• Latest
  • Trending
Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal Induk Indonesia Giuseppe Garibaldi: Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tolak Privasi, WA Tak Bisa Diakses Mulai 15 Mei

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

BGN Uji MBG Prasmanan Ala Sekolah di Jepang

Pemerintah Tolak Tuduhan Komnas HAM Pelaksanaan MBG Langgar HAM

Malaysia Putuskan Bergabung dengan BRICS

Anwar Ibrahim HP Prabowo Bahas Kabut Asap

Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Dua Kali Lipat

Daftar 21 Penyakit Tak Ditanggung BPJS Kesehatan

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Seskab Teddy Ajak warga Dukung 2 Pembalap Indonesia di MotoGP Mandalika 2026

Emas Batangan Antam Menguat

Harga Emas Antam 10 Oktober 2026 Naik, Segini Harga 1 Gram

Ketua Dewan Pakar Golkar Tegaskan Pengunduran Airlangga Bukan Karena Tekanan Internal

Gerindra Apresiasi Golkar Dukung Prabowo Jadi Capres di 2029

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Oktober 11, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kapal Induk Indonesia Giuseppe Garibaldi: Ganti Nama Jadi KRI Gajah Mada

by Aspek
Agustus 26, 2026
in BERITA TERBARU, TEKNOLOGI
Kemenhan-TNI Siapkan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Kapal induk Giuseppe Garibaldi. Foto: Wikipedia

ASPEK.ID JAKARTA – Kehadiran Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan pemerintah Italia kepada Indonesia tinggal menghitung minggu.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Rico Ricardo mengatakan, kapal induk tersebut tiba pada pertengahan September 2026.

“Sesuai rencana perjalanan Garibaldi dari Italia menuju Indonesia akan memakan waktu kurang lebih tiga minggu. Kapal diperkirakan tiba di Indonesia sekitar pertengahan September 2026,” kata Rico, Selasa (26/8/2026).

BacaJuga

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

MotoGP Mandalika Serap 9.000 Pekerja, UMKM Lokal Ikut Ketiban Berkah

Tips Ganti Nomor HP Tanpa Hilang Chat di WA

Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk kelas Garibaldi dengan nomor lambung 551.

Kapal ini dibangun di galangan Cantieri Navali di Monfalcone, Italia, diluncurkan pada 20 Februari 1978 dan mulai bertugas pada 4 Juni 1983.

Dari sisi ukuran, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dengan lebar 23,4 meter pada garis air dan 30,4 meter pada dek penerbangan, sedangkan lebar dek penerbangan kapal mencapai 173,8 meter dengan sarat air 6,7 meter.

Sistem tersebut menghasilkan daya 60.400 kilowatt atau sekitar 80.998 tenaga kuda untuk menggerakkan dua poros baling-baling.

Dengan sistem penggerak tersebut, Giuseppe Garibaldi mampu mencapai kecepatan maksimum 30 knot dan memiliki jangkauan hingga 7.000 mil laut.

Sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi dapat membawa sekitar 18 hingga 20 pesawat, termasuk EH101 dan AV-8B Plus.

Sesuai kebutuhan misi, kekuatan udara yang dibawa kapal juga dapat terdiri dari helikopter EH101, SH90A, dan AB212. Giuseppe Garibaldi sebelumnya juga mengoperasikan pesawat taktis AV-8B Plus Harrier II yang memiliki kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal atau STOVL.

Selain membawa pesawat dan helikopter, kapal ini dilengkapi sistem persenjataan untuk mendukung pertahanan diri, meliputi satu peluncur Albatros dengan delapan sel untuk rudal antipesawat Aspide serta tiga sistem senjata DARDO yang menggunakan meriam Breda 40/70.

Giuseppe Garibaldi juga dapat menjalankan fungsi komando dan pengendalian terhadap kekuatan angkatan laut serta kekuatan udara angkatan laut.

Kapal ini bahkan dapat berfungsi sebagai Landing Helicopter Assault (LHA) untuk mengangkut pasukan dan material menggunakan helikopter dalam operasi amfibi serta memiliki kapasitas awak sebanyak 825 orang.

Berganti nama Nama Giuseppe Garibaldi nantinya akan berganti seiring dengan hak kepemilikan yang berpindah dari Italia ke Indonesia.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali mengatakan, kapal induk hibah dari Italia itu masih bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih menggunakan bendera Italia, tetapi akan berganti bendera dan berubah nama menjadi KRI Gajah Mada begitu tiba di Indonesia.

“Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi, sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses,” ujar Ali dikutip dari kompas.

Pengukuhan dan pergantian bendera itu akan dilaksanakan pada 25 September 2026 dan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Karena ukurannya yang tak biasa, Giuseppe Garibaldi juga akan disambut dengan pangkalan baru yang masih dalam tahap akhir pembangunan.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan, pembangunan infrastruktur pangkalan di Lampung saat ini telah memasuki tahap akhir.

“Untuk kesiapan infrastruktur pangkalan di Lampung sementara progress finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia sudah rampung,” kata Tunggul.

 

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

Tiga Perempuan Indonesia Paling Berpengaruh di Asia Versi Fortune

ASPEK.ID, JAKARTA - Mengutip keterangan Fortune, Rabu (7/10/2026), posisi teratas dalam peringkat 2026 diduduki oleh CEO DBS Group, Tan Su...

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

10 Orang Terkaya di RI pada 2026

  ASPEK.ID, JAKARTA - Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia pada akhir September 2026: versi Frbes Real-Time Billionaires pada...

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Mau Pidato di Sidang Umum PBB

    ASPEK.ID, NEW YORK - Delegasi Indonesia walk out dari Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In