• Latest
  • Trending
BUMN Pangan

Jokowi Minta Dirut BUMN ‘Candu Impor’ Dipecat

PLTS Likupang, Panel Surya Terbesar di Indonesia Salurkan Listrik 15 MW/Hari

Tujuh Jurus Pemda Memperkuat Ketahanan Energi

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Besok Temui Korban Gempa Flores Serta Bermalam di Palue

KPK Bantah Menteri Nusron Wahid Terjaring OTT di Bogor

KPK Bantah Menteri Nusron Wahid Terjaring OTT di Bogor

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Utang Luar Negeri RI Meningkat Menjadi 454,8 Miliar Dolar AS

Atika Detty K. Diangkat sebagai Direktur Keuangan PT Sucofindo

Atika Detty K. Diangkat sebagai Direktur Keuangan PT Sucofindo

22 Napi Tipikor Berpotensi Bebas, Ada OC Kaligis, Setnov hingga Sejumlah Kepala Daerah

KPK Tangkap Presdir Summarecon di Bogor

Kilang Dumai Meledak, Pertamina Ganti Kerugian Warga

Harga Minyak Dunia Tembus US$ 106/Barel, Timur Tengah Kembali Memanas

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

PSSI Bidik Dua Uji Coba Timnas di Timur Tengah

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Reshuffle Menkeu Bikin IHSG Fluktuatif, Begini Respons Pelaku Pasar

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Pejabat ATR/BPN

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

CEO Danantara Pastikan Pengambilalihan KCIC ke Kemenkeu Tetap Berjalan

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

BPOM: Makanan MBG Lewat 4 Jam Sudah Basi

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, September 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Jokowi Minta Dirut BUMN ‘Candu Impor’ Dipecat

by Aspek
Maret 28, 2022
in BERITA UTAMA, BUMN
BUMN Pangan

[ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

Presiden Jokowi geram dengan sejumlah kementerian, lembaga, pemerintah daerah (pemda) hingga BUMN yang kecanduan impor. Bahkan mendesak Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot dirut  yang tidak memaksimalkan penyerapan barang dalam negeri.

Pengamat BUMN Herry Gunawan menganggap wajar kekesalan Jokowi tersebut. Sebab, kebanyakan perusahaan milik negara memang cenderung belum bisa lepas dari ketergantungan impor.

“Bahkan untuk industri obat, sekitar 90 persen bahan bakunya impor. Boleh jadi ini yang membuat presiden geram,” ujar Herry, Senin (28/3/2022) disadur dari Liputan6.com.

BacaJuga

Atika Detty K. Diangkat sebagai Direktur Keuangan PT Sucofindo

Danantara Ungkap Alasan Pemindahan Kantor BGN ke Gedung Telkom

Danantara Bakal Pegang Saham BEI

Danantara Bidik Portofolio Global dan Investasi Jangka Panjang

Telkom Siapkan Dividen Hingga 90 Persen dari Laba Bersih 2026

4 Program Utama TASPEN

Beberapa BUMN farmasi  seperti Holding BUMN Farmasi Bio Farma, PT Kimia Farma (Persero), dan PT Indofarma, serta PT Phapros Tbk yang merupakan anak perusahaan Kimia Farma. Menurut Herry, BUMN farmasi terpantau tidak ekonomis dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

“Produksi bahan baku obat kimiawi mahal. Dampaknya ke harga obat yang dijual, sehingga bisa kalah bersaing di industri,” terang dia.

Alasan tersebut memang masuk akal jika berbicara soal untung-rugi. Tapi, ia menegaskan, BUMN seharusnya punya misi sosial serta mau mendukung perekonomian nasional.

“Ini amanat UU BUMN. Mestinya BUMN yang memulai produksi bahan baku sendiri jangan terus-terusan berpikir laba. Di sini peran Menteri BUMN jadi sangat penting,” tutup Herry.

Kementerian BUMN di bawah komando Menteri BUMN Erick Thohir berkomitmen menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mencopot direktur utama atau dirut BUMN yang masih hobi melakukan impor.

“Arahan Presiden Jokowi jelas ya. Jadi kalau masih ada dirut BUMN ke depannya tidak memprioritaskan TKDN (tingkat komponen dalam negeri), pasti akan diganti,” tegas Staf Khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, Sabtu (26/3/2022).

Arya belum mau buka-bukaan, apa saja nama perusahaan BUMN dimaksud Jokowi yang saat ini masih bergantung pada pasokan impor. Kementerian BUMN pun masih mengkaji, kenapa mereka lebih memilih impor ketimbang memanfaatkan barang dalam negeri.

Komentar
Share24Tweet15SendShareShare4Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

RI Belum Swasembada Garam, Ini Penyebabnya

RI Bidik Stop Impor Garam pada 2029, Produksi Digenjot hingga 5 Juta Ton

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi mengimpor garam mulai 2029. Target tersebut akan ditempuh melalui pengurangan impor secara...

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

RI Impor 92,7 Ribu Ton Sapi Hidup dari Australia, Nilainya Rp 5,85 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengimpor sapi hidup sebanyak 92,7 ribu ton sepanjang Januari hingga Juli...

Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung

Prabowo Tutup 290 BUMN Rugi, Negara Hemat Rp50 Triliun

  ASPEK.ID, JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah telah menutup 290 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang rugi. Hasilnya...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In