• Latest
  • Trending
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 54 Orang

Kartika Wirjoatmodjo Jadi Komut Mandiri, Chatib Basri Wakomut

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Jokowi Beri Sinyal Duetkan Prabowo dan Erick Thohir

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai

IRT Pinjam Rp5 Juta Bayar Rp200 Juta

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026, Tumbang Tipis dari Bulgaria

Head to Head Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

Kawasan  Candi Borobudur Jadi Percontohan BLK Komunitas

Stupa Candi Borobudur Masih Dipugar

Kereta Api Ganti Logo dan Visi

Ketua Serikat Pekerja Jadi Komisaris KAI

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

The Atjeh Connection Buka Cabang ke-10 di Serpong, Perluas Diplomasi Budaya Aceh dari Indonesia ke Dunia

Gibran Di-bully di Medsos,  Jangan Apatis

MDIS Tegaskan Gibran Mahasiswa Penuh Waktu, Tempuh Pendidikan hingga S1

Pertamina Lepas 120 Pengendara dari Jakarta ke Pertamina Mandalika International Circuit

Pertamina Lepas 120 Pengendara dari Jakarta ke Pertamina Mandalika International Circuit

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Emas Antam Naik Lagi Setelah Sempat Melemah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 54 Orang

by Muhammad Fadhil
Agustus 17, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS
NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Kerusakan akibat gempa di NTT (Foto: ANTARA FOTO/GECIO VIANA)

ASPEK.ID, JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 54 orang. Data tersebut merupakan hasil pemutakhiran hingga Senin (17/8).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan pendataan korban luka masih berlangsung secara dinamis. Pemerintah saat ini juga mempercepat proses pemulihan di sejumlah wilayah terdampak.

Suharyanto meminta pemerintah daerah melakukan pendataan kerusakan secara paralel dan berjenjang dengan mencantumkan data by name by address. Menurutnya, proses perbaikan tidak perlu menunggu seluruh data kerusakan terkumpul.

BacaJuga

Intip Laba Bank Himbara Tertinggi Hingga Agustus 2026

Jokowi Nonton Langsung Final Indonesia Vs Thailand Malam Ini

KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106,9 T, Kredit Macet 4,73%

Head to Head Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jadi Wamentan, Saleh Mustafa Ajukan Mundur dari Wakasad

“Pendataan rumah masyarakat yang rusak, baik rusak ringan, sedang, maupun berat menjadi prioritas utama kami. Kerusakan fasilitas umum seperti kantor bupati menjadi prioritas berikutnya setelah pemukiman warga terpenuhi,” kata Suharyanto dalam keterangan resmi, Senin (17/8).

Dia menegaskan, setiap data kerusakan yang telah dinyatakan valid dapat langsung ditindaklanjuti. Langkah tersebut dilakukan agar proses pemulihan di daerah terdampak tidak terhambat oleh proses pendataan yang masih berjalan.

“Pendataan tidak perlu menunggu selesai semua, begitu ada data valid yang masuk, perbaikan langsung kita proses agar penanganan berjalan lebih cepat,” ujarnya.

Bantuan Logistik Disalurkan ke Dua Posko

BNPB juga memastikan dukungan logistik dan armada terus dikerahkan untuk menjangkau masyarakat terdampak, termasuk wilayah yang masih terisolasi.

Posko Nasional di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, telah menampung dan menyalurkan berbagai bantuan, termasuk 50 ribu paket sembako dari Presiden RI. Bantuan kemudian dikirim ke dua posko utama di NTT, yakni Posko Labuan Bajo dan Posko Maumere.

Posko Labuan Bajo melayani kebutuhan di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara Posko Maumere menjadi titik distribusi bantuan untuk Kabupaten Sikka, Ende, dan Nagekeo.

Untuk mempercepat distribusi, BNPB mengerahkan armada melalui jalur darat, laut, dan udara. Sebanyak enam pesawat disiagakan di Labuan Bajo dan lima pesawat di Maumere. Helikopter juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan evakuasi medis darurat.

Di jalur darat, truk-truk logistik berukuran besar dimobilisasi menuju titik penyaluran utama. Distribusi melalui jalur laut turut diperkuat dengan pengoperasian kapal Pelni dan kapal feri, terutama untuk menjangkau wilayah kepulauan seperti Pulau Palue.

### Menteri Upacara HUT RI di Lokasi Gempa

Di tengah proses penanganan bencana, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Motang Rua, Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan pemerintah pusat telah berada di NTT sejak hari pertama setelah gempa terjadi.

“Sejak hari pertama kejadian, kita sudah berada di NTT untuk meninjau lapangan dan membahas percepatan pemulihan,” kata Pratikno seusai mengikuti upacara di Ruteng.

Pratikno mengatakan penanganan darurat dilakukan secara terintegrasi di berbagai wilayah terdampak. Pemerintah membagi tugas untuk memastikan bantuan segera tiba di daerah yang membutuhkan.

Salah satunya adalah distribusi logistik menuju Kecamatan Reo di Kabupaten Manggarai hingga wilayah yang masih terisolasi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satgas DPR RI, serta kementerian dan lembaga terkait juga terus dilakukan. Koordinasi berlangsung secara langsung maupun melalui konferensi video untuk memastikan masa tanggap darurat dan proses pemulihan berjalan efektif. []

Komentar
Share12Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

ASPEK.ID, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak evaluasi serius dalam penanganan para pengungsi atas insiden 94 warga meninggal...

Rumah Hancur Diguncang Gempa, Satu Keluarga di NTT Tinggal di Kandang Babi

Rumah Hancur Diguncang Gempa, Satu Keluarga di NTT Tinggal di Kandang Babi

ASPEK.ID, MANGGARAI - Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) tak hanya merobohkan rumah-rumah warga, tetapi juga mengubah kehidupan...

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

Update Gempa NTT: 111 Meninggal, Pengungsi Turun Jadi 176.621 Orang

ASPEK.ID, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In