ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Agama Fachrul Razi meminta masyarakat untuk tidak pulang dulu ke kampung halaman (mudik). Pemerintah dalam waktu dekat akan mengeluarkan keputusan terkait masalah mudik tersebut.
Imbauan itu disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi melalui video berdurasi 1 menit 40 detik yang dirilis oleh Humas Kementerian Agama, Sabtu (28/3).
“Setiap agama mengajarkan kita bukan hanya meningkatkan iman dan taqwa, tetapi di dalamnya juga (harus) menggunakan akal sehat,” ujar Fachrul Razi.
Pria kelahiran Banda Aceh yang pernah menjabat sebagai Wakil Panglima TNI ini memberikan contoh bahwa saat ini DKI Jakarta sudah banyak terpapar virus Corona atau Covid-19 dan kemungkinan saat ini kita tidak terpapar karena mempunyai kekebalan tubuh atau imunitas yang baik.
“Tapi kalau kita mudik ke kampung, maka benih-benih virus yang ada di kita, yang tidak membuat kita sakit itu, kita bawa ke kampung, di kampung akan menular teman-teman di sana. Mungkin ibu kita, ayah kita atau saudara kita dan sebagainya,” tambahnya.
Sehingga, masyarakat yang mudik sama saja membawa penyakit untuk orang tua dan sanak saudara di kampung halaman. Maka niat mudik yang tadinya ingin memberikan manfaat, justru menjadi memberikan mudharat karena menyebabkan orang tua dan saudara sakit di kampung halaman.
“Oleh sebab itu, saya kembangkan sebuah tagline, Kalau sayang orang tua, sayang saudara di kampung, jangan mudik,” tegasnya
























