• Latest
  • Trending

Kaspersky: Siber Serang Perusahaan Farmasi

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Sejumlah Instruksi Prabowo Tentang Penanganan Karhutla Kalimantan

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

Prajogo Pangestu Habiskan Rp 3,6 Triliun, Akuisisi Diler Mobil di Singapura-Malaysia

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

35 Pesawat Asing Siap Bantu Penanganan Karhutla

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Danantara Siapkan 49 Ribu Rumah Subsidi

19 Ribu Lebih Karyawan Amazon Terpapar Corona

10 Perusahaan dengan Karyawan Terbanyak di Dunia

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Prabowo Tunjuk Haji Isam  Pimpin Operasi Karhutla Kalsel

Investasi di IKN Bebas Pajak hingga 200 Persen

Investasi di IKN Bebas Pajak hingga 200 Persen

Catat Tanda Awal Kerusakan Hati

6,7 Juta Orang Indonesia Sakit Hepatitis B

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

Akhirnya, Corina Pulang Kampung

Pendiri Taman Safari Indonesia: Selamatkan Harimau  Dibutuhkan Rantai Makanan

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Prabowo Instruksikan Pengerahan 3 Batalyon TNI dan 6 Helikopter Water Bombing di Kalbar

BRI Salurkan Rp2,4 Juta Bantuan Produktif Usaha Mikro

BI Ungkap Rahasia UMKM Lokal Tembus Pasar Global

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kaspersky: Siber Serang Perusahaan Farmasi

by Aspek
September 10, 2019
in TEKNOLOGI

ASPEK. ID, JAKARTA – Kaspersky, sebuah perusahaan keamanan siber global menyatakan bahwa saat ini terjadi peningkatan perangkat yang terkena serangan oleh pelaku kejahatan siber di industri farmasi secara global.

Dari 44 persen mesin yang terinfeksi pada 2017, terjadi  peningkatan 1 persen pada 2018, jumlah upaya serangan yang terdeteksi tahun ini menunjukkan bahwa hampir 5 dari 10 perangkat di fasilitas farmasi menjadi target serangan.

Negara-negara yang memiliki serangan terbanyak adalah Pakistan (54 persen), Mesir (53 persen), Meksiko (47 persen), Indonesia (46 persen), dan Spanyol (45 persen). Adapun, 4 negara lagi dari kawasan Asia Pasifik dengan persentase perangkat yang terinfeksi tertinggi adalah India, Bangladesh, Hong Kong, dan Malaysia, dengan sekitar 4 dari 10 mesin terdeteksi terkena upaya serangan.

BacaJuga

Tesla Tarik 3 Juta Mobil di China

Taiwan Tawarkan Indonesia Pertanian Cerdas

Pusat Data Indonesia Dukung Ekonomi Digital

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

Tiga Agenda Prioritas Kemkomdigi Perkuat Kedaulatan Digital

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

Head of Global Research and Analysis Team (GReAT) Russia di Kaspersky, Yury Namestnikov, mengatakan meskipun umumnya para pelaku penjahat siber dapat dengan mudah memperoleh uang dengan menyerang bank, juga teramati bahwa para peretas serta kelompok cyberespionage perlahan-lahan memberi perhatian terhadap industri kedokteran canggih.

“Mereka perlahan-lahan menyadari bahwa perusahaan farmasi menyimpan harta karun berupa data yang sangat berharga seperti obat dan vaksin terbaru, penelitian terbaru, serta rahasia medis. Munculnya teknologi operasional yang terhubung internet (OT) di dalam obat-obatan ini juga berkontribusi terhadap meluasnya serangan di sektor ini,” ujar Namestnikov disalin dari Bisnis, Selasa (10/9/2019).

Yuri menambahkan berdasarkan pemantauan Kaspersky terhadap beberapa gerakan aktor APT di Asia Pasifik dan global, diperkirakan bahwa kelompok-kelompok tersebut menginfeksi server dan mengekstrak data dari perusahaan farmasi.

“Teknik dan perilaku serangan membuktikan bahwa tujuan pelaku kejahatan siber untuk memperoleh kekayaan intelektual yang berkaitan dengan formula medis terbaru dan hasil penelitian serta rencana bisnis para korban mereka,” pungkas  Namestnikov.

 

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Inovasi AI Rawan Dipake Pelaku Kejahatan Siber

Inovasi AI Rawan Dipake Pelaku Kejahatan Siber

Jakarta - Pesatnya perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi pendorong utama transformasi digital di sektor jasa keuangan. Pemanfaatan AI dinilai meningkatkan...

AI Bakal Gantikan 80%  Kerja Manusia

Indonesia Pakai Mata-Mata Siber dari Israel

Polisi Pakistan menggunakan teknologi mata-mata siber milik perusahaan Israel Cellebrite, meskipun kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik. Dilaporkan sebuah media...

Hacker Usia 21 Tahun Retas Website Pemkab

Unit II Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jatim menangkap Achmad Romadhoni (21 tahun) asal Dusun Denok,...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In