Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan rumah layak huni menjadi fondasi kesejahteraan rakyat.
“Sebelum berbicara mengenai produktivitas dan kualitas hidup, kita harus memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,” ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, rumah yang layak bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi bagi terciptanya kehidupan yang lebih sehat, aman, dan produktif.
“Mereka membutuhkan ruang hidup yang sehat, aman, dan nyaman agar anak-anak dapat tumbuh dengan baik, para orang tua dapat mencari nafkah dengan tenang, dan pada akhirnya kualitas hidup masyarakat terus meningkat,” kata AHY.
Dirinya menjelaskan penataan kawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya memperbaiki rumah warga, tetapi juga membangun infrastruktur dasar yang menunjang kualitas hidup masyarakat.
Berbagai fasilitas yang dibangun meliputi jaringan air bersih, saluran rumah tangga, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tandon air, jalan lingkungan, drainase, serta fasilitas sanitasi lainnya.
“Semua ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Ada keterlibatan Kementerian ATR/BPN terkait aspek pertanahan, dukungan IPPAT, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kementerian Pekerjaan Umum. Yang dibangun bukan hanya rumah, tetapi juga ekosistem permukiman yang lebih sehat dan layak,” ujarnya.
AHY menegaskan pembangunan permukiman merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo yang terus dikawal pelaksanaannya oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
















