siaga

Tak Terima Dimarahi Nakhoda, ABK Bakar Kapal di Perairan Aru Maluku

Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Dengan UU Tipikor

Jenderal AS Dorong Trump Akhiri Perang dengan Iran

“Suatu negara yang ingin maju selalu mempunyai tiga hal pokok yang menjadi penunjang ekonomi bangsa. Pertama pemerintah, kedua pengusaha, dan ketiga masyarakat,” ujar JK saat membuka rapat kerja dan konsolidasi nasional (rakerkonas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah berperan membangun infrastruktur, menciptakan regulasi yang kondusif, serta menyediakan pelayanan publik yang efektif. Sementara itu, pengusaha menjadi motor penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pembangunan industri, dan kontribusi terhadap penerimaan negara melalui pajak.

“Yang membangun ekonomi adalah para pengusaha, karena pengusaha membuka lapangan pekerjaan, menciptakan industri, mempekerjakan banyak orang, dan membayar pajak,” katanya.

JK menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara peran pemerintah dan mekanisme pasar. Menurutnya, dinamika ekonomi global menunjukkan adanya pergeseran dari dominasi pasar bebas menuju peran negara yang kembali menguat dalam mengatur perekonomian.

Ia mencontohkan berbagai negara yang menerapkan kombinasi sistem ekonomi dan pemerintahan yang berbeda. Menurutnya, keberhasilan suatu negara tidak ditentukan oleh model yang dianut, melainkan oleh kemampuan menjaga keseimbangan antara kebijakan pemerintah dan aktivitas dunia usaha.

“Yang penting adalah keseimbangan antara pemerintah dan dunia usaha,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, JK menilai perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tekanan dari faktor eksternal maupun internal. Dari sisi global, konflik geopolitik di Timur Tengah dan Ukraina telah memicu kenaikan harga energi, meningkatnya biaya produksi, serta memperketat persaingan perdagangan internasional, termasuk dengan Tiongkok.

“Pengaruh ekonomi dunia tidak bisa kita hindari. Harga minyak naik, ongkos naik, ekspor bisa turun,” ungkapnya.

Di dalam negeri, JK menilai pemerintah juga perlu mencermati peningkatan utang dan defisit anggaran agar tetap berada pada tingkat yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, perubahan iklim, khususnya fenomena El Nino, dinilai menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian karena berpotensi menurunkan produksi pangan yang pada akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat.

“Perubahan iklim akan menyebabkan hasil pertanian menurun. Akibatnya konsumsi masyarakat juga akan berubah,” ujarnya.

JK mengingatkan perekonomian selalu bergerak dalam siklus. Karena itu, menurutnya, yang paling dibutuhkan adalah daya tahan, kemampuan beradaptasi, dan semangat untuk terus berusaha. “Tidak ada ekonomi yang turun terus menerus atau naik terus menerus. Selalu ada siklus. Karena itu yang dibutuhkan adalah daya tahan,” pungkasnya.

Komentar
Share9Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Jusuf Kalla: Indonesia Harus Tegas Sikapi Serangan terhadap Iran

JK: Dari 15 Konflik di Indonesia, 10 Karena Ketidakadilan.

Jakarta - Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menegaskan pentingnya dialog sebagai jalan utama dalam mencegah maupun menyelesaikan...

JK Bertemu Mahmoud Minta  Fatah-Hamas Berdamai

JK Bertemu Mahmoud Minta Fatah-Hamas Berdamai

Doha, Qatar –Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Mahmoud AlAloul, Wakil Ketua Gerakan Al...

JK: Kebijakan Pertamina  Tidak Mesti Sama dengan Petronas

JK: Kebijakan Pertamina Tidak Mesti Sama dengan Petronas

Riau - Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla (JK) mendorong perusahaan dalam negeri untuk memaksimalkan industri dalam...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In