ASPEK.ID, JAKARTA – Kasus virus korona di Amerika Serikat melewati angka 20 juta kasus pada hari Jumat yang lalu. Berdasarkan data worldometers kasus Covid-19 di AS berjumlah 20.904.701, dengan angka kematian mencapai 358.682 kasus. Minggu, 3 Januari 2021.
Jumlah kasus Covid-19 di Amerika menempatkan negara Paman Sam tersebut sebagai negara yang paling banyak memiliki kasus virus korona.
Sementara India menjadi negara di urutan kedua setelah AS, dengan jumlah kasus Covid-19 mencapai 10.324.631, dengan angka kematian mencapai 149.471 kasus.
Kasus Covid-19 di Amerika Serikat mengalami lonjakan jumlah kematian harian sejak Thanksgiving dengan 78.000 nyawa hilang pada bulan Desember.
Untuk memperlambat jumlah kematian, Senator Mitt Romney pada hari Jumat mendesak pemerintah AS untuk meminta dokter dan petugas medis untuk memberikan vaksinasi virus corona.
Tingkat infeksi COVID-19 baru di AS meningkat pada paruh kedua tahun lalu. Analisis data Reuters menunjukkan butuh 200 hari untuk mencapai 5 juta kasus pertama, 93 hari dari 5 juta kasus menjadi 10 juta, 31 hari dari 10 juta menjadi 15 juta kasus dan hanya 25 hari dari 15 juta menjadi 20. juta kasus.
California memiliki total kasus terbanyak di negara bagian mana pun, dengan sekitar 2,28 juta infeksi diikuti oleh Texas dengan 1,76 juta kasus dan Florida dengan 1,32 juta kasus.
Saat ini, terdapat lebih dari 125.000 pasien COVID-19 di rumah sakit AS, naik 25% dalam sebulan terakhir.
Meskipun Amerika Serikat telah menyetujui dua vaksin, peluncurannya berjalan lebih lambat dari yang diharapkan pemerintah. Sekitar 2,8 juta orang Amerika menerima vaksin COVID-19 pada 31 Desember, jauh dari target 20 juta.






















