ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (ratas) mengenai Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Senin (13/4).
Saat memimpin Ratas tersebut, Presiden Jokowi memberikan beberapa arahan saat pengantar. Presiden mengingatkan lagi untuk Menteri Dalam Negeri, agar menjaga Gubernur, Bupati, Wali Kota, diingatkan untuk menjaga ketersediaan bahan-bahan pokok.
Selain itu juga diingatkan untuk membuat perkiraan-perkiraan ke depan sehingga bisa memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan pokok dan harga yang masih terjangkau.
“Dan juga ini peringatan dari FAO, agar betul-betul kita perhatikan, kita garis bawahi mengenai peringatan bahwa pandemi Covid-19 ini bisa berdampak pada kelangkaan pangan dunia atau krisis pangan dunia. Ini betul-betul harus kita pastikan,” kata Presiden.
Mungkin panen yang ini baik, lanjut Presiden, tetapi nanti pada penanaman bulan Agustus-September yang kedua nanti betul-betul dilihat secara detail sehingga tidak mengganggu produksi, rantai pasok, maupun distribusi dari bahan-bahan pangan yang ada.
Data yang disampaikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) di situs http://covid19.bnpb.go.id/ hingga 12 April 2020 pukul 16.10 WIB, total kasus positif Covid-19 mencapai 4.241 kasus.
Dengan jumlah tersebut, berarti ada penambahan 399 kasus baru di Indonesia jika dibandingkan data yang tercatat pada Sabtu (11/4) sebanyak 3.842 kasus.
Sementara itu, sebanyak 3.509 pasien masih dalam perawatan dan 359 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 373 pasien atau 8,7 persen di antaranya meninggal dunia.






















