Jakarta – Korea Utara tidak menindaklanjuti upaya Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membuka dialog dengan Korea Selatan.
Hal itu diungkap oleh Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Hyun beberapa hari setelah Prabowo mengungkap bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung sempat meminta bantuannya untuk membuka komunikasi dengan Pyongyang.
Dalam konferensi pers pada Rabu (5/8/2026), yang dikutip Reuters, Cho Hyun mengatakan bahwa pembicaraan multilateral yang melibatkan Korea Utara, Amerika Serikat, dan China saat ini secara realistis sulit diwujudkan, menandakan masih buntunya diplomasi dengan Pyongyang.
Cho menambahkan isu Korea Utara akan menjadi salah satu agenda utama dalam pembahasannya dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi. Prabowo Ngaku Diminta Presiden Korsel Jadi “Juru Damai” dengan Korut Anak Muda Korsel
Ia juga mengungkap bahwa Indonesia pernah berupaya mengatur dialog antara Korea Selatan dan Korea Utara. Namun, menurut Cho, Pyongyang tidak menindaklanjuti usulan tersebut. Prabowo mengaku diminta Lee bantu buka dialog
Sebelumnya, Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pernah memintanya membantu membuka dialog dengan Korea Utara. Prabowo mengatakan, permintaan itu disampaikan Lee saat kunjungannya ke Seoul pada April lalu.
“Saat kunjungan saya ke Korea Selatan, presidennya bertanya apakah saya bersedia berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog. Saya jawab, dengan segala hormat, kalau diminta saya akan pergi,” kata Prabowo pekan lalu.
Prabowo menegaskan, Indonesia dipandang sebagai negara yang tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif.
Menurutnya, posisi tersebut memungkinkan Indonesia menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak dan berkontribusi pada penyelesaian konflik melalui dialog.
Menanggapi pernyataan Prabowo, kantor Presiden Lee menyatakan bahwa Korea Selatan meyakini Indonesia dan negara-negara lain yang memiliki hubungan baik dengan Seoul maupun Pyongyang dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian di Semenanjung Korea.
Namun, kantor tersebut tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Lee pernah meminta Prabowo untuk membuka dialog dengan Korea Utara.
















